TI Jateng siapkan 59 atlet untuk Kejurnas
Kamis, 22 November 2012 - 16:16 WIB
TI Jateng siapkan 59 atlet untuk Kejurnas
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mempersiapkan taekwondoin Junior yang diterjunkan pada kejuaraan taekwondo khusus yunior Indonesia Open, 11-14 Desember mendatang di Jakarta Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jateng menggelar desentralisasi latihan. Kejuarnas ini menurut rencana akan diikuti oleh 10 negara.
Oleh PB TI, Indonesia Open ini dijadikan seleksi atlet guna mengikuti 7th Asian Junior Taekwondo Championship dan Asian Junior Poomsae Championship di 2013.
Ketua Bidang Bina Prestasi TI Jateng Tanu Tulus Kismanto mengatakan, Jateng diwakili 59 atlet dari lima pengurus kota/kabupaten yakni Semarang, Kendal, Solo, Banyumas, dan Karanganyar.
Dikatakannya, latihan para atlet dilakukan di masing-masing pengkot/pengkab.”Kita tidak melakukan sentralisasi latihan, tapi pengprov tetap melakukan pengawasan dan pemantauan secara kontinyu,” katanya.
Dikatakannya, para atlet yang akan dikirimkan ke kejurnas, merupakan atlet-atlet yang sudah diseleksi secara ketat oleh Pengrov TI Jateng. Sehingga seluruh atlet yang bakal terjun adalah benar-benar atlet yang memiliki kualitas dan siap bertarun. Pengiriman atlet ke Indonesia Open ini juga atas persetujuan Pengrov juga. “Meski atlet berasal dari daerah nama Jateng tetap tercantum. Misalnya tim Semarang Jateng, Kendal Jateng dan selanjutnya,” tambahnya.
Mengenai target yang diusung, Tanu mengaku tidak ada target khusus. Hal ini dilakukan supaya para atlet bermain secara lepas dan tidak terbebani.”Tentu kami ini menang tetapi, kalau meraka (atlet) terlalu terbebani maka meraka tidak akan bermain dengan lepas dan justru tertekan.
Oleh sebab itu kami tidak ada target khusus, yang penting adalah meloloskan atlet sebanyak mungkin,”imbuhnya.
Mengenai persiapanya sendiri menurut Tanu seluruh atlet sudah 100 persen siap berlaga.
“Meski persaingan sangat ketat, kami yakin anak-anak Jateng mampu bersaing dengan atlet-atlet daerah lain,” tandasnya.
Oleh PB TI, Indonesia Open ini dijadikan seleksi atlet guna mengikuti 7th Asian Junior Taekwondo Championship dan Asian Junior Poomsae Championship di 2013.
Ketua Bidang Bina Prestasi TI Jateng Tanu Tulus Kismanto mengatakan, Jateng diwakili 59 atlet dari lima pengurus kota/kabupaten yakni Semarang, Kendal, Solo, Banyumas, dan Karanganyar.
Dikatakannya, latihan para atlet dilakukan di masing-masing pengkot/pengkab.”Kita tidak melakukan sentralisasi latihan, tapi pengprov tetap melakukan pengawasan dan pemantauan secara kontinyu,” katanya.
Dikatakannya, para atlet yang akan dikirimkan ke kejurnas, merupakan atlet-atlet yang sudah diseleksi secara ketat oleh Pengrov TI Jateng. Sehingga seluruh atlet yang bakal terjun adalah benar-benar atlet yang memiliki kualitas dan siap bertarun. Pengiriman atlet ke Indonesia Open ini juga atas persetujuan Pengrov juga. “Meski atlet berasal dari daerah nama Jateng tetap tercantum. Misalnya tim Semarang Jateng, Kendal Jateng dan selanjutnya,” tambahnya.
Mengenai target yang diusung, Tanu mengaku tidak ada target khusus. Hal ini dilakukan supaya para atlet bermain secara lepas dan tidak terbebani.”Tentu kami ini menang tetapi, kalau meraka (atlet) terlalu terbebani maka meraka tidak akan bermain dengan lepas dan justru tertekan.
Oleh sebab itu kami tidak ada target khusus, yang penting adalah meloloskan atlet sebanyak mungkin,”imbuhnya.
Mengenai persiapanya sendiri menurut Tanu seluruh atlet sudah 100 persen siap berlaga.
“Meski persaingan sangat ketat, kami yakin anak-anak Jateng mampu bersaing dengan atlet-atlet daerah lain,” tandasnya.
(wbs)