Target baru PSPS Pekanbaru di Inter Island Cup
Selasa, 04 Desember 2012 - 22:27 WIB
Target baru PSPS Pekanbaru di Inter Island Cup
A
A
A
Sindonews.com - PSPS Pekanbaru yang menjadi salah satu kandidat di Inter Island Cup 2012 Grup A mengubah target. Mereka menyatakan tak berambisi menjuarai ajang pramusim ini. Namun, partisipasi tim mereka lebih kepada untuk pemantapan tim menuju musim 2013.
Pernyataan tersebut diungkapkan manajer PSPS Pekanbaru, Boy Sabirin, terkait target Askar Betuah-julukan PSPS Pekanbaru di Inter Island Cup tahun ini. ''Tidak ada target khusus, di Inter Island Cup ini, kita hanya fokus pada persiapan menuju musim kompetisi 2013. Tapi kami juga tentu menginginkan hasil terbaik,” ungkapnya.
Bagi manajemen PSPS sendiri, even pra musim ini langsung dimanfaatkan pihaknya sebagai pertandingan ujicoba tim, sekaligus proses seleksi untuk pemain-pemain asing yang ingin direkrut. Terlebih, PSPS sendiri akan melakoni musim depan dengan menampilkan wajah-wajah baru.
''Kita juga kan masih dalam proses pembentukan tim, sebelum terjun langsung ke ISL. Bahkan dalam tim sendiri banyak pemain baru, yang mencapai 80%,” sambungnya.
Pasca ditinggal pemain-pemain bintangnya seperti Herman Dzumafo, Agus Cima, Ali Khadaffi, Zainal Arif lantaran masalah keuangan, manajemen PSPS tetap menjalankan kekuatannya meski dengan pemain yang bisa dinilai bukan bintang kelas satu.
''Kalau masalah finansial, sudah tidak ada persoalan lagi. Karena PT Liga Indonesia telah mengambil alih masalah krisis tahun kemarin. Sedangkan untuk penjaga gawang yang rencana akan mengambil Markus Horizon, ternyata kami tidak berjodoh,” tandasnya, seraya menambahkan seluruh pemain akan tiba di Palembang malam ini dengan membawa 28 orang termasuk offisial dan memilih menginap di Wisma Atlet Komplek Jakabaring Sport City.
Sementara terpisah, pelatih kepala Sriwijaya FC (SFC), Kas Hartadi mengatakan sisa latihan beberapa hari ini tentu akan dimaksimalkan dengan sebaik mungkin. Terhadap kondisi anak asuhnya, pria yang akrab disapa Mas Kas ini menuturkan semua dalam kondisi siap tempur. Kecuali kondisi Aliyudin yang diharuskan menjalani operasi ligamen lutut kanan dan butuh waktu pemulihan minimal 1,5 bulan.
''Dia (Aliyudin) Sabtu (1/12) lalu sudah ke Jakarta untuk menjalani operasi. Langkah ini cukup tepat, karena terapi yang dilakukan selama satu bulan terakhir, tidak mampu membuat kondisi Aliyudin membaik,” katanya.
Sang nakhoda sendiri, tidak terlalu merisaukan dengan hilangnya mantan stiker Persija dan Persib Bandung tersebut. Karena dalam kompisisi tim SFC, masih ada nama-nama lain yang bisa menempati posisi yang ditinggalkan Aliyudin, apakah itu M Fakhrudin, Tantan, Sultan Samma, atau pemain muda Khoirul Huda.
''Sultan Samma biasanya saya mainkan di sayap kanan dan Aliyudin di sayap kiri. Selama TC di Solo, M Fakhrudin bisa bermain bagus,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut diungkapkan manajer PSPS Pekanbaru, Boy Sabirin, terkait target Askar Betuah-julukan PSPS Pekanbaru di Inter Island Cup tahun ini. ''Tidak ada target khusus, di Inter Island Cup ini, kita hanya fokus pada persiapan menuju musim kompetisi 2013. Tapi kami juga tentu menginginkan hasil terbaik,” ungkapnya.
Bagi manajemen PSPS sendiri, even pra musim ini langsung dimanfaatkan pihaknya sebagai pertandingan ujicoba tim, sekaligus proses seleksi untuk pemain-pemain asing yang ingin direkrut. Terlebih, PSPS sendiri akan melakoni musim depan dengan menampilkan wajah-wajah baru.
''Kita juga kan masih dalam proses pembentukan tim, sebelum terjun langsung ke ISL. Bahkan dalam tim sendiri banyak pemain baru, yang mencapai 80%,” sambungnya.
Pasca ditinggal pemain-pemain bintangnya seperti Herman Dzumafo, Agus Cima, Ali Khadaffi, Zainal Arif lantaran masalah keuangan, manajemen PSPS tetap menjalankan kekuatannya meski dengan pemain yang bisa dinilai bukan bintang kelas satu.
''Kalau masalah finansial, sudah tidak ada persoalan lagi. Karena PT Liga Indonesia telah mengambil alih masalah krisis tahun kemarin. Sedangkan untuk penjaga gawang yang rencana akan mengambil Markus Horizon, ternyata kami tidak berjodoh,” tandasnya, seraya menambahkan seluruh pemain akan tiba di Palembang malam ini dengan membawa 28 orang termasuk offisial dan memilih menginap di Wisma Atlet Komplek Jakabaring Sport City.
Sementara terpisah, pelatih kepala Sriwijaya FC (SFC), Kas Hartadi mengatakan sisa latihan beberapa hari ini tentu akan dimaksimalkan dengan sebaik mungkin. Terhadap kondisi anak asuhnya, pria yang akrab disapa Mas Kas ini menuturkan semua dalam kondisi siap tempur. Kecuali kondisi Aliyudin yang diharuskan menjalani operasi ligamen lutut kanan dan butuh waktu pemulihan minimal 1,5 bulan.
''Dia (Aliyudin) Sabtu (1/12) lalu sudah ke Jakarta untuk menjalani operasi. Langkah ini cukup tepat, karena terapi yang dilakukan selama satu bulan terakhir, tidak mampu membuat kondisi Aliyudin membaik,” katanya.
Sang nakhoda sendiri, tidak terlalu merisaukan dengan hilangnya mantan stiker Persija dan Persib Bandung tersebut. Karena dalam kompisisi tim SFC, masih ada nama-nama lain yang bisa menempati posisi yang ditinggalkan Aliyudin, apakah itu M Fakhrudin, Tantan, Sultan Samma, atau pemain muda Khoirul Huda.
''Sultan Samma biasanya saya mainkan di sayap kanan dan Aliyudin di sayap kiri. Selama TC di Solo, M Fakhrudin bisa bermain bagus,” pungkasnya.
(aww)