Tak 100 persen, Tomic diskors tim Davis Australia
Kamis, 06 Desember 2012 - 10:25 WIB
Tak 100 persen, Tomic diskors tim Davis Australia
A
A
A
Sindonews.com - Bernard Tomic telah diskors dari tim Piala Davis Australia yang akan bertarung pada pertandingan pertama di Taiwan pada awal tahun 2013. Tomic dikabarkan juga bisa kehilangan dukungan dana oleh Federasi Tenis Australia mulai 2013.
Seperti dilansir Age Melbourne, Kapten Piala Davis Australia, Patrick Rafter, semakin frustrasi dengan tingkah kontroversial pemain berusia 20 tahun. Rafter juga menilai, Tomic kadang kurang bersemangat jika harus tampil membela negaranya.
Bulan lalu, Tomic terlibat perkelahian dengan salah satu rekannya di sebuah penthouse. Akibatnya dia dipanggil pihak yang berwajib untuk mempertanggungjawabkan tindakannya itu. Dia juga terlibat perdebatan dengan polisi karena melanggar lalu lintas. Tomic pun pernah mengakui bahwa dirinya memang belum 100 persen bermain membela negaranya.
"Pat telah membuat keputusan awal bahwa untuk pertandingan pertama tahun depan Bernard tak akan terpilih. Sebagi tim, kami hanya ingin komitmen mereka untuk tampil 100 persen untuk negaranya. Kami hanya merasa keputusan ini harus memberikan motivasi tambahan setiap kali (Tomic) masuk ke dalam lapangan,"ujar salah satu petinggi tenis Australia, Craig Tiley.
Seperti dilansir Age Melbourne, Kapten Piala Davis Australia, Patrick Rafter, semakin frustrasi dengan tingkah kontroversial pemain berusia 20 tahun. Rafter juga menilai, Tomic kadang kurang bersemangat jika harus tampil membela negaranya.
Bulan lalu, Tomic terlibat perkelahian dengan salah satu rekannya di sebuah penthouse. Akibatnya dia dipanggil pihak yang berwajib untuk mempertanggungjawabkan tindakannya itu. Dia juga terlibat perdebatan dengan polisi karena melanggar lalu lintas. Tomic pun pernah mengakui bahwa dirinya memang belum 100 persen bermain membela negaranya.
"Pat telah membuat keputusan awal bahwa untuk pertandingan pertama tahun depan Bernard tak akan terpilih. Sebagi tim, kami hanya ingin komitmen mereka untuk tampil 100 persen untuk negaranya. Kami hanya merasa keputusan ini harus memberikan motivasi tambahan setiap kali (Tomic) masuk ke dalam lapangan,"ujar salah satu petinggi tenis Australia, Craig Tiley.
(wir)