Barcelona tak tertarik dengan Neymar
Kamis, 29 November 2012 - 10:06 WIB
Barcelona tak tertarik dengan Neymar
A
A
A
Sindonews.com - Aksi La Masia XI saat mengalahkan Levante 4-0 di Primera Liga, Minggu (25/11),membuktikan kesuksesan pembinaan pemain Barcelona.Sebab, sangat jarang sebuah klub bisa menurunkan tim yang mengandalkan seluruh pemain akademi.
Apalagi,di tengah industri sepak bola saat ini. Johan Cruyff angkat bicara menyikapi keadaan ini.Sosok yang merevolusi sistem pendidikan talenta muda di Barcelona tersebut menilai bekas klubnya tidak membutuhkan bantuan pemain asing, meskipun sosok tersebut memiliki kemampuan teknik sehebat Neymar.Berikut pandangan Cruyff dalam wawancara yang dikutip berbagai sumber.
Apa pendapat Anda tentang performa Barcelona saat ini?
Mereka tampil luar biasa.Terbukti, lewat torehan gol saat ini.Barcelona tidak pernah kekurangan bakat di lini depan. Mereka punya stok tidak terbatas di akademi.Maka,Barcelona tidak membutuhkan siapa pun,walaupun yang ditawarkan itu Neymar.
Kredit tentu patut diberikan kepada TitoVilanova...
Tentu.Saya heran dengan pihak yang meragukannya.Mereka berpandangan Barcelona akan hancur karena berganti pelatih.Itu mustahil.Para pemain tidak mungkin lupa cara bermain sepak bola. Vilanova merupakan sosok tepat bagi Barcelona.Dia paham situasi klub dan tahu cara mengendalikan kamar ganti.
Barcelona baru saja menurunkan tim berisi pemain akademi di Primera Liga. Tentu itu merupakan pencapaian hebat...
Tentu.Ini buah kerja keras bertahuntahun. Kami selalu berusaha mengoptimalkan bakat-bakat yang ada.Tidak seperti klub lain.Real Madrid, contohnya.Mereka punya akademi berkualitas. Namun,mereka memilih tidak memaksimalkan.Ini bukan kritik, karena semua berhak memiliki kebijakan sendiri.
Seberapa besar pentingnya peran akademi dalam pembentukan tim?
Pendidikan sejak dini selalu efektif. Klub bisa belanja pemain.Tapi,mereka tidak benar-benar tahu kualitas pemain itu.Berbeda dengan pemain akademi sendiri.Klub bisa mendidik mereka tentang filosofi sejak usia dini.Arrigo Sacchi menerapkan hal itu di AC Milan, begitu pula Ajax Amsterdam dan Barcelona saat ini.
Bagaimana pandangan Anda tentang kebijakan klub lain yang membangun tim dengan membeli pemain?
Mereka bebas melakukannya,seperti yang sedang dilakukan Paris St Germain. Tapi,saya rasa mereka hanya tertarik dengan kesuksesan jangka pendek. Sebab,mereka akan selalu bergantung pada uang.
Anda baru saja bertemu Pep Guardiola di New York.Ada bocoran tentang pelabuhan barunya? Atau,ada kemungkinan Anda berdua akan kembali ke Barcelona?
Kami hanya bertemu sebagai teman. Kami membicarakan hal-hal personal. Dia belum mengambil keputusan karena masih ingin beristirahat.
Apalagi,di tengah industri sepak bola saat ini. Johan Cruyff angkat bicara menyikapi keadaan ini.Sosok yang merevolusi sistem pendidikan talenta muda di Barcelona tersebut menilai bekas klubnya tidak membutuhkan bantuan pemain asing, meskipun sosok tersebut memiliki kemampuan teknik sehebat Neymar.Berikut pandangan Cruyff dalam wawancara yang dikutip berbagai sumber.
Apa pendapat Anda tentang performa Barcelona saat ini?
Mereka tampil luar biasa.Terbukti, lewat torehan gol saat ini.Barcelona tidak pernah kekurangan bakat di lini depan. Mereka punya stok tidak terbatas di akademi.Maka,Barcelona tidak membutuhkan siapa pun,walaupun yang ditawarkan itu Neymar.
Kredit tentu patut diberikan kepada TitoVilanova...
Tentu.Saya heran dengan pihak yang meragukannya.Mereka berpandangan Barcelona akan hancur karena berganti pelatih.Itu mustahil.Para pemain tidak mungkin lupa cara bermain sepak bola. Vilanova merupakan sosok tepat bagi Barcelona.Dia paham situasi klub dan tahu cara mengendalikan kamar ganti.
Barcelona baru saja menurunkan tim berisi pemain akademi di Primera Liga. Tentu itu merupakan pencapaian hebat...
Tentu.Ini buah kerja keras bertahuntahun. Kami selalu berusaha mengoptimalkan bakat-bakat yang ada.Tidak seperti klub lain.Real Madrid, contohnya.Mereka punya akademi berkualitas. Namun,mereka memilih tidak memaksimalkan.Ini bukan kritik, karena semua berhak memiliki kebijakan sendiri.
Seberapa besar pentingnya peran akademi dalam pembentukan tim?
Pendidikan sejak dini selalu efektif. Klub bisa belanja pemain.Tapi,mereka tidak benar-benar tahu kualitas pemain itu.Berbeda dengan pemain akademi sendiri.Klub bisa mendidik mereka tentang filosofi sejak usia dini.Arrigo Sacchi menerapkan hal itu di AC Milan, begitu pula Ajax Amsterdam dan Barcelona saat ini.
Bagaimana pandangan Anda tentang kebijakan klub lain yang membangun tim dengan membeli pemain?
Mereka bebas melakukannya,seperti yang sedang dilakukan Paris St Germain. Tapi,saya rasa mereka hanya tertarik dengan kesuksesan jangka pendek. Sebab,mereka akan selalu bergantung pada uang.
Anda baru saja bertemu Pep Guardiola di New York.Ada bocoran tentang pelabuhan barunya? Atau,ada kemungkinan Anda berdua akan kembali ke Barcelona?
Kami hanya bertemu sebagai teman. Kami membicarakan hal-hal personal. Dia belum mengambil keputusan karena masih ingin beristirahat.
(wbs)