Messi tolak dikatakan diktator
Selasa, 04 Desember 2012 - 16:03 WIB
Messi tolak dikatakan diktator
A
A
A
Sindonews.com - Penyerang Barcelona Lionel Messi menolak anggapan apabila bakat luara biasa yang dimilikinya telah membuat pemain timnas Argentina itu menjadi sosok yang sombong di klub berjuluk La Blaugrana itu. Messi sebelumnya dituding sebagai diktator, pasalnya ia kerap terlibar pertengkaran dengan rekan satu timnya di lapangan. Menanggapi hal itu Messi membantah tudungan tersebut dan mengatakan dirinya bisa bekerja sama dengan tim.
Messi yang tampil impresif baik di Liga Champions maupun di kompetisi La Liga sejak awal musim 2012/2013 ini mampu membawa timnya memuncaki klasemen sementara La Liga dan meloloskan tim asal Catalan itu ke babak 16 besar Liga Champions. Performa baiknya justru menimbulkan tudingan apabila pemain berusia 25 tahun itu terlalu mengatur rekan-rekan setimnya.
"Di sini di Barcelona, saya telah benar-benar belajar bermain sebagai sebuah tim. Dalam skuad Barca saya telah belajar banyak karena mereka memiliki gaya permainan yang berbeda. Saya datang dari Argentina di mana saya melakukan apapun yang saya suka. Biasanya berlari dan hal-hal seperti itu. Di sini, saya belajar untuk bermain dalam sebuah tim," terang Messi seperti dilansir Soccerway, Selasa (4/12/2012).
"Saya bukan diktator. Saya tidak peduli apa yang orang katakan. Rekan-rekan setim saya tahu saya bukan orang seperti itu, mereka tahu benar seperti apa saya," sambung pemain yang selangkah lagi akan mengalahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam setahun itu.
Messi yang sebelumnya menambah perolehan golnya usai mencetak dua gol atas kemenangan 5-1 dari Athletic Bilbao pada akhir pekan kemarin, membuat pemain Argentina itu hanya membutuhkan satu gol lagi untuk mengalahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu tahun yang dipegang oleh legenda Jerman Gerd Muller dengan 85 gol.
"Saya berterima kasih untuk itu dan saya menghargai semuanya, tapi saya adalah kritikus yang sulit bagi diri sendiri. Saya tahu kapan ketika belum melakukan hal yang baik maupun saat melakukan kesalahan. Tetapi saat ini saya hanya mencoba untuk meningkatkan kemampuan saya," tandasnya.
Messi yang tampil impresif baik di Liga Champions maupun di kompetisi La Liga sejak awal musim 2012/2013 ini mampu membawa timnya memuncaki klasemen sementara La Liga dan meloloskan tim asal Catalan itu ke babak 16 besar Liga Champions. Performa baiknya justru menimbulkan tudingan apabila pemain berusia 25 tahun itu terlalu mengatur rekan-rekan setimnya.
"Di sini di Barcelona, saya telah benar-benar belajar bermain sebagai sebuah tim. Dalam skuad Barca saya telah belajar banyak karena mereka memiliki gaya permainan yang berbeda. Saya datang dari Argentina di mana saya melakukan apapun yang saya suka. Biasanya berlari dan hal-hal seperti itu. Di sini, saya belajar untuk bermain dalam sebuah tim," terang Messi seperti dilansir Soccerway, Selasa (4/12/2012).
"Saya bukan diktator. Saya tidak peduli apa yang orang katakan. Rekan-rekan setim saya tahu saya bukan orang seperti itu, mereka tahu benar seperti apa saya," sambung pemain yang selangkah lagi akan mengalahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam setahun itu.
Messi yang sebelumnya menambah perolehan golnya usai mencetak dua gol atas kemenangan 5-1 dari Athletic Bilbao pada akhir pekan kemarin, membuat pemain Argentina itu hanya membutuhkan satu gol lagi untuk mengalahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu tahun yang dipegang oleh legenda Jerman Gerd Muller dengan 85 gol.
"Saya berterima kasih untuk itu dan saya menghargai semuanya, tapi saya adalah kritikus yang sulit bagi diri sendiri. Saya tahu kapan ketika belum melakukan hal yang baik maupun saat melakukan kesalahan. Tetapi saat ini saya hanya mencoba untuk meningkatkan kemampuan saya," tandasnya.
(akr)