Shahar dapat diandalkan
Senin, 03 Desember 2012 - 13:20 WIB
Shahar dapat diandalkan
A
A
A
Sindonews.com – Cedera serius yang dialami I Made Wirawan membuat kiper kelahiran Gianyar 31 tahun silam harus istirahat panjang. Namun, dibalik ‘derita’ Made yang tak bisa tampil di hari jadinya yang ke-31, tepat pada 1 Desember lalu, Persib mendapatkan sinyal positif dari sosok kiper muda, Shahar Ginanjar.
Penampilan Shahar dibawah mistar Persib cukup mengundang banyak pujian dari rekan-rekannya maupun petinggi Maung Bandung. “Dia memang kiper masa depan kita. Mudah-mudahan kedepannya bisa lebih baik lagi,” ungkap Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono.
Saat Persib berhadapan dengan Persegres Gresik United, Sabtu (1/12), Shahar tampil brialian dalam mengawal gawang Persib. Sejumlah peluang Laskar Joko Samudro mampu dimentahkan kiper berusia 21 tahun tersebut. Salah satunya adalah sundulan Aldo Baretto yang seharusnya bisa berbuah gol balasan buat tim tamu. Dengan refleksnya Shahar berhasil membelokan arah bola.
Performa apik Shahar seolah jadi pembenaran kenapa pelatih Djadjang Nurdjaman ngotot memproyeksikannya untuk dikontrak selama tiga musim. Status Shahar sendiri saat ini sudah sepenuhnya menjadi milik Persib. Sebelumnya Shahar adalah pemain yang berstatus pinjaman dari Pelita Jaya sebelum diakuisisi Bandung Raya, akhir Oktober lalu.
Pujian pun disampaikan Penasihat Teknis Persib, Indra Mochamad Tohir yang menilai Shahar mampu menggantikan peran Made dengan baik. “Walaupun tanpa I Made dan Supardi, para pemain yang menggantikan posisi mereka bermain cukup baik,” terang Tohir.
Ketika Persib mengontrak Shahar, kiper yang mengenyam ilmu sepak bola di SSB Sawsco tersebut, sebenarnya diproyeksikan jadi kiper ketiga Persib atau pelapis I Made dan Cecep Supriyatna. Namun dalam perkembangannya selama persiapan pra musim, Shahar mampu memperlihatkan perkembangan menggembirakan.
Posisi kiper sebelumnya kerap menjadi masalah, tapi musim ini dengan kehadiran dua kiper baru I Made dan Shahar. Maung Bandung boleh berharap bisa kembali memiliki benteng terakhir yang tangguh
Penampilan Shahar dibawah mistar Persib cukup mengundang banyak pujian dari rekan-rekannya maupun petinggi Maung Bandung. “Dia memang kiper masa depan kita. Mudah-mudahan kedepannya bisa lebih baik lagi,” ungkap Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono.
Saat Persib berhadapan dengan Persegres Gresik United, Sabtu (1/12), Shahar tampil brialian dalam mengawal gawang Persib. Sejumlah peluang Laskar Joko Samudro mampu dimentahkan kiper berusia 21 tahun tersebut. Salah satunya adalah sundulan Aldo Baretto yang seharusnya bisa berbuah gol balasan buat tim tamu. Dengan refleksnya Shahar berhasil membelokan arah bola.
Performa apik Shahar seolah jadi pembenaran kenapa pelatih Djadjang Nurdjaman ngotot memproyeksikannya untuk dikontrak selama tiga musim. Status Shahar sendiri saat ini sudah sepenuhnya menjadi milik Persib. Sebelumnya Shahar adalah pemain yang berstatus pinjaman dari Pelita Jaya sebelum diakuisisi Bandung Raya, akhir Oktober lalu.
Pujian pun disampaikan Penasihat Teknis Persib, Indra Mochamad Tohir yang menilai Shahar mampu menggantikan peran Made dengan baik. “Walaupun tanpa I Made dan Supardi, para pemain yang menggantikan posisi mereka bermain cukup baik,” terang Tohir.
Ketika Persib mengontrak Shahar, kiper yang mengenyam ilmu sepak bola di SSB Sawsco tersebut, sebenarnya diproyeksikan jadi kiper ketiga Persib atau pelapis I Made dan Cecep Supriyatna. Namun dalam perkembangannya selama persiapan pra musim, Shahar mampu memperlihatkan perkembangan menggembirakan.
Posisi kiper sebelumnya kerap menjadi masalah, tapi musim ini dengan kehadiran dua kiper baru I Made dan Shahar. Maung Bandung boleh berharap bisa kembali memiliki benteng terakhir yang tangguh
(wbs)