Juara dunia karate nilai Indonesia punya potensi

Minggu, 02 Desember 2012 - 21:56 WIB
Juara dunia karate nilai...
Juara dunia karate nilai Indonesia punya potensi
A A A
Sindonews.com - Tiga kali juara dunia dan empat kali juara Eropa asal Luksemburg Jensen Junior Gustav menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk maju ke level dunia, terutama karena Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah.

Komentar ini terlontar saat Gustav melihat penampilan tim Indonesia di Kejuaraan Dunia Karate Senior ke-21 di Paris, Prancis, 21–25 November lalu. Meski gagal jadi juara, beberapa karateka Indonesia terlihat punya kualitas.

"Terbukti, Indonesia punya Umar. Saya tahu persis bagaimana Umar. Tapi, terpenting, untuk bisa menguasai dunia, harus memiliki teknik, fisik, dan taktik,"ujar Gustav.

Sementara itu, pelatih Kepala Omita Olga Ompi akan segera mengevaluasi kinerja timnya. Dia menilai hasil yang diperoleh Indonesia pada ajang tersebut akan dijadikan pelajaran berharga membenahi tim jelang menghadapi SEA Games 2013 Myanmar.

Pada kejuaraan dunia yang diikuti 1.470 karateka dari 113 negara itu, Indonesia tidak mampu meraih satu medali pun. Prestasi terbaik Indonesia hanya lolos ke babak ketiga kelas -75 kg lewat Christo Mondolu. Sementara karateka lainnya hanya sampai babak kedua seperti Jintar Simanjuntak (-67 kg), Donny Dharmawan (-60 kg),dan Nurhadianti Fitrianingsi (-55 kg). Bahkan, debutan Caesar Hutagalung +84 kg) dan Indah Mogia Angkat (-68 kg) hanya sampai babak pertama. Begitu juga tim kumite beregu putra pimpinan Umar Syarief dan tim kata beregu putra Faizal Zainuddin, Aswar, dan Fidelys Lolobua, hanya sampai babak pertama.

Hasil inilah yang akan menjadi bahan evaluasi tim demi perbaikan ke depan. Hanya, tak dimungkiri, persaingan di level dunia sangat berbeda dengan di level Asia, apalagi Asia Tenggara. Terutama, dominasi karateka Eropa yang luar biasa.

"Secara postur, agak sedikit berbeda meski dibatasi kelas. Rata-rata karateka Eropa memiliki jangkauan lebih panjang ketimbang Asia, termasuk Indonesia. Tapi, setidaknya, itu jadi pengalaman berharga bagi karateka kami," ujar Omita.

Faktanya begitu. Karateka Eropa begitu menguasai pertandingan. Bahkan, Prancis yang menjadi tuan rumah mengantongi delapan tiket final. Turki juga begitu piawai di nomor kumite putra. Itu yang mesti menjadi perhatian Indonesia bahwa karateka Eropa makin berkembang. "Belajar dari perkembangan Eropa memang sangat menarik bagi Indonesia. Sesuai pengalaman saya,karate Eropa memang makin maju,"ujar Umar.
(aww)
Berita Terkait
Tingkatkan Prestasi,...
Tingkatkan Prestasi, ASKI Kirimkan 23 Karateka ke Tokyo
Bidik Gelar di Kejuaraan...
Bidik Gelar di Kejuaraan Dunia, PB Shokaido Jaring Karateka Terbaik di Kejurnas 2022
Indonesia Target Juara...
Indonesia Target Juara Umum di Afro-Asia Traditional Karate Open 2020
Indonesia Ungguli Jepang,...
Indonesia Ungguli Jepang, Pimpin Klasemen Medali Karatedo International Championships 2023
Karate-Do Gojukai Palopo...
Karate-Do Gojukai Palopo dan Luwu Laksanakan Ujian Penurunan Kyu
Klasemen Medali Karatedo...
Klasemen Medali Karatedo International Championships, Sabtu (23/9/2023): Indonesia Perkasa di Puncak!
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
3 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
3 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
4 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
5 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
9 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved