Donny siap merebut kemenangan
Kamis, 22 November 2012 - 10:23 WIB
Donny siap merebut kemenangan
A
A
A
Sindonews.com - Karateka Indonesia Donny Dharmawan siap merebut kembali reputasinya sebagai peraih medali kejuaraan dunia.Dia akan tampil all-out pada Kejuaraan Dunia Karate Senior ke-21 di Omnisport de Paris Bercy,Paris,Prancis, Kamis (22/11). Ya,Donny adalah karateka terakhir yang mampu mempersembahkan medali bagi Indonesia saat merebut medali perunggu Kejuaraan Dunia Karate Senior di Tampere,Finlandia,pada 2006.
Saat itu, Donny yang tampil di kelas -65 kg harus mengakui kehebatan karateka Spanyol yang menjadi juara dunia di ajang itu, yakni Cesar Castano. Kini,setelah enam tahun berlalu,Donny siap kembali bangkit.Dia berharap bisa memperbaiki prestasi lama tersebut pada kejuaraan di Paris,Prancis,2012.Menurut Donny,dia memang sangat berhasrat menjadi juara dunia.Apalagi,setelah Finlandia,dia mengalami kegagalan.Dia hanya sampai babak kedua pada kejuaraan dunia 2008.
Sementara pada kejuaraan dunia 2010 di Beograd,Serbia,dia tidak turun karena dikonsentrasikan ke Asian Games 2010 Guangzhou. ”Saya ingin mengulang sukses pada 2006.Mudah-mudahan saya mampu mewujudkan itu.Yang jelas,saya sudah mempersiapkan diri maksimal,meski baru masuk pelatnas tahap dua setelah PON 2012 pada 1 Oktober lalu,”ujar Donny.
Yang pasti,Donny akan mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk bisa meraih prestasi terbaik pada kejuaraan yang berlangsung pada 21–25 November ini.Dia juga terpacu dengan kehadiran seniornya, Umar Syarief,yang datang dari Swiss guna memperkuat tim Indonesia di ajang ini. Selain Donny dan Umar,Indonesia juga diperkuat delapan karateka lain di kejuaraan dunia ini.
Mereka adalah Christo Mondolu (-75 kg),Jintar Simanjuntak (-67 kg),Caesar Hutagalung (+84 kg),Faizal Zainuddin,Aswar,Fidelys Lolobua (kata beregu putra),serta dua karateka putri; Nurhadiyanti Fitrianingsih (-55 kg) dan Indah Mogia Angkat (-68 kg).Sebagian besar mereka adalah para karateka yang sudah menjalani Pelatnas SEA Games 2013 Myanmar sejak 1 April 2012.Beberapa memang hasil degradasi dan promosi setelah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 Pekanbaru,seperti halnya Donny.
Para karateka itu kemarin sudah menggelar latihan untuk mendapatkan performa terbaik.Mereka berlatih di tengah dinginnya suhu Kota Paris yang mencapai 4-7 derajat Celsius,sekaligus beradaptasi dengan lingkungan Palais Omnisports de Paris.”Kami harus melakukan adaptasi dengan lingkungan di Paris.Apalagi,suhu di Paris saat ini sedikit ekstrem karena sangat dingin,”ujar Kepala Pelatih Omita Olga Ompi.
Selain mengikuti kejuaraan dunia, delegasi Indonesia juga menjadi peserta Kongres WKF di Hotel Pullman,Selasa (20/11).Pada momentum tersebut, Ketua Umum Hendardji Soepandji dan Kabid Luar Negeri Iwan Setiawan mempresentasikan program Forki, beberapa tahun ke depan.
Terutama, kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia WKF Junior-Kadet 2015 dan Kejuaraan WKF Premier League 2013 Jakarta.”Kami sangat senang bisa mempresentasikan program kami di depan anggota-anggota WKF.Kami yakin bisa menjalankan program tersebut secara maksimal,”ujar Hendardi.
Saat itu, Donny yang tampil di kelas -65 kg harus mengakui kehebatan karateka Spanyol yang menjadi juara dunia di ajang itu, yakni Cesar Castano. Kini,setelah enam tahun berlalu,Donny siap kembali bangkit.Dia berharap bisa memperbaiki prestasi lama tersebut pada kejuaraan di Paris,Prancis,2012.Menurut Donny,dia memang sangat berhasrat menjadi juara dunia.Apalagi,setelah Finlandia,dia mengalami kegagalan.Dia hanya sampai babak kedua pada kejuaraan dunia 2008.
Sementara pada kejuaraan dunia 2010 di Beograd,Serbia,dia tidak turun karena dikonsentrasikan ke Asian Games 2010 Guangzhou. ”Saya ingin mengulang sukses pada 2006.Mudah-mudahan saya mampu mewujudkan itu.Yang jelas,saya sudah mempersiapkan diri maksimal,meski baru masuk pelatnas tahap dua setelah PON 2012 pada 1 Oktober lalu,”ujar Donny.
Yang pasti,Donny akan mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk bisa meraih prestasi terbaik pada kejuaraan yang berlangsung pada 21–25 November ini.Dia juga terpacu dengan kehadiran seniornya, Umar Syarief,yang datang dari Swiss guna memperkuat tim Indonesia di ajang ini. Selain Donny dan Umar,Indonesia juga diperkuat delapan karateka lain di kejuaraan dunia ini.
Mereka adalah Christo Mondolu (-75 kg),Jintar Simanjuntak (-67 kg),Caesar Hutagalung (+84 kg),Faizal Zainuddin,Aswar,Fidelys Lolobua (kata beregu putra),serta dua karateka putri; Nurhadiyanti Fitrianingsih (-55 kg) dan Indah Mogia Angkat (-68 kg).Sebagian besar mereka adalah para karateka yang sudah menjalani Pelatnas SEA Games 2013 Myanmar sejak 1 April 2012.Beberapa memang hasil degradasi dan promosi setelah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 Pekanbaru,seperti halnya Donny.
Para karateka itu kemarin sudah menggelar latihan untuk mendapatkan performa terbaik.Mereka berlatih di tengah dinginnya suhu Kota Paris yang mencapai 4-7 derajat Celsius,sekaligus beradaptasi dengan lingkungan Palais Omnisports de Paris.”Kami harus melakukan adaptasi dengan lingkungan di Paris.Apalagi,suhu di Paris saat ini sedikit ekstrem karena sangat dingin,”ujar Kepala Pelatih Omita Olga Ompi.
Selain mengikuti kejuaraan dunia, delegasi Indonesia juga menjadi peserta Kongres WKF di Hotel Pullman,Selasa (20/11).Pada momentum tersebut, Ketua Umum Hendardji Soepandji dan Kabid Luar Negeri Iwan Setiawan mempresentasikan program Forki, beberapa tahun ke depan.
Terutama, kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia WKF Junior-Kadet 2015 dan Kejuaraan WKF Premier League 2013 Jakarta.”Kami sangat senang bisa mempresentasikan program kami di depan anggota-anggota WKF.Kami yakin bisa menjalankan program tersebut secara maksimal,”ujar Hendardi.
(wbs)