Nadal bicara soal lututnya
Senin, 10 Desember 2012 - 10:27 WIB
Nadal bicara soal lututnya
A
A
A
Sindonews.com - Rafael Nadal akhirnya mengungkapkan fakta di balik cedera panjang yang memaksanya banyak absen di musim 2012. Cedera lutut yang memaksanya harus takluk dari Lukas Rosol di Wimbledon 2012 ternyata sudah lama dia rasakan.
Dalam wawancara dengan Diario de Mallorca, Nadal mengatakan bahwa dirinya pertama kali merasakan sakit pada lututnya saat bertanding di Indian Wells, Maret lalu. Rasa sakit itu semakin terasa saat dirinya terpaksa mundur ketika menghadapi Andy Murray di Miami. Puncaknya terjadi di Wimbledon. Cedera itu semakin parah dan memaksanya harus takluk dari Rosol.
Nadal mengaku dirinya mengambil risiko untuk tampil di Wimbledon. Dia juga tak terkejut akhirnya kalah dari Rosol karena hanya berlatih satu jam, itu pun tanpa berlari.
"Itu sangat buruk, dan saya sedang bermain dengan lutut yang terluka. Anda selalu berpikir bisa melakukannya, tapi itu tak mungkin. Meskipun saya sudah melakukan yang terbaik,"ujar Nadal.
Nadal kemudian menolak membandingkan kekalahannya dari Rosol dengan saat dirinya takluk dari Robin Soderling di Prancis Terbuka 2009.
"Tak ada titik perbandingan. Keduanya memiliki kesamaan, lutut saya sedang buruk, tapi saya bisa bersaing di Roland Garros. Di Wimbledon, tidak. Kekalahan Rosol seperti kematian yang diramalkan untuk saya,"jelasnya.
Dalam wawancara dengan Diario de Mallorca, Nadal mengatakan bahwa dirinya pertama kali merasakan sakit pada lututnya saat bertanding di Indian Wells, Maret lalu. Rasa sakit itu semakin terasa saat dirinya terpaksa mundur ketika menghadapi Andy Murray di Miami. Puncaknya terjadi di Wimbledon. Cedera itu semakin parah dan memaksanya harus takluk dari Rosol.
Nadal mengaku dirinya mengambil risiko untuk tampil di Wimbledon. Dia juga tak terkejut akhirnya kalah dari Rosol karena hanya berlatih satu jam, itu pun tanpa berlari.
"Itu sangat buruk, dan saya sedang bermain dengan lutut yang terluka. Anda selalu berpikir bisa melakukannya, tapi itu tak mungkin. Meskipun saya sudah melakukan yang terbaik,"ujar Nadal.
Nadal kemudian menolak membandingkan kekalahannya dari Rosol dengan saat dirinya takluk dari Robin Soderling di Prancis Terbuka 2009.
"Tak ada titik perbandingan. Keduanya memiliki kesamaan, lutut saya sedang buruk, tapi saya bisa bersaing di Roland Garros. Di Wimbledon, tidak. Kekalahan Rosol seperti kematian yang diramalkan untuk saya,"jelasnya.
(wir)