Kota Bandung tes parameter atlet disabel
Senin, 10 Desember 2012 - 20:32 WIB
Kota Bandung tes parameter atlet disabel
A
A
A
Sindonews.com - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung akan melakukan tes parameter atletnya pada awal tahun 2013. Program tersebut dilakukan dengan tujuan NPCI bisa melihat potensi para atlet yang nantinya bisa mengikuti tes tim bayangan untuk menjadi tim bayangan Pekan Olahraga Penyandang Cacat Daerah (Peparda) tahun 2014 di Kab. Bekasi.
"Tes parameter ini bukan untuk seleksi tim bayangan. Tapi untuk mengetahui kemampuan para atlet hingga bisa diketahui siapa saja yang bisa mengikuti tes tim bayangan. Bisa dibilang kegiatan ini tes praseleksi tim bayangan," kata Ketua NPCI Kota Bandung, Adik Fachroji.
Dia menuturkan, tes parameter itu juga dilakukan sebagai evaluasi terhadap hasil latihan para atletnya dalam satu tahun ini. Kegiatan itu dilaksanakan di tujuh cabor meliputi bulu tangkis, angkat berat, tenis meja, renang, atletik, dan catur. Sementara tiga cabor yang yang akan dipertandingkan di Peparda seperti Goal Ball, Bocce dan Futsal sudah dilakukan sebelumnya.
Untuk target yang ingin dicapai NPCI Kota Bandung pada Peparda 2014 nanti, Adik menegaskan, pihaknya menargetkan bisa mempertahankan gelar juara umum. Sebab, pada Peparda sebelumnya, Kota Bandung berhasil menjadi juara umum dengan meraih 71 emas.
"Pada penyelenggaraan Peparda 2010 di Bandung, kita menjadi juara umum dan meraih 71 medali emas. Jumlah yang dicapai NPCI Kota Bandung terpaut jauh dari posisi dua Kab. Kuningan yang hanya meraih 21 medali emas. Gelar juara umum ini akan kita pertahankan dalam Peparda mendatang," katanya.
Menurut Adik, daerah yang dipastikan menjadi pesaing Kota Bandung dalam Peparda nanti adalah KBB dan pastinya tuan rumah Bekasi. Namun dirinya berharap, dengan diadakannya tes parameter ini, pihaknya bisa lebih selektif memilih atlet yang berpotensi dan kembali membawa NPCI Kota Bandung meraih juara umum.
''Pesaing kita ada di Kab. Bandung Barat, dan tentunya tuan rumah. Namun kita akan persiapkan lebih matang supaya bisa mempertahankan gelar juara umum. Mudah-mudahan dengan ada tes parameter ini juga kami bisa melihat potensi-potensi atlet yang nantinya bisa meraih prestasi maksimal sehingga kita bisa menjadi juara umum kembali,” ungkapnya.
Melihat potensi para atletnya saat ini, Adik optimistis bisa meraih kembali gelar juara umum bahkan untuk lebih baik lagi daripada Peparda sebelumnya. “Menilai dari pantauan kami, saya yakin atlet-atlet kami bisa menjadi yang terbaik,” pungkasnya.
"Tes parameter ini bukan untuk seleksi tim bayangan. Tapi untuk mengetahui kemampuan para atlet hingga bisa diketahui siapa saja yang bisa mengikuti tes tim bayangan. Bisa dibilang kegiatan ini tes praseleksi tim bayangan," kata Ketua NPCI Kota Bandung, Adik Fachroji.
Dia menuturkan, tes parameter itu juga dilakukan sebagai evaluasi terhadap hasil latihan para atletnya dalam satu tahun ini. Kegiatan itu dilaksanakan di tujuh cabor meliputi bulu tangkis, angkat berat, tenis meja, renang, atletik, dan catur. Sementara tiga cabor yang yang akan dipertandingkan di Peparda seperti Goal Ball, Bocce dan Futsal sudah dilakukan sebelumnya.
Untuk target yang ingin dicapai NPCI Kota Bandung pada Peparda 2014 nanti, Adik menegaskan, pihaknya menargetkan bisa mempertahankan gelar juara umum. Sebab, pada Peparda sebelumnya, Kota Bandung berhasil menjadi juara umum dengan meraih 71 emas.
"Pada penyelenggaraan Peparda 2010 di Bandung, kita menjadi juara umum dan meraih 71 medali emas. Jumlah yang dicapai NPCI Kota Bandung terpaut jauh dari posisi dua Kab. Kuningan yang hanya meraih 21 medali emas. Gelar juara umum ini akan kita pertahankan dalam Peparda mendatang," katanya.
Menurut Adik, daerah yang dipastikan menjadi pesaing Kota Bandung dalam Peparda nanti adalah KBB dan pastinya tuan rumah Bekasi. Namun dirinya berharap, dengan diadakannya tes parameter ini, pihaknya bisa lebih selektif memilih atlet yang berpotensi dan kembali membawa NPCI Kota Bandung meraih juara umum.
''Pesaing kita ada di Kab. Bandung Barat, dan tentunya tuan rumah. Namun kita akan persiapkan lebih matang supaya bisa mempertahankan gelar juara umum. Mudah-mudahan dengan ada tes parameter ini juga kami bisa melihat potensi-potensi atlet yang nantinya bisa meraih prestasi maksimal sehingga kita bisa menjadi juara umum kembali,” ungkapnya.
Melihat potensi para atletnya saat ini, Adik optimistis bisa meraih kembali gelar juara umum bahkan untuk lebih baik lagi daripada Peparda sebelumnya. “Menilai dari pantauan kami, saya yakin atlet-atlet kami bisa menjadi yang terbaik,” pungkasnya.
(aww)