Juve respon pernyataan Moratti
Senin, 19 November 2012 - 17:13 WIB
Juve respon pernyataan Moratti
A
A
A
Sindonews.com - Juventus telah mengambil langkah yang tidak biasa dalam membalas keluhan Massimo Moratti mengenai wasit beberapa laga terakhir ini. Teranyar kepemimpinan wasit Piero Giacomelli dikritik keras karena membuyarkan tiga poin Inter atas Cagliari yang berkahir imbang 2-2.
Diketahui sang patron juga sempat menyindir buruknya kinerja wasit saat timnya menghadapi rival Juventus. Kala itu wasit kerap memberika keputusan yang menguntungkan. Salah satu ketika gol pertama Juve yang dicetak Arturo Vidal dinilai berbau off-side. Meski begitu Inter akhirnya berhasil memenangkan laga dengan skor 3-1.
Kali ini Moratti tak bisa menutupi kemarahannya. Dia menila ada semacam konspirasi untuk mengagalkan kemenangan Inter dan itu kondisi ini mirip seperti kasus calciopoli.
Seperti dilansir football-italia, Senin (19/11/2012), menanggapi pernyataan dari Moratti pihak Juventus mengeluarkan pernyataan yang hanya mengatakan: "No comment."
Namun dalam situs resmi Juventus terlampir pernyataan yang bisa download menguraikan jaksa FIGC Stefano Palazzi pada Juli 2011 memutuskan bahwa Inter terlibat dalam skandal Calciopoli, tapi tidak bisa dihukum karena undang-undang pembatasan telah berakhir.
Diketahui sang patron juga sempat menyindir buruknya kinerja wasit saat timnya menghadapi rival Juventus. Kala itu wasit kerap memberika keputusan yang menguntungkan. Salah satu ketika gol pertama Juve yang dicetak Arturo Vidal dinilai berbau off-side. Meski begitu Inter akhirnya berhasil memenangkan laga dengan skor 3-1.
Kali ini Moratti tak bisa menutupi kemarahannya. Dia menila ada semacam konspirasi untuk mengagalkan kemenangan Inter dan itu kondisi ini mirip seperti kasus calciopoli.
Seperti dilansir football-italia, Senin (19/11/2012), menanggapi pernyataan dari Moratti pihak Juventus mengeluarkan pernyataan yang hanya mengatakan: "No comment."
Namun dalam situs resmi Juventus terlampir pernyataan yang bisa download menguraikan jaksa FIGC Stefano Palazzi pada Juli 2011 memutuskan bahwa Inter terlibat dalam skandal Calciopoli, tapi tidak bisa dihukum karena undang-undang pembatasan telah berakhir.
(aww)