Kawan Diego Michiels laporkan Mef ke kepolisian
Kamis, 22 November 2012 - 00:05 WIB
Kawan Diego Michiels laporkan Mef ke kepolisian
A
A
A
Sindonews.com - Mef Paripurna dkk dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Defi Kaihulu, karena Defi merasa kepala bagian belakangnya dipukul oleh Mef dkk. Defi merupakan salh satu kawan Diego Michiels, pesepakbola Indonesia. Keterangan tersebut disampaikan secara langsung oleh saudara laki-laki Defi, Budiyanto.
Menurut Budiyanto, Defi dipukul saat baru saja keluar dari toilet. Namun, Defi tidak mengetahui benda yang digunakan untuk memukulnya, karena kondisi TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang cukup gelap. "Jadi kami kesini untuk melaporkan Mef dkk atas pemukulan terhadap Defi. Mef tidak sendiri, ada beberapa orang bersamanya. Saat dia (Defi) baru keluar dari toilet, ada benda yang menghantamnya di kepala bagian belakang. Kondisinya gelap jadi dia (Defi) tidak tahu dipukul dengan apa," ujar Budiyanto di SPK Polda Metro Jaya, Rabu (21/11).
Budiyanto membenarkan bahwa kedua pihak yang terlibat pertikaian memang dibawah kendali alkohol. Namun, Budiyanto meminta pihak Polda Metro Jaya untuk menindak tegas pelaku yang bersalah dan segera melakukan penyidikan terhadap saudara Mef. "Ya, perkelahian dua kelompok berada di bawah (pengaruh) alkohol. Kita minta kepolisian melakukan penyidikan terhadap Mef dkk. Kami minta Polda Metro Jaya untuk mengusut secara tuntas," lanjut pria yang mengenakan kacamata hitam ini.
Budi menjelaskan, berdasarkan keterangan Defi, kejadian berawal dari sikut-sikutan. Mef cs menyikut Diego hingga dua kali. Setelah itu salah seorang teman Diego yaitu Trikun dipancing keluar untuk berkelahi. Hingga terjadilah perkelahian di antara kedua kubu. "Berdasarkan adik saya, kejadian dari dalam, Diego disikut. Ternyata sampai dua kali Diego disikut lagi. Saat di luar, Trikun diundang fight oleh Mef. Dan berdasarkan keterangan Trikun, Mef tidak sendirian," paparnya.
Sebelumnya Polsek Tanah Abang, menyatakan Defi sebagai saksi dan ada lima orang lainnya sebagai tersangka. Hal itu dilakukan setelah pihak kepolisian setempat melakukan BAP (Berita Acara Pemeriksaan).
Menurut Budiyanto, Defi dipukul saat baru saja keluar dari toilet. Namun, Defi tidak mengetahui benda yang digunakan untuk memukulnya, karena kondisi TKP (Tempat Kejadian Perkara) yang cukup gelap. "Jadi kami kesini untuk melaporkan Mef dkk atas pemukulan terhadap Defi. Mef tidak sendiri, ada beberapa orang bersamanya. Saat dia (Defi) baru keluar dari toilet, ada benda yang menghantamnya di kepala bagian belakang. Kondisinya gelap jadi dia (Defi) tidak tahu dipukul dengan apa," ujar Budiyanto di SPK Polda Metro Jaya, Rabu (21/11).
Budiyanto membenarkan bahwa kedua pihak yang terlibat pertikaian memang dibawah kendali alkohol. Namun, Budiyanto meminta pihak Polda Metro Jaya untuk menindak tegas pelaku yang bersalah dan segera melakukan penyidikan terhadap saudara Mef. "Ya, perkelahian dua kelompok berada di bawah (pengaruh) alkohol. Kita minta kepolisian melakukan penyidikan terhadap Mef dkk. Kami minta Polda Metro Jaya untuk mengusut secara tuntas," lanjut pria yang mengenakan kacamata hitam ini.
Budi menjelaskan, berdasarkan keterangan Defi, kejadian berawal dari sikut-sikutan. Mef cs menyikut Diego hingga dua kali. Setelah itu salah seorang teman Diego yaitu Trikun dipancing keluar untuk berkelahi. Hingga terjadilah perkelahian di antara kedua kubu. "Berdasarkan adik saya, kejadian dari dalam, Diego disikut. Ternyata sampai dua kali Diego disikut lagi. Saat di luar, Trikun diundang fight oleh Mef. Dan berdasarkan keterangan Trikun, Mef tidak sendirian," paparnya.
Sebelumnya Polsek Tanah Abang, menyatakan Defi sebagai saksi dan ada lima orang lainnya sebagai tersangka. Hal itu dilakukan setelah pihak kepolisian setempat melakukan BAP (Berita Acara Pemeriksaan).
(nug)