Pordasi keukeuh minta lahan pengganti Arcamanik
Kamis, 29 November 2012 - 19:00 WIB
Pordasi keukeuh minta lahan pengganti Arcamanik
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Umum (Sekum) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Jabar, Jejen Rusdiyana, menyikapi kisruh Arcamanik. Dia berkomitmen pada keputusan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), beberapa waktu lalu, bahwa pihaknya tidak akan meninggalkan Kompleks Arcamanik bila Disorda belum memberikan lahan pengganti untuk olahraga berkuda.
''Secara prinsip, kita dukung pembangunan SPOrT Jabar, tapi tetap kita ingin ada dulu lahan pengganti pacuan berkuda, ini sesuai dengan amanat Rakor kemarin,”tegasnya.
Makanya, dirinya membantah bila hari Jumat ini, Disorda akan memulai aktivitas pembangunan lagi, namun hari Jumat ini agendanya survey lahan pengganti di Purwakarta. ''Hari Jumat, bukan pembangunan Arcamanik akan dimulai, tapi pihak Pordasi dan Disorda hanya menyurvei tempat lokasi pengganti pacuan kuda,” tegasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, pekan kemarin, Disorda sudah melakukan pembangunan dengan memasukan beberapa truk proyek ke komplek pacuan kuda Arcamanik, namun masyarakat berkuda di lingkungan itu menghadang truk-truk itu.
Beruntung pada aksi itu, tidak berujung bentrokan. Pasalnya pihak kepolisian sigap melerai hadangan yang dilakukan Pordasi itu. Ia berharap permasalahan seperti itu dengan segera diselesaikan dupaya aktivitas pembinaan bisa berjalan lancar.
''Secara prinsip, kita dukung pembangunan SPOrT Jabar, tapi tetap kita ingin ada dulu lahan pengganti pacuan berkuda, ini sesuai dengan amanat Rakor kemarin,”tegasnya.
Makanya, dirinya membantah bila hari Jumat ini, Disorda akan memulai aktivitas pembangunan lagi, namun hari Jumat ini agendanya survey lahan pengganti di Purwakarta. ''Hari Jumat, bukan pembangunan Arcamanik akan dimulai, tapi pihak Pordasi dan Disorda hanya menyurvei tempat lokasi pengganti pacuan kuda,” tegasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, pekan kemarin, Disorda sudah melakukan pembangunan dengan memasukan beberapa truk proyek ke komplek pacuan kuda Arcamanik, namun masyarakat berkuda di lingkungan itu menghadang truk-truk itu.
Beruntung pada aksi itu, tidak berujung bentrokan. Pasalnya pihak kepolisian sigap melerai hadangan yang dilakukan Pordasi itu. Ia berharap permasalahan seperti itu dengan segera diselesaikan dupaya aktivitas pembinaan bisa berjalan lancar.
(aww)