Davids ingin latih Juventus
Jum'at, 30 November 2012 - 03:09 WIB
Davids ingin latih Juventus
A
A
A
Sindonews.com - Mantan pemain Juventus, Edgar Davids mengatakan siap mengambil alih kursi kepelatihan La Vecchia Signora(Si Nyonya Tua) dari tangan dingin Antonio Conte yang saat ini sedang mengarsiteki Buffon dkk.
Davids yang telah memutuskan untuk bergabung dengan Barnet sebagai pelatih dan pemain, menambahkan masih mengincar sejumlah klub Serie A, salah satunya Juventus untuk meraih kesuksesan pada pekerjaan barunya sebagai pelatih di masa depan.
"Kinerja Conte menangani Juventus memiliki karakter permainan yang baik. Namun, saya akan merebut kursi kepelatihannya tersebut. Jika, pemilik klub itu menginginkan saya untuk melatih maka saya akan mengatakan ya. Pasalnya, pekerjaan ini akan jauh lebih mudah untuk meraih kesuksesan di masa depan dibandingkan menangani klub kecil," imbuhnya seperti dilansir SportsMole, Jumat (30/11/2012).
"Lihatlah Frank Rijkaard yang sempat melatih Sparta Rotterdam dan itu dapat diibaratkan sebagai bencana dalam kepelatihannya. Lalu, dia hijrah ke Barcelona dan memenangkan gelar. Hal ini tidak jauh dari Conte, ketika dia menangani Atalanta nasib buruk dialaminya. Namun, saat berada di Juventus semuanya berubah."
"Sebenarnya saya menikmati pekerjaan baru saya sebagai pelatih di Barnet, tapi jika saya hijrah ke Juventus maka semuanya mungkin akan berjalan baik. Pasalnya, Luis Van Gaal dan Marcelo Lippi telah benyak memberikan ilmunya kepada saya," tutup mantan pemain InterMilan tersebut.
Davids yang telah memutuskan untuk bergabung dengan Barnet sebagai pelatih dan pemain, menambahkan masih mengincar sejumlah klub Serie A, salah satunya Juventus untuk meraih kesuksesan pada pekerjaan barunya sebagai pelatih di masa depan.
"Kinerja Conte menangani Juventus memiliki karakter permainan yang baik. Namun, saya akan merebut kursi kepelatihannya tersebut. Jika, pemilik klub itu menginginkan saya untuk melatih maka saya akan mengatakan ya. Pasalnya, pekerjaan ini akan jauh lebih mudah untuk meraih kesuksesan di masa depan dibandingkan menangani klub kecil," imbuhnya seperti dilansir SportsMole, Jumat (30/11/2012).
"Lihatlah Frank Rijkaard yang sempat melatih Sparta Rotterdam dan itu dapat diibaratkan sebagai bencana dalam kepelatihannya. Lalu, dia hijrah ke Barcelona dan memenangkan gelar. Hal ini tidak jauh dari Conte, ketika dia menangani Atalanta nasib buruk dialaminya. Namun, saat berada di Juventus semuanya berubah."
"Sebenarnya saya menikmati pekerjaan baru saya sebagai pelatih di Barnet, tapi jika saya hijrah ke Juventus maka semuanya mungkin akan berjalan baik. Pasalnya, Luis Van Gaal dan Marcelo Lippi telah benyak memberikan ilmunya kepada saya," tutup mantan pemain InterMilan tersebut.
(aww)