Hancurkan Madura United, selangkah lagi Persib ke semifinal
Senin, 03 Desember 2012 - 19:27 WIB
Hancurkan Madura United, selangkah lagi Persib ke semifinal
A
A
A
Sindonews.com - Persib Bandung terlalu perkasa saat menghantam Persepam Madura United 3-0 dalam laga kedua penyisihan Grup B Turnamen Inter Island Cup (IIC) 2012 di Stadion Siliwangi, Bandung, Senin (3/12).
Kemenangan atas Persepam, membuat peluang Persib melaju ke semifinal turnamen pramusim yang sudah digelar PT Liga Indonesia sejak 2010 lalu tersebut, kian terbuka. Setelah pada laga sebelumnya Maung Bandung sukses mengandaskan Persegres Gresik United 2-0, akhir pekan lalu.
Unggul materi pemain, Maung Bandung tampil dominan sejak menit pertama. Pergerakan dua sayap Persib, Atep di kiri dan M. Ridwan di sisi kanan ditambah pergerakan Herman Dzumafo Epandi yang efektif dalam membuka ruang, cukup membuat kacau permainan yang dikembangkan Persepam.
Setelah beberapa kali melakukan tekanan, Persib baru berhasil membobol gagal gawang Persepam yang dikawal Galih Firmansyah pada menit 26. Memaksimalkan umpan Dzumafo, Atep berhasil mengecoh Galih untuk membawa Persib unggul 1-0. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Hanya empat menit setelah kickoff babak kedua, Kenji Adachihara menggandakan keunggulan Persib melalui sundulan kepala memaksimalkan umpan Jajang Sukmara. Georges Parfait Mbida Messi akhirnya melengkapi kemenangan Persib menjadi 3-0 lewat tandukan kepala pada menit ke-66.
Unggul tiga gol, pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman melakukan sejumlah perubahan pemain dan menurunkan tempo permainan. Kondisi itu dimanfaatkan para pemain Persepam untuk memperkecil ketertinggalan.
Namun upaya tim yang baru promosi ke Indonesia Super League (ISL) tersebut selalu mampu dimentahkan barisan pertahan Persib termasuk oleh kiper muda Shahar Ginanjar yang kembali tampil apik mengawal gawang Persib.
Seusai pertandingan pelatih Djadjang Nurdjaman mengungkapkan puas karena kemenangan atas Persepam kian membuka jalan bagi Maung Bandung menuju semifinal. Meski begitu, Djadjang tetap mengkritisi kinerja anak buahnya yang dinilai kurang begitu maksimal dalam melakukan penyelesaian akhir.
''Kalau melihat pada jumlah peluang yang didapat seharusnya kita bisa mencetak lebih dari tiga gol. Tapi bagaimanapun juga kita harus tetap puas dan mensyukuri kemenangan kali ini yang tentu saja diraih berkat kerja keras para pemain,” ujar Djadjang.
Pada laga ini sendiri Djadjang memenuhi janjinya untuk melakukan rotasi pemain. Beberapa pemain inti seperti Asri Akbar dan Firman Utina pada laga kemerin disimpan di bangku cadangan. Perang keduanya digantikan Hariono dan Kenji.
Pada pertandingan terakhir melawan Persidafon, Rabu (5/12) besok, Djadjang mengungkapkan tidak akan melakukan banyak perubahan untuk bisa kembali meraih poin penuh. ''Kita harus memenangkan pertandingan karena kita juga harus bisa safe dengan memenangkan semua pertandingan termasuk lawan Persidafon nanti. Bukan berarti kita menganggap remeh mereka, sebab kita juga harus mewaspadai kekuatan mereka,” terang Djadjang.
Sementara itu pelatih Persepam, Mustaqim mengungkapkan timnya kalah kelas dari Persib. Karena itu, menurutnya wajar jika timnya kalah dari tim yang memiliki materi pemain cukup baik seperti Persib. ''Sejak awal sudah kita perkirakan, kelas kita berada di bawah Persib,” tandas Mustaqim.
Kemenangan atas Persepam, membuat peluang Persib melaju ke semifinal turnamen pramusim yang sudah digelar PT Liga Indonesia sejak 2010 lalu tersebut, kian terbuka. Setelah pada laga sebelumnya Maung Bandung sukses mengandaskan Persegres Gresik United 2-0, akhir pekan lalu.
Unggul materi pemain, Maung Bandung tampil dominan sejak menit pertama. Pergerakan dua sayap Persib, Atep di kiri dan M. Ridwan di sisi kanan ditambah pergerakan Herman Dzumafo Epandi yang efektif dalam membuka ruang, cukup membuat kacau permainan yang dikembangkan Persepam.
Setelah beberapa kali melakukan tekanan, Persib baru berhasil membobol gagal gawang Persepam yang dikawal Galih Firmansyah pada menit 26. Memaksimalkan umpan Dzumafo, Atep berhasil mengecoh Galih untuk membawa Persib unggul 1-0. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Hanya empat menit setelah kickoff babak kedua, Kenji Adachihara menggandakan keunggulan Persib melalui sundulan kepala memaksimalkan umpan Jajang Sukmara. Georges Parfait Mbida Messi akhirnya melengkapi kemenangan Persib menjadi 3-0 lewat tandukan kepala pada menit ke-66.
Unggul tiga gol, pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman melakukan sejumlah perubahan pemain dan menurunkan tempo permainan. Kondisi itu dimanfaatkan para pemain Persepam untuk memperkecil ketertinggalan.
Namun upaya tim yang baru promosi ke Indonesia Super League (ISL) tersebut selalu mampu dimentahkan barisan pertahan Persib termasuk oleh kiper muda Shahar Ginanjar yang kembali tampil apik mengawal gawang Persib.
Seusai pertandingan pelatih Djadjang Nurdjaman mengungkapkan puas karena kemenangan atas Persepam kian membuka jalan bagi Maung Bandung menuju semifinal. Meski begitu, Djadjang tetap mengkritisi kinerja anak buahnya yang dinilai kurang begitu maksimal dalam melakukan penyelesaian akhir.
''Kalau melihat pada jumlah peluang yang didapat seharusnya kita bisa mencetak lebih dari tiga gol. Tapi bagaimanapun juga kita harus tetap puas dan mensyukuri kemenangan kali ini yang tentu saja diraih berkat kerja keras para pemain,” ujar Djadjang.
Pada laga ini sendiri Djadjang memenuhi janjinya untuk melakukan rotasi pemain. Beberapa pemain inti seperti Asri Akbar dan Firman Utina pada laga kemerin disimpan di bangku cadangan. Perang keduanya digantikan Hariono dan Kenji.
Pada pertandingan terakhir melawan Persidafon, Rabu (5/12) besok, Djadjang mengungkapkan tidak akan melakukan banyak perubahan untuk bisa kembali meraih poin penuh. ''Kita harus memenangkan pertandingan karena kita juga harus bisa safe dengan memenangkan semua pertandingan termasuk lawan Persidafon nanti. Bukan berarti kita menganggap remeh mereka, sebab kita juga harus mewaspadai kekuatan mereka,” terang Djadjang.
Sementara itu pelatih Persepam, Mustaqim mengungkapkan timnya kalah kelas dari Persib. Karena itu, menurutnya wajar jika timnya kalah dari tim yang memiliki materi pemain cukup baik seperti Persib. ''Sejak awal sudah kita perkirakan, kelas kita berada di bawah Persib,” tandas Mustaqim.
(aww)