Spurs siap lakukan pertemuan terkait rasisme
Jum'at, 16 November 2012 - 18:27 WIB
Spurs siap lakukan pertemuan terkait rasisme
A
A
A
Sindonews.com - Setelah mendapatkan hasil yang kurang maksimal di Liga Premier Inggris musim ini, Tottenham Hotspur harus menelan pil pahit saat Asosiasi Pengacara Hitam (PME) mengkritik klub yang bermarkas di kota London Utara tersebut terkait perilaku para pendukungnya mengenai tindakan rasisme.
Akibatnya, Spurs pekan depan akan melakukan pembicaraan dengan PME dan kepolisian Metropolitan untuk membahas masalah ini.
"Klub telah mengatur pertemuan untuk membahas langkah-langkah yang akan diambil baik di dalam maupun di luar stadion," ucap pernyataan resmi Spurs seperti dilansir Goal.com, Jumat (16/11/2012).
"Pertemuan ini akan menjadi perdebatan yang alot antara kami dengan PME maupun pihak kepolisian metropolitan, ketika mereka memberikan pandangannya terhadap sikap para pendukung Spurs dalam olahraga sepakbola ini," sambungnya.
"Pada saat diskriminasi (rasis) diterapkan dalam agenda sepakbola, mudah bagi para pendukung dan pemain untuk melupakan langkah besar yang telah dibuat selama 20 tahun terakhir. Tapi, masih ada jalan panjang untuk menyelesaikannya dengan baik. Oleh karena itu, kami senang untuk mendukung penyelesaian bahkan mengatasi masalah ini dari dunia sepakbola," tutup pernyataan tersebut.
Akibatnya, Spurs pekan depan akan melakukan pembicaraan dengan PME dan kepolisian Metropolitan untuk membahas masalah ini.
"Klub telah mengatur pertemuan untuk membahas langkah-langkah yang akan diambil baik di dalam maupun di luar stadion," ucap pernyataan resmi Spurs seperti dilansir Goal.com, Jumat (16/11/2012).
"Pertemuan ini akan menjadi perdebatan yang alot antara kami dengan PME maupun pihak kepolisian metropolitan, ketika mereka memberikan pandangannya terhadap sikap para pendukung Spurs dalam olahraga sepakbola ini," sambungnya.
"Pada saat diskriminasi (rasis) diterapkan dalam agenda sepakbola, mudah bagi para pendukung dan pemain untuk melupakan langkah besar yang telah dibuat selama 20 tahun terakhir. Tapi, masih ada jalan panjang untuk menyelesaikannya dengan baik. Oleh karena itu, kami senang untuk mendukung penyelesaian bahkan mengatasi masalah ini dari dunia sepakbola," tutup pernyataan tersebut.
(akr)