Ancelotti prihatin dengan penampilan anak asuhnya
Minggu, 18 November 2012 - 17:16 WIB
Ancelotti prihatin dengan penampilan anak asuhnya
A
A
A
Sindonews.com - Carlo Ancelotti mengaku prihatin dengan anak asuhnya yang berada dalam masa-masa krisis setelah mereka menderita kekalahan melawan Stade Rennais dengan skor 2-1., Sabtu (17/11) kemarin.
Pasalnya, dalam pertandingan tersebut Thiago Silva dkk tidak mampu memaksimalkan keadaan tim lawan yang bermain dengan sembilan pemain dan ini menjadi rapot buruk bagi Paris Saint Germain dimana mereka belum pernah menang dalam tiga laga terakhir Ligue 1.
Meskipun begitu, dia berjanji kepada para penggemarnya untuk bisa membuat perubahan dalam bentuk permainan. "Hasil ini telah membuat saya sangat marah," katanya seperti dilansir Goal.com, Minggu (18/11/2012).
"Saya tidak berpikir bahwa kami memainkan permainan yang baik selama pertandingan. Ini telah menjadikan kondisinya semakin sulit, karena kami kehilangan dua pertandingan kandang dan hal itu yang tidak dapat kami inginkan. Saya merasa saat ini kami berada dalam krisis dan saya tidak punya masalah dengan mengatakan bahwa Kita harus keluar dari periode ini dengan cepat, dan jika kita memiliki sikap, karakter dan profesionalisme, maka kita harus melakukan perubahan."
"Untuk keluar dari itu, kita perlu mengubah sesuatu, dan saya akan mengubah sesuatu untuk Setiap orang berbuat lebih baaik di dalam lapangan. Saya di sini untuk membuat tim dan, pada saat ini kami bukanlah sebuah tim," tambahnya.
Ancelotti membantah bahwa kekalahan ini akibat ketidakhadiran Zlatan Ibrahimovic dalam laga tersebut akibat mendapatkan sanksi dua larangan. "Saya tidak berpikir begitu karena, tanpa Ibrahimovic, kami bermain sangat baik melawan Marseille dan Saya tidak berpikir bahwa hasil penelitian kami di dua pertandingan sebelumnya buruk ketika dia tidak bermain," pungkasnya.
Pertandingan selanjutnya PSG akan bertandang ke Dynamo Kiev, Ukraina untuk laga lanjutan penyisihan Liga Champions.
Pasalnya, dalam pertandingan tersebut Thiago Silva dkk tidak mampu memaksimalkan keadaan tim lawan yang bermain dengan sembilan pemain dan ini menjadi rapot buruk bagi Paris Saint Germain dimana mereka belum pernah menang dalam tiga laga terakhir Ligue 1.
Meskipun begitu, dia berjanji kepada para penggemarnya untuk bisa membuat perubahan dalam bentuk permainan. "Hasil ini telah membuat saya sangat marah," katanya seperti dilansir Goal.com, Minggu (18/11/2012).
"Saya tidak berpikir bahwa kami memainkan permainan yang baik selama pertandingan. Ini telah menjadikan kondisinya semakin sulit, karena kami kehilangan dua pertandingan kandang dan hal itu yang tidak dapat kami inginkan. Saya merasa saat ini kami berada dalam krisis dan saya tidak punya masalah dengan mengatakan bahwa Kita harus keluar dari periode ini dengan cepat, dan jika kita memiliki sikap, karakter dan profesionalisme, maka kita harus melakukan perubahan."
"Untuk keluar dari itu, kita perlu mengubah sesuatu, dan saya akan mengubah sesuatu untuk Setiap orang berbuat lebih baaik di dalam lapangan. Saya di sini untuk membuat tim dan, pada saat ini kami bukanlah sebuah tim," tambahnya.
Ancelotti membantah bahwa kekalahan ini akibat ketidakhadiran Zlatan Ibrahimovic dalam laga tersebut akibat mendapatkan sanksi dua larangan. "Saya tidak berpikir begitu karena, tanpa Ibrahimovic, kami bermain sangat baik melawan Marseille dan Saya tidak berpikir bahwa hasil penelitian kami di dua pertandingan sebelumnya buruk ketika dia tidak bermain," pungkasnya.
Pertandingan selanjutnya PSG akan bertandang ke Dynamo Kiev, Ukraina untuk laga lanjutan penyisihan Liga Champions.
(wbs)