Makin tua, makin beringas
Minggu, 18 November 2012 - 11:08 WIB
Makin tua, makin beringas
A
A
A
Sindonews.com - Sudah banyak penjaga gawang yang masih terus beraksi saat pemain posisi lain sudah gantung sepatu.Mereka mudah melewati usia bermain 40 tahun karena tidak terlalu membutuhkan stamina.
Brad Friedel (Tottenham Hotspur) dan Mark Schwarzer (Fulham) merupakan bukti nyata fenomena ini.Uniknya,kedua pemain masih jadi andalan klub masing-masing. Friedel lebih hebat lagi.Walau Tottenham membeli kiper utama dan kapten Prancis Hugo Lloris dari Olympique Lyon,dia tetap dipercaya Pelatih Andre Villas-Boas tampil di bawah mistar.
Performa konsisten membantu Friedel tetap masuk daftar tim utama Spurs,julukan Tottenham. Kemampuannya tersebut sampai membuat Lloris frustrasi.Sosok berumur 25 tahun ini tidak tahan menghuni bangku cadangan. Maklum,posisinya di tim nasional turut terancam. “Saya berusaha menarik perhatian pelatih pada latihan.
Namun,pelatih tidak mempertimbangkannya. Saya sulit menerima kebijakannya,” kata Lloris, dilansirL'Equipe. "Saya tidak mau bicara macam-macam dan tetap profesional. Anda bisa tanya kepadanya mengapa dia mengambil keputusan tersebut." Lloris memang memiliki alasan untuk kecewa. Masalahnya,Friedel tidak melakukan kesalahan apa-apa.Di usia 41 tahun enam bulan,sosok berkebangsaan Amerika Serikat itu kerap bermain tanpa cacat.
Friedel bahkan berkali-kali menyelamatkan Tottenham dari kekalahan. Begitu pula Schwarzer. Genap berusia 40 tahun pada 6 Oktober,dia terus jadi pilihan pertama Nakhoda Fulham Martin Jol.David Stockdale (27 tahun) dan Csaba Somogyi (27) tidak mampu menantangnya pada persaingan penjaga gawang utama. Kehadiran Friedel dan Schwarzer pun mempertahankan tradisi kiper gaek di Liga Primer.
Sebelumnya,sudah banyak namanama yang mewarnai kompetisi dengan penampilan istimewa di bawah mistar gawang. Edwin van der Sar merupakan salah satunya.Van der Sar masih menjadi salah satu kiper terbaik dunia ketika pensiun di usia 40 tahun enam bulan.Sinarnya di usia tua membantu Manchester United merebut berbagai gelar.
David Seaman (40 tahun tiga bulan) dan Jens Lehmann (41 tahun lima bulan) merupakan perwakilan Arsenal pada fenomena ini.Keduanya merupakan bagian kesuksesan klub London Utara tersebut. Uniknya,kini,Arsenal tidak lagi mengandalkan penjaga gawang berpengalaman. Mereka justru mempercayai Wojciech Szczesny (22),Lukasz Fabianski (27),dan Vito Mannone (24).
Selain mereka,kiper gaek Liga Primer yang melewati usia 40 tahun mencakup Kevin Poole (41 tahun lima bulan),Alec Chamberlain (42 tahun 10 bulan),Steve Ogrizovic (42 tahun tujuh bulan),dan Neville Southall (41 tahun lima bulan). Bersama klub masing-masing,mereka mampu bersaing melawan kiper-kiper muda. Penjaga gawang tertua Liga Primer adalah John Burridge. Dia sudah menginjak 43 tahun lima bulan ketika terakhir kali memperkuat Manchester City (Man City) di Liga Primer.
Burridge menorehkan rekor itu dengan menjadi pengganti pada partai melawan Newcastle United,29 April 1995. Meninggalkan Man City di akhir kampanye,Burridge yang sudah uzur tetap bermain.Dia bahkan memperkuat 10 klub lagi walau jarang diturunkan.Total,dia memperkuat 29 klub serta bermain 771 kali di liga Inggris dan Skotlandia,selama karier yang mencapai tiga dekade.
Brad Friedel (Tottenham Hotspur) dan Mark Schwarzer (Fulham) merupakan bukti nyata fenomena ini.Uniknya,kedua pemain masih jadi andalan klub masing-masing. Friedel lebih hebat lagi.Walau Tottenham membeli kiper utama dan kapten Prancis Hugo Lloris dari Olympique Lyon,dia tetap dipercaya Pelatih Andre Villas-Boas tampil di bawah mistar.
Performa konsisten membantu Friedel tetap masuk daftar tim utama Spurs,julukan Tottenham. Kemampuannya tersebut sampai membuat Lloris frustrasi.Sosok berumur 25 tahun ini tidak tahan menghuni bangku cadangan. Maklum,posisinya di tim nasional turut terancam. “Saya berusaha menarik perhatian pelatih pada latihan.
Namun,pelatih tidak mempertimbangkannya. Saya sulit menerima kebijakannya,” kata Lloris, dilansirL'Equipe. "Saya tidak mau bicara macam-macam dan tetap profesional. Anda bisa tanya kepadanya mengapa dia mengambil keputusan tersebut." Lloris memang memiliki alasan untuk kecewa. Masalahnya,Friedel tidak melakukan kesalahan apa-apa.Di usia 41 tahun enam bulan,sosok berkebangsaan Amerika Serikat itu kerap bermain tanpa cacat.
Friedel bahkan berkali-kali menyelamatkan Tottenham dari kekalahan. Begitu pula Schwarzer. Genap berusia 40 tahun pada 6 Oktober,dia terus jadi pilihan pertama Nakhoda Fulham Martin Jol.David Stockdale (27 tahun) dan Csaba Somogyi (27) tidak mampu menantangnya pada persaingan penjaga gawang utama. Kehadiran Friedel dan Schwarzer pun mempertahankan tradisi kiper gaek di Liga Primer.
Sebelumnya,sudah banyak namanama yang mewarnai kompetisi dengan penampilan istimewa di bawah mistar gawang. Edwin van der Sar merupakan salah satunya.Van der Sar masih menjadi salah satu kiper terbaik dunia ketika pensiun di usia 40 tahun enam bulan.Sinarnya di usia tua membantu Manchester United merebut berbagai gelar.
David Seaman (40 tahun tiga bulan) dan Jens Lehmann (41 tahun lima bulan) merupakan perwakilan Arsenal pada fenomena ini.Keduanya merupakan bagian kesuksesan klub London Utara tersebut. Uniknya,kini,Arsenal tidak lagi mengandalkan penjaga gawang berpengalaman. Mereka justru mempercayai Wojciech Szczesny (22),Lukasz Fabianski (27),dan Vito Mannone (24).
Selain mereka,kiper gaek Liga Primer yang melewati usia 40 tahun mencakup Kevin Poole (41 tahun lima bulan),Alec Chamberlain (42 tahun 10 bulan),Steve Ogrizovic (42 tahun tujuh bulan),dan Neville Southall (41 tahun lima bulan). Bersama klub masing-masing,mereka mampu bersaing melawan kiper-kiper muda. Penjaga gawang tertua Liga Primer adalah John Burridge. Dia sudah menginjak 43 tahun lima bulan ketika terakhir kali memperkuat Manchester City (Man City) di Liga Primer.
Burridge menorehkan rekor itu dengan menjadi pengganti pada partai melawan Newcastle United,29 April 1995. Meninggalkan Man City di akhir kampanye,Burridge yang sudah uzur tetap bermain.Dia bahkan memperkuat 10 klub lagi walau jarang diturunkan.Total,dia memperkuat 29 klub serta bermain 771 kali di liga Inggris dan Skotlandia,selama karier yang mencapai tiga dekade.
(wbs)