Gol bunuh diri beri Inter kemenangan
Minggu, 02 Desember 2012 - 23:09 WIB
Gol bunuh diri beri Inter kemenangan
A
A
A
Sindonews.com - Intermilan harus bersusah payah meraih poin sempurna ketika menghadapi Palermo pada laga lanjutan Serie A yang berlangsung di Giuseppe Meazza, Minggu (2/12/2012). Bermain imbang di babak pertama, Inter akhirnya mampu meraih tiga poin berkat gol bunuh diri pemain Palermo Santiago García.
Bermain dikandang sendiri, Inter sejak menit pertama langsung berinisiatif melakukan serangan dengan mengandalkan striker mereka Diego Milito. Pada menit ke 10 skuad asuhan Andrea Stramaccioni mendapatkan peluang emas melalui Philippe Coutinho. Selanjutnya giliran Milito yang nyaris saja mengubah keadaan ketika ia mampu menyelesaikan umpan Gargano dengan sempurna. Sayang, tembakan kerasnya masih membentur kaki Pisano.
Kubu tamu juga bukan tanpa peluang, memasuki pertengahan babak pertama Palermo mencoba keluar dari tekanan. Melalui usaha yang dilakukan Santiago Garcia dan Paulo Dybala mereka kerap menyulitkan lini bertahan La Beneamata. Kembali Inter mendapatkan peluang emas pada menit ke 31 ketika Milito melalui akselerasinya mampu melewati beberapa pemain sebelum melepaskan tendangan melengkung ke arah gawang Palermo. Sayang tendangannya masih melebar di samping gawang.
Hingga babak pertama berakhir kedua tim masih sama kuat tanpa mampu mencetak gol. Memasuki paruh kedua, Inter dan Palermo yang tidak melakukan pergantian pemain langsung memainkan laga dengan lebih terbuka. Kubu tamu membuka peluang lebih dulu melalui Brienza, sayang ia belum mampu memanfaatkan umpan terobosan Dybala.
Inter yang kembali menekan pada babak kedua ini dengan mengandalkan Palacio dan Ranocchia berkali-kali membahayakan gawang Palermo, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat Inter belum mampu membuat gol. Stramaccioni bahkan terlihat gusar di sisi lapangan. Finishing anak asuhnya sejauh ini memang belum memuaskan.
Melihat hal tersebut Stramaccioni melakukan perubahan strategi dengan menarik keluar Milito dan memainkan Fredy Guarín, serta mengistirahatkan Javier Zanetti untuk digantikan oleh Yuto Nagatomo. Tapi hingga menit ke 70 Inter belum juga mampu merobek gawang Palermo. Skor baru berubah pada menit ke 74 ketika Santiago García melakukan gol bunuh diri. Bola crossing Ranocchia yang hendak dibuangnya malah mengarah ke gawang sendiri. Inter kini unggul 1-0.
Selanjutnya Inter terus mengurung pertahanan Palermo untuk memperbesar keunggulan, sayang meski berhasil menciptakan beberapa peluang berbahaya namun hingga peluit panjang berbunyi tanda berakhir kedudukan tetap 1-0 untuk Intermilan. Kemenangan ini membuat Nerazzurri tetap menjaga jarak dengan pemuncak klasemen sementara, Juventus, dengan selisih poin empat.
Bermain dikandang sendiri, Inter sejak menit pertama langsung berinisiatif melakukan serangan dengan mengandalkan striker mereka Diego Milito. Pada menit ke 10 skuad asuhan Andrea Stramaccioni mendapatkan peluang emas melalui Philippe Coutinho. Selanjutnya giliran Milito yang nyaris saja mengubah keadaan ketika ia mampu menyelesaikan umpan Gargano dengan sempurna. Sayang, tembakan kerasnya masih membentur kaki Pisano.
Kubu tamu juga bukan tanpa peluang, memasuki pertengahan babak pertama Palermo mencoba keluar dari tekanan. Melalui usaha yang dilakukan Santiago Garcia dan Paulo Dybala mereka kerap menyulitkan lini bertahan La Beneamata. Kembali Inter mendapatkan peluang emas pada menit ke 31 ketika Milito melalui akselerasinya mampu melewati beberapa pemain sebelum melepaskan tendangan melengkung ke arah gawang Palermo. Sayang tendangannya masih melebar di samping gawang.
Hingga babak pertama berakhir kedua tim masih sama kuat tanpa mampu mencetak gol. Memasuki paruh kedua, Inter dan Palermo yang tidak melakukan pergantian pemain langsung memainkan laga dengan lebih terbuka. Kubu tamu membuka peluang lebih dulu melalui Brienza, sayang ia belum mampu memanfaatkan umpan terobosan Dybala.
Inter yang kembali menekan pada babak kedua ini dengan mengandalkan Palacio dan Ranocchia berkali-kali membahayakan gawang Palermo, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat Inter belum mampu membuat gol. Stramaccioni bahkan terlihat gusar di sisi lapangan. Finishing anak asuhnya sejauh ini memang belum memuaskan.
Melihat hal tersebut Stramaccioni melakukan perubahan strategi dengan menarik keluar Milito dan memainkan Fredy Guarín, serta mengistirahatkan Javier Zanetti untuk digantikan oleh Yuto Nagatomo. Tapi hingga menit ke 70 Inter belum juga mampu merobek gawang Palermo. Skor baru berubah pada menit ke 74 ketika Santiago García melakukan gol bunuh diri. Bola crossing Ranocchia yang hendak dibuangnya malah mengarah ke gawang sendiri. Inter kini unggul 1-0.
Selanjutnya Inter terus mengurung pertahanan Palermo untuk memperbesar keunggulan, sayang meski berhasil menciptakan beberapa peluang berbahaya namun hingga peluit panjang berbunyi tanda berakhir kedudukan tetap 1-0 untuk Intermilan. Kemenangan ini membuat Nerazzurri tetap menjaga jarak dengan pemuncak klasemen sementara, Juventus, dengan selisih poin empat.
(akr)