Jatim tak punya jago ketum PB Pelti

Kamis, 22 November 2012 - 22:20 WIB
Jatim tak punya jago...
Jatim tak punya jago ketum PB Pelti
A A A
Sindonews.com - Pengprov Pelti Jatim belum mempunyai jago jelang Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Besar Persatuan Olahraga Tenis Seluruh Indonesia (PB Pelti) di Manado, 23-25 November mendatang. Padahal sudah ada tiga kandidat muncul, termasuk Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif Mari Elka Pangestu.

Kabar terakhir, ada tiga kandidat yang siap maju menjadi ketua umum Pelti periode 2012-2017, yakni Wailan Walalangi, Wibowo Suseno Wirdjawan (Maman), dan Jaffar Hafsah.
Sebenarnya ada satu calon lain, yaitu Marie Elka Pangestu. Namun, Mari kabarnya menolak karena kesibukan.

Pengprov Pelti Jatim mengaku masih belum menentukan pilihan dari calon yang sudah muncul, "Besok kami akan berangkat ke Manado, tapi hingga sekarang Jatim masih belum memberikan dukungan kepada calon ketua umum," kata Pengurus Pelti Jatim, Didik Utomo Pribadi, Kamis (22/11).

Persaingan memperebutkan kursi ketua umum diprediksi berlangsung ketat. Sebab, Wailan juga mantan petenis nasional. Sedangkan, Maman Wirjawan yang merupakan kakak kandung Menteri Perdagangan dan Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Gita Wirjawan.

Mantan Deputi Keuangan BP Migas ini diklaim telah mendapatkan dukungan dari 22 pengurus provinsi (pengprov). Melihat persaingan yang begitu ketat. "Kita akan memilih yang punya program terbaik dalam kemajuan tenis nasional dan tidak melupakan pembinaan daerah," ucapnya.

Selain itu, lanjut Didik, Jatim hanya memilih kandidat yang memiliki visi dan misi memajukan olahraga tenis dan menguasai manajemen olahraga dan finansial. "Sirkuit tenis harus digulirkan rutin setiap tahun tahun dan program harus tertata, tidak benturan satu sama lain, " tandasnya.

Menurut Didik, kepengurusan PB Pelti di bawah Ketua Umum Martina Wijaya selama empat tahun terakhir masih belum berjalan sesuai harapan. "Selama dua periode Martina Wijaya memimpin Pelti, pembinaan di daerah belum maksimal, buktinya tidak ada penyelenggaraan kejuaraan semacam sirkuit nasional . Selain itu kurang memerhatikan SDM pelatih," katanya.
(aww)
Berita Terkait
Diikuti Ratusan Petenis,...
Diikuti Ratusan Petenis, Piala PJ Gubernur 2023 Bisa Tambah Jam Terbang Atlet Muda
PP Pelti Gandeng Apparel...
PP Pelti Gandeng Apparel Anyar Tanah Air demi Perkembangan Tenis Indonesia
Ketua Terpilih Pelti...
Ketua Terpilih Pelti Pangkep Bakal Perjuangkan Pembinaan Atlet Lokal
Eugenie Bouchard Yakin...
Eugenie Bouchard Yakin Indonesia Akan Punya Bintang Tenis di Masa Depan
Jessy Rompies/Beatrice...
Jessy Rompies/Beatrice Gumulya Juara Ganda Putri Piala PJ Gubernur 2023
Janice Tjen Targetkan...
Janice Tjen Targetkan Medali Emas SEA Games Thailand 2025
Berita Terkini
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
10 menit yang lalu
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
3 jam yang lalu
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
4 jam yang lalu
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
6 jam yang lalu
Timnas Putri Indonesia...
Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF 2026 usai Sikat Laos 5-0
14 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved