Persib berpeluang gaet Van Dijk
Senin, 26 November 2012 - 12:42 WIB
Persib berpeluang gaet Van Dijk
A
A
A
Sindonews.com – Persib Bandung berpeluang mendapatkan striker berdarah Belanda-Indonesia, Sergio van Dijk pada bursa transfer Januari nanti, setelah Adelaide United dikabarkan tidak akan memperpanjang kontrak pemain berkepala plontos itu.
Seperti dilansir harian Herald Sun, Minggu waktu setempat (25/11), pelatih Adelaide United, John Cosmina, mulai gerah dengan sikap van Dijk, ditambah pemberitaan rencana kepindahannya ke Indonesia. Meski menjadi salah satu pemain penting, namun belakangan Cosmina lebih suka menyimpan van Dijk di posisi pemain pelapis. Adelaide memang dibuat geram karena hingga saat ini, van Dijk sulit diajak bicara mengenai masa depannya di Reds –julukan Adelaide United-. “Kontrak van Dijk dipastikan akan berakhir pada 31 Maret. Sampai sekarang dia masih secara konsisten bakal pindah ke Indonesia,” tulis Herald Sun di situs resminya.
Manajemen dan staf teknis Adelaide United dalam sepekan terakhir memang sedikit dibuat geram oleh ulah van Dijk yang seolah sudah terlalu malas untuk mengikuti semua program termasuk latihan reguler. Van Dijk bahkan merespons harapan Cosmina lewat status di akun twitternya yang justru kian membuat Cosmina lebih geram. “Zzzzz... ZzzzzZz... ZzzzzzzZz... ZzzzzzzZz... zzzz.. #snooze,” tulis van Dijk di akun twitter pribadinya, seusai sesi latihan, tengah pekan lalu.
Mulus atau tidaknya proses transfer Sergio van Dijk ke Persib sendiri sebenarnya tergantung banyak faktor. Selain memerlukan kesepakatan bersama dengan klub Adelaide United. Persib pun harus menunggu kepastian proses naturalisasi striker berusia 30 tahun ini. Seperti diketahui Persib tidak mungkin merekrut van Dijk dalam kondisi masih berkewarganegaraan Belanda jika melihat pada kouta pemain asing. Maung Bandung sudah tidak lagi memiliki jatah karena lima tempat untuk legiun asing sudah diisi oleh trio Kamerun, Abanda Herman, Herman Dzumafo Epandi dan Georges Parfait Mbida Messi. Sedangkan dua tempat lagi sudah dihuni, Kenji Adachihara dan Todd Howarth (Australia).
Jika Persib ngotot untuk mengikat van Dijk pada Januari nanti, Maung Bandung kemungkinan besar harus mengeluarkan kompensasi untuk biaya transfer. Jika pada bulan September lalu, harga van Dijk masih berada di kisaran USD500 ribu, maka pada Januari nanti, Adelaide United diprediksi bakal menurunkan harga jual van Dijk.
Manajemen Maung Bandung sendiri, kabarnya sempat mengajukan penawaran sebesar USD100 ribu atau sekitar Rp950 juta untuk menggaet van Dijk dari Adelaide United. “Saya tidak tahu persis perkembangannya sudah sejauh mana. Tapi semuanya yang terkait negosiasi kita serahkan kepada manajemen,” ungkap pelatih Djadjang Nurdjaman ketika dikonfirmasi, Senin (26/11).
Djadjang tidak menampik jika ketajaman van Dijk sebagai striker cukup diinginkannya demi mempertajam lini depan yang baru dihuni empat striker. “Saya memang masih mengharapkan dia datang, tapi kan harus dilihat situasinya,” tandas Djadjang.
Seperti dilansir harian Herald Sun, Minggu waktu setempat (25/11), pelatih Adelaide United, John Cosmina, mulai gerah dengan sikap van Dijk, ditambah pemberitaan rencana kepindahannya ke Indonesia. Meski menjadi salah satu pemain penting, namun belakangan Cosmina lebih suka menyimpan van Dijk di posisi pemain pelapis. Adelaide memang dibuat geram karena hingga saat ini, van Dijk sulit diajak bicara mengenai masa depannya di Reds –julukan Adelaide United-. “Kontrak van Dijk dipastikan akan berakhir pada 31 Maret. Sampai sekarang dia masih secara konsisten bakal pindah ke Indonesia,” tulis Herald Sun di situs resminya.
Manajemen dan staf teknis Adelaide United dalam sepekan terakhir memang sedikit dibuat geram oleh ulah van Dijk yang seolah sudah terlalu malas untuk mengikuti semua program termasuk latihan reguler. Van Dijk bahkan merespons harapan Cosmina lewat status di akun twitternya yang justru kian membuat Cosmina lebih geram. “Zzzzz... ZzzzzZz... ZzzzzzzZz... ZzzzzzzZz... zzzz.. #snooze,” tulis van Dijk di akun twitter pribadinya, seusai sesi latihan, tengah pekan lalu.
Mulus atau tidaknya proses transfer Sergio van Dijk ke Persib sendiri sebenarnya tergantung banyak faktor. Selain memerlukan kesepakatan bersama dengan klub Adelaide United. Persib pun harus menunggu kepastian proses naturalisasi striker berusia 30 tahun ini. Seperti diketahui Persib tidak mungkin merekrut van Dijk dalam kondisi masih berkewarganegaraan Belanda jika melihat pada kouta pemain asing. Maung Bandung sudah tidak lagi memiliki jatah karena lima tempat untuk legiun asing sudah diisi oleh trio Kamerun, Abanda Herman, Herman Dzumafo Epandi dan Georges Parfait Mbida Messi. Sedangkan dua tempat lagi sudah dihuni, Kenji Adachihara dan Todd Howarth (Australia).
Jika Persib ngotot untuk mengikat van Dijk pada Januari nanti, Maung Bandung kemungkinan besar harus mengeluarkan kompensasi untuk biaya transfer. Jika pada bulan September lalu, harga van Dijk masih berada di kisaran USD500 ribu, maka pada Januari nanti, Adelaide United diprediksi bakal menurunkan harga jual van Dijk.
Manajemen Maung Bandung sendiri, kabarnya sempat mengajukan penawaran sebesar USD100 ribu atau sekitar Rp950 juta untuk menggaet van Dijk dari Adelaide United. “Saya tidak tahu persis perkembangannya sudah sejauh mana. Tapi semuanya yang terkait negosiasi kita serahkan kepada manajemen,” ungkap pelatih Djadjang Nurdjaman ketika dikonfirmasi, Senin (26/11).
Djadjang tidak menampik jika ketajaman van Dijk sebagai striker cukup diinginkannya demi mempertajam lini depan yang baru dihuni empat striker. “Saya memang masih mengharapkan dia datang, tapi kan harus dilihat situasinya,” tandas Djadjang.
(nug)