Butuh banyak latihan, Federer korbankan Miami
Jum'at, 07 Desember 2012 - 16:45 WIB
Butuh banyak latihan, Federer korbankan Miami
A
A
A
Sindonews.com - Roger Federer dipastikan tak akan tampil di Miami Masters tahun 2013. Hal ini berkaitan dengan keputusannya untuk mengurangi pertandingan demi menjaga kondisi tubuhnya jelang Olimpiade 2016.
Federer mengaku berat untuk absen di Miami. Sebab, turnamen itu sudah dia ikuti sejak 1999 dan berhasil juara dua kali di sana.
"Miami adalah keputusan yang sulit untuk saya. Tapi saya harus mengambil waktu untuk istirahat, dan yang terpenting, saya butuh latihan. Tahun ini, saya tak menjalani latihan sama sekali,"jelas petenis nomor dua dunia itu seperti dilansir Tennis.com.
Menurut Federer, latihan sangat dibutuhkan oleh dirinya. Hal ini demi menjaga tingkat permainannya di level tertinggi. Dengan demikian ambisinya menjuarai beberapa turnamen akan tetap terjaga.
"Tahun depan kemenangan di turnamen akan lebih penting ketimbang peringkat. Itu kenapa saya butuh latihan lebih banyak tahun depan,"ungkapnya.
Namun, itu bukan berarti Federer tak ingin kembali menjadi yang terbaik di dunia. Petenis asal Swiss itu harus memenangkan dua Grand Slams dan lima dari delapan turnamen lainnya untuk kembali menjadi nomor 1 dunia, dan dia mengakui itu sulit.
"Itu sulit. Tapi saya senang untuk menghadapi tantangan dan saya akan memberikan semuanya yang saya punya,"ia mengakhiri.
Federer mengaku berat untuk absen di Miami. Sebab, turnamen itu sudah dia ikuti sejak 1999 dan berhasil juara dua kali di sana.
"Miami adalah keputusan yang sulit untuk saya. Tapi saya harus mengambil waktu untuk istirahat, dan yang terpenting, saya butuh latihan. Tahun ini, saya tak menjalani latihan sama sekali,"jelas petenis nomor dua dunia itu seperti dilansir Tennis.com.
Menurut Federer, latihan sangat dibutuhkan oleh dirinya. Hal ini demi menjaga tingkat permainannya di level tertinggi. Dengan demikian ambisinya menjuarai beberapa turnamen akan tetap terjaga.
"Tahun depan kemenangan di turnamen akan lebih penting ketimbang peringkat. Itu kenapa saya butuh latihan lebih banyak tahun depan,"ungkapnya.
Namun, itu bukan berarti Federer tak ingin kembali menjadi yang terbaik di dunia. Petenis asal Swiss itu harus memenangkan dua Grand Slams dan lima dari delapan turnamen lainnya untuk kembali menjadi nomor 1 dunia, dan dia mengakui itu sulit.
"Itu sulit. Tapi saya senang untuk menghadapi tantangan dan saya akan memberikan semuanya yang saya punya,"ia mengakhiri.
(wir)