Gol bunuh diri Astori selamatkan Inter
Minggu, 18 November 2012 - 23:31 WIB
Gol bunuh diri Astori selamatkan Inter
A
A
A
Sindonews.com - Inter Milan gagal memaksimalkan laga kandang mereka setelah hanya mengantongi hasil imbang 2-2 melawan Cagliari pada giornata ke-13 Serie A, Minggu (18/11/2012). Hasil ini membuat skuad asuhan Andrea Stramaccioni gagal memperkecil jarak dengan pemimpin klasemen Juventus yang sebelumnya juga bermain imbang tanpa gol kontra Lazio.
Dihelat di Giuseppe Meazza Inter sebenarnya diunggulkan untuk memetik poin penuh saat berjumpa Cagliari. Hal itu pun kian nyata terlihat, setelah Rodrigo Palacio mampu membuka keunggulan pada menit ke-10. Berawal dari umpan Antonio Cassano, dilanjutkan dengan tandukan pemain asal Argentina itu sekaligus menjebol jala Cagliari.
Inter seakan bisa dengan mudah mengakhiri laga ini dengan kemenangan. Namun menjelang babak pertama berakhir, striker Cagliari Marco Sau menyarangkan bola ke dalam gawang Inter yang dikawal Samir Handanovic. Kedudukan pun bertahan 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua Cagliari berani meladeni permainan terbuka tuan rumah dengan keluar menyerang. Lagi-lagi Sau menjadi mimpi buruk pertahanan Inter. Pemain berusia 25 tahun ini kembali memaksa Handanovic memunggut bola untuk kedua kalinya.
Pada menit ke-66, Tendangan terukurnya tak mampu dijangkau Handanovic . Gol inipun tak ayal membuat pendukung Interisti terdiam. Tak ingin menuai malu dihadapan pendukungnya sendiri, Stramaccioni pun mencoba berbagai cara untuk menyamakan kedudukan.
Salah satunya dengan memasukkan Coutinho dan Ricky Alvarez. Keputusan tersebut akhirnya berbuah hasil. Pada menit ke-82 berawal dari umpan Alvarez, bek Cagliari Davide Astori yang bermaksud membuang bola justru masuk ke gawang sendiri.
Di waktu yang tersisa, Inter terus menekan untuk memenangkan laga ini. Sayang, hingga pluit panjang berbunyi kedua tim harus puas berbagi angka sama 2-2.
Dihelat di Giuseppe Meazza Inter sebenarnya diunggulkan untuk memetik poin penuh saat berjumpa Cagliari. Hal itu pun kian nyata terlihat, setelah Rodrigo Palacio mampu membuka keunggulan pada menit ke-10. Berawal dari umpan Antonio Cassano, dilanjutkan dengan tandukan pemain asal Argentina itu sekaligus menjebol jala Cagliari.
Inter seakan bisa dengan mudah mengakhiri laga ini dengan kemenangan. Namun menjelang babak pertama berakhir, striker Cagliari Marco Sau menyarangkan bola ke dalam gawang Inter yang dikawal Samir Handanovic. Kedudukan pun bertahan 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua Cagliari berani meladeni permainan terbuka tuan rumah dengan keluar menyerang. Lagi-lagi Sau menjadi mimpi buruk pertahanan Inter. Pemain berusia 25 tahun ini kembali memaksa Handanovic memunggut bola untuk kedua kalinya.
Pada menit ke-66, Tendangan terukurnya tak mampu dijangkau Handanovic . Gol inipun tak ayal membuat pendukung Interisti terdiam. Tak ingin menuai malu dihadapan pendukungnya sendiri, Stramaccioni pun mencoba berbagai cara untuk menyamakan kedudukan.
Salah satunya dengan memasukkan Coutinho dan Ricky Alvarez. Keputusan tersebut akhirnya berbuah hasil. Pada menit ke-82 berawal dari umpan Alvarez, bek Cagliari Davide Astori yang bermaksud membuang bola justru masuk ke gawang sendiri.
Di waktu yang tersisa, Inter terus menekan untuk memenangkan laga ini. Sayang, hingga pluit panjang berbunyi kedua tim harus puas berbagi angka sama 2-2.
(akr)