Undian lempar koin loloskan Singo Edan
Rabu, 12 Desember 2012 - 21:45 WIB
Undian lempar koin loloskan Singo Edan
A
A
A
Sindonews.com - Arema ISL akhirnya berhak mewakili Grup C ke babak semifinal Inter Island Cup (IIC) 2012 setelah melalui proses undian. Perangkat pertandingan menentukan juara grup melalui undian setelah Arema dan Persipura mencatat produktivitas sekaligus head to head yang sama persis.
Pada laga Rabu (12/12) malam, Persipura hanya menang 1-0 atas Persela Lamongan via gol penalti Ian Louis Kabes. Sebelumnya Arema mengalahkan Persiwa Wamena juga dengan skor sama. Secara produktivitas, Arema dan Persipura mencetak empat gol dan kebobolan satu gol.
Setelah pertandingan antara Persipura kontra Persela Lamongan, dilakukan undian lempar koin untuk menentukan siapa yang lolos mewakili Grup C. Akhirnya Singo Edan lebih beruntung dan bakal menghadapi Sriwijaya FC di babak semifinal nanti.
"Kami tidak kalah, hanya kurang beruntung. Penentuan lolos-tidaknya tim melalui undian memang agak kurang enak bagi pihak yang tidak beruntung. Tapi begitulah aturannya dan kami telah memberikan seluruh kemampuan terbaik," ujar Asisten Pelatih Persipura Mettu Duaramury.
Laga antara Persipura kontra Persela sendiri tak berbeda dengan laga antara Arema versus Persiwa. Persipura sangat berambisi mencetak lebih dari satu gol untuk mengungguli produktifitas Arema. Namun Persela bukan lawan yang mau menyerah begitu saja.
Belasan peluang Mutiara Hitam gagal dikonversikan menjadi gol, kecuali eksekusi Ian Louis Kabes di pertengahan babak pertama. Persela juga berupaya melakukan perlawanan dan sempat menciptakan sejumlah ancaman melalui Samsul Arif, Mario Costas dan Gustavo Lopez.
Walau sering tertekan, bisa dibilang penampilan malam itu merupakan laga terbaik Laskar Joko Tingkir dibanding dua laga sebelumnya. Mulai mapannya performa Persela inilah yang menjadikan misi Persipura menambah gol semakin sulit.
Satu hal yang patut menjadi catatan Pelatih Persela Gomes de Oliviera adalah ketidakmampuan menciptakan gol di event pra musim ini. Dari tiga laga, Persela kebobolan empat gol dan tidak sempat menemukan jala lawan. "Ini (produktifitas) kelemahan terbesar dan akan kami benahi," cetus Gomes.
Pada laga Rabu (12/12) malam, Persipura hanya menang 1-0 atas Persela Lamongan via gol penalti Ian Louis Kabes. Sebelumnya Arema mengalahkan Persiwa Wamena juga dengan skor sama. Secara produktivitas, Arema dan Persipura mencetak empat gol dan kebobolan satu gol.
Setelah pertandingan antara Persipura kontra Persela Lamongan, dilakukan undian lempar koin untuk menentukan siapa yang lolos mewakili Grup C. Akhirnya Singo Edan lebih beruntung dan bakal menghadapi Sriwijaya FC di babak semifinal nanti.
"Kami tidak kalah, hanya kurang beruntung. Penentuan lolos-tidaknya tim melalui undian memang agak kurang enak bagi pihak yang tidak beruntung. Tapi begitulah aturannya dan kami telah memberikan seluruh kemampuan terbaik," ujar Asisten Pelatih Persipura Mettu Duaramury.
Laga antara Persipura kontra Persela sendiri tak berbeda dengan laga antara Arema versus Persiwa. Persipura sangat berambisi mencetak lebih dari satu gol untuk mengungguli produktifitas Arema. Namun Persela bukan lawan yang mau menyerah begitu saja.
Belasan peluang Mutiara Hitam gagal dikonversikan menjadi gol, kecuali eksekusi Ian Louis Kabes di pertengahan babak pertama. Persela juga berupaya melakukan perlawanan dan sempat menciptakan sejumlah ancaman melalui Samsul Arif, Mario Costas dan Gustavo Lopez.
Walau sering tertekan, bisa dibilang penampilan malam itu merupakan laga terbaik Laskar Joko Tingkir dibanding dua laga sebelumnya. Mulai mapannya performa Persela inilah yang menjadikan misi Persipura menambah gol semakin sulit.
Satu hal yang patut menjadi catatan Pelatih Persela Gomes de Oliviera adalah ketidakmampuan menciptakan gol di event pra musim ini. Dari tiga laga, Persela kebobolan empat gol dan tidak sempat menemukan jala lawan. "Ini (produktifitas) kelemahan terbesar dan akan kami benahi," cetus Gomes.
(aww)