Chris John tertantang kalahkan Marquez (lagi)
Senin, 10 Desember 2012 - 20:52 WIB
Chris John tertantang kalahkan Marquez (lagi)
A
A
A
Sindonews.com - Pasca kemenangan KO yang ditorehkan Juan Manuel Marquez atas Manny Pacquiao, Minggu pagi (9/12), mengusik super champion kelas bulu WBA dari Indonesia, Chris John, Petinju berjuluk sang Naga itu penasaran untuk kembali bertarung dengan Marquez. Keinginan itu timbul setelah pelatih Chris John, Craig Christian, dan promotor Angelo Hyder menghubunginya, terkait kemungkinan pertarungan kedua melawan Marquez. "Kenapa tidak?," jawab Chris John.
Chris John menyatakan tidak keberatan bertarung dengan Marquez dalam perebutan gelar yang kini disandangnya. "Saya pernah mengalahkan Marquez, dan saya akan menundukkannya lagi, saya ingin bertarung," kata petinju berusia 33 tahun tersebut, sebagaimana dikutip Fight News, Senin (10/12).
Jika pertarungan melawan Marquez benar-benar digelar, Chris John ingin menghadapinya di Marina Bay Sands, Singapura. "Saya berharap mereka (Craig dan Hyder) bisa membawa Marquez ke Singapura. Marina Bay Sands merupakan tempat yang bagus yang pernah saya singgahi untuk bertinju."
Petinju tak terkalahkan ini pun menyadari bahwa Marquez merupakan petinju yang sangat bagus, dan berhasil merobohkan Pacquiao dengan satu pukulan telak. Namun, bagaimanapun juga Chris John pernah mengalahkannya saat bertarung di kelas bulu di Tenggarong, Indonesia, pada 4 Maret 2006. "Saya seorang petinju yang jauh lebih baik dan saya memiliki kecepatan dan skill yang lebih baik dibanding Marquez," sesumbarnya.
"Saya akan melawan Marquez di kelas manapun, karena itu akan menjadi pertarungan dengan bayaran yang besar. Saya sudah berada di kelas bulu selama karir saya, karena saya ingin memecahkan rekor pemegang juara kelas bulu terlama," papar petinju yang mengumpulkan 48 kemenangan (22KO) dan dua kali imbang.
Sang promotor, Hyder, pun mendukung Chris John untuk bertarung dengan Marquez di tempat yang netral seperti di Singapura. "Marquez dan timnya selalu tidak mau menerima hasil keputusan duel tahun 2006, meskipun semua tiga hakim memberikan angkanya untuk Chris. Dan bertemu di tempat netral seperti Singapura bisa membantu membuat duel bakal terlaksana. Kami akan mendekati mereka dan mencoba untuk mendapatkan pertarungan karena ini duel ini masih belum tuntas."
Sementara itu, Craig Christian mengungkapkan bahwa tidak ada yang bisa mengalahkan Chris John dalam mengumpulkan poin. "Chris John adalah master tinju dan Marquez menyadari hal itu," kata Craig.
"Manny Pacquio telah kehilangan rasa laparnya dan Chris John masih sangat lapar. Tanpa ragu Chris adalah petinju paling terampil di dunia. Ini akan menjadi pertarungan besar tetapi Chris akan mengalahkannya (Marquez) lagi," lanjutnya.
Chris John menyatakan tidak keberatan bertarung dengan Marquez dalam perebutan gelar yang kini disandangnya. "Saya pernah mengalahkan Marquez, dan saya akan menundukkannya lagi, saya ingin bertarung," kata petinju berusia 33 tahun tersebut, sebagaimana dikutip Fight News, Senin (10/12).
Jika pertarungan melawan Marquez benar-benar digelar, Chris John ingin menghadapinya di Marina Bay Sands, Singapura. "Saya berharap mereka (Craig dan Hyder) bisa membawa Marquez ke Singapura. Marina Bay Sands merupakan tempat yang bagus yang pernah saya singgahi untuk bertinju."
Petinju tak terkalahkan ini pun menyadari bahwa Marquez merupakan petinju yang sangat bagus, dan berhasil merobohkan Pacquiao dengan satu pukulan telak. Namun, bagaimanapun juga Chris John pernah mengalahkannya saat bertarung di kelas bulu di Tenggarong, Indonesia, pada 4 Maret 2006. "Saya seorang petinju yang jauh lebih baik dan saya memiliki kecepatan dan skill yang lebih baik dibanding Marquez," sesumbarnya.
"Saya akan melawan Marquez di kelas manapun, karena itu akan menjadi pertarungan dengan bayaran yang besar. Saya sudah berada di kelas bulu selama karir saya, karena saya ingin memecahkan rekor pemegang juara kelas bulu terlama," papar petinju yang mengumpulkan 48 kemenangan (22KO) dan dua kali imbang.
Sang promotor, Hyder, pun mendukung Chris John untuk bertarung dengan Marquez di tempat yang netral seperti di Singapura. "Marquez dan timnya selalu tidak mau menerima hasil keputusan duel tahun 2006, meskipun semua tiga hakim memberikan angkanya untuk Chris. Dan bertemu di tempat netral seperti Singapura bisa membantu membuat duel bakal terlaksana. Kami akan mendekati mereka dan mencoba untuk mendapatkan pertarungan karena ini duel ini masih belum tuntas."
Sementara itu, Craig Christian mengungkapkan bahwa tidak ada yang bisa mengalahkan Chris John dalam mengumpulkan poin. "Chris John adalah master tinju dan Marquez menyadari hal itu," kata Craig.
"Manny Pacquio telah kehilangan rasa laparnya dan Chris John masih sangat lapar. Tanpa ragu Chris adalah petinju paling terampil di dunia. Ini akan menjadi pertarungan besar tetapi Chris akan mengalahkannya (Marquez) lagi," lanjutnya.
(nug)