Tiga poin lagi
Minggu, 02 Desember 2012 - 13:37 WIB
Tiga poin lagi
A
A
A
Sindonews.com – Kemenangan atas Persepam Madura United di Stadion Siliwangi, Senin sore (3/12), bisa berarti memperbesar peluang Persib Bandung lolos ke babak semifinal turnamen pra musim Inter Island Cup (IIC) 2012.
Hasil posituf di laga perdana usai mengandaskan Persegres Gresik United 2-0 jadi modal berharga bagi pasukan Maung Bandung untuk membuka jalan menuju semifinal IIC 2012. “Siapa yang lolos akan ditentukan sampai pertandingan terakhir, jadi kemenangan akan sangat penting dalam setiap pertandingan,” ujar pelatih Djadjang Nurdjaman.
Dengan sistem pertandingan dan kompetisi yang digunakan, memang praktis membuat seluruh klub peserta dituntut meraih kemenangan dalam setiap pertandingannya. Terpeleset sama artinya menambah beban dan tuntutan untuk memenangkan pertandingan.
Secara matematis Persib sebenarnya tinggal membutuhkan empat poin untuk memastikan tiket semifinal dalam genggaman. Itupun dengan catatan Persidafon Dafonsoro hanya bermain imbang atau kalah dari Persegres dan Persib memenangkan pertandingan atas Persepam.
Namun, Maung Bandung tetap tidak boleh terpaku pada hitungan matematis diatas kertas. Faktanya Persepam cukup memiliki motivasi untuk bangkit setelah kekalahan 0-1 dari Persidafon di laga pertama. Belum ditambah potensi kelelahan pemain akibat rentang waktu dari satu pertandingan ke pertandingan yang berjarak hanya sehari mendorong semua tim untuk pintar dan cermat dalam menentukan komposisi pemain.
“Waktu recovery sehari tentu kurang ideal. Tapi kan kenyataannya bukan hanya kita yang menghadapi masalah ini, semua tim pun dalam situasi dan kondisi yang sama. Sekarang tinggal bagaimana caranya mengantisipasi hal itu. Kita mungkin akan melakukan rotasi pemain dalam menyikapi jadwal yang ketat ini,” terang Djadjang.
Meski berstatus sebagai tuan rumah, beban cenderung lebih berat dipikul Firman Utina dkk. Kendati Djadjang menyatakan lebih fokus menjadikan ajang IIC 2012 sebagai pematangan skuadnya. Namun, hal itu tidak mengubah fakta jika petinggi Persib lebih suka melihat Maung Bandung menjadi juara di IIC 2012.
Sementara itu, pelatih Persepam Mustaqim mengharapkan pasukannya lebih taktis dan efektif di laga kedua. Menurut Mustaqim salah satu penyebab kekalahan tim besutannya dari Persidafon tidak perlu terjadi jika anak asuhnya mampu memanfaatkan setiap peluang yang didapat.
“Penyelesaian akhir kita jadi masalah. Lawan memang mencetak gol, tapi kita memiliki banyak peluang yang sebenarnya jika bisa dimaksimalkan tidak akan membuat kami harus kalah atau minimal bisa meraih hasil imbang,” ujar Mustaqim.
Pelatih yang juga mantan striker klub eks Galatama, Niac Mitra (kini Mitra Kukar) tersebut menilai tidak maksimalnya penyelesaian akhir tidak lepas dari absennya striker asal Nigeria, Osas Saha. Mantan pemain PSMS Medan tersebut, musim ini sebenarnya jadi tumpuan dan harapan baru Persepam yang berstatus sebagai klub promosi di kompetisi Indonesia Super League (ISL).
Susunan pemain
Persib Bandung
Shahar Ginanjar (kiper) ; Naser Al Sebai, Abanda Herman, M Agung Pribadi, Tony Sucipto ; Hariono, Mbida Messi, Firman Utina, M Ridwan, Atep ; Herman Dzumafo Epandi.
Persepam Madura United
Galih Firmansyah (kiper) ; Firly Apriansyah, Mohamadou Tassiou Bako, Khusnul Yuli, Michael Orah ; Anton Samba, Khoirul Mashuda, Ishak Djober, Rosi Noprihanis ; Emile Mbamba, Indriyanto Nugroho.
Hasil posituf di laga perdana usai mengandaskan Persegres Gresik United 2-0 jadi modal berharga bagi pasukan Maung Bandung untuk membuka jalan menuju semifinal IIC 2012. “Siapa yang lolos akan ditentukan sampai pertandingan terakhir, jadi kemenangan akan sangat penting dalam setiap pertandingan,” ujar pelatih Djadjang Nurdjaman.
Dengan sistem pertandingan dan kompetisi yang digunakan, memang praktis membuat seluruh klub peserta dituntut meraih kemenangan dalam setiap pertandingannya. Terpeleset sama artinya menambah beban dan tuntutan untuk memenangkan pertandingan.
Secara matematis Persib sebenarnya tinggal membutuhkan empat poin untuk memastikan tiket semifinal dalam genggaman. Itupun dengan catatan Persidafon Dafonsoro hanya bermain imbang atau kalah dari Persegres dan Persib memenangkan pertandingan atas Persepam.
Namun, Maung Bandung tetap tidak boleh terpaku pada hitungan matematis diatas kertas. Faktanya Persepam cukup memiliki motivasi untuk bangkit setelah kekalahan 0-1 dari Persidafon di laga pertama. Belum ditambah potensi kelelahan pemain akibat rentang waktu dari satu pertandingan ke pertandingan yang berjarak hanya sehari mendorong semua tim untuk pintar dan cermat dalam menentukan komposisi pemain.
“Waktu recovery sehari tentu kurang ideal. Tapi kan kenyataannya bukan hanya kita yang menghadapi masalah ini, semua tim pun dalam situasi dan kondisi yang sama. Sekarang tinggal bagaimana caranya mengantisipasi hal itu. Kita mungkin akan melakukan rotasi pemain dalam menyikapi jadwal yang ketat ini,” terang Djadjang.
Meski berstatus sebagai tuan rumah, beban cenderung lebih berat dipikul Firman Utina dkk. Kendati Djadjang menyatakan lebih fokus menjadikan ajang IIC 2012 sebagai pematangan skuadnya. Namun, hal itu tidak mengubah fakta jika petinggi Persib lebih suka melihat Maung Bandung menjadi juara di IIC 2012.
Sementara itu, pelatih Persepam Mustaqim mengharapkan pasukannya lebih taktis dan efektif di laga kedua. Menurut Mustaqim salah satu penyebab kekalahan tim besutannya dari Persidafon tidak perlu terjadi jika anak asuhnya mampu memanfaatkan setiap peluang yang didapat.
“Penyelesaian akhir kita jadi masalah. Lawan memang mencetak gol, tapi kita memiliki banyak peluang yang sebenarnya jika bisa dimaksimalkan tidak akan membuat kami harus kalah atau minimal bisa meraih hasil imbang,” ujar Mustaqim.
Pelatih yang juga mantan striker klub eks Galatama, Niac Mitra (kini Mitra Kukar) tersebut menilai tidak maksimalnya penyelesaian akhir tidak lepas dari absennya striker asal Nigeria, Osas Saha. Mantan pemain PSMS Medan tersebut, musim ini sebenarnya jadi tumpuan dan harapan baru Persepam yang berstatus sebagai klub promosi di kompetisi Indonesia Super League (ISL).
Susunan pemain
Persib Bandung
Shahar Ginanjar (kiper) ; Naser Al Sebai, Abanda Herman, M Agung Pribadi, Tony Sucipto ; Hariono, Mbida Messi, Firman Utina, M Ridwan, Atep ; Herman Dzumafo Epandi.
Persepam Madura United
Galih Firmansyah (kiper) ; Firly Apriansyah, Mohamadou Tassiou Bako, Khusnul Yuli, Michael Orah ; Anton Samba, Khoirul Mashuda, Ishak Djober, Rosi Noprihanis ; Emile Mbamba, Indriyanto Nugroho.
(wbs)