Atep sambut positif inkonsistensi PT Liga
Kamis, 13 Desember 2012 - 12:57 WIB
Atep sambut positif inkonsistensi PT Liga
A
A
A
Sindonews.com – Laga semifinal Inter Island Cup (IIC) 2012 antara Persib Bandung dan Persisam Samarinda dipastikan akan berlangsung di tempat netral, tepatnya Stadion Manahan, Solo, Minggu (16/12) nanti.
Perubahan sistem pertandingan dari laga home and away ke sistem knockout sebenarnya bukan kali ini saja dilakukan operator penyelenggara turnamen, PT Liga Indonesia. Inkonsistensi PT Liga cukup disayangkan karena sudah cukup untuk membuat klub semifinalis kebingungan.
Sebelum IIC dilaksanakan, dalam draft jadwal yang disusun, PT Liga menetapkan sistem pertandingan semifinal dilaksanakan satu kali. Namun, kebijakan tersebut mengalami perubahan pada Rabu (5/12) yang lalu, dan menetapkan sistem home and away di fase semifinal. Sebelum kemudian mengembalikannya ke format sekali pertandingan.
Terlepas dari kontroversi seputar penetapan sistem dan tanggal pelaksanaan pertandingan. Kapten Persib, Atep, merasa senang karena laga kontra Persisam hanya digelar satu pertandingan di tempat netral dan tidak jadi dilaksanakan dengan home and away. “Ini keuntungan buat kita, karena secara fisik juga tidak akan membuat kita menjadi kelelahan. Apalagi semifinal dan final dilakukan di tempat yang sama. Ini harus benar-benar dimanfaatkan,” ungkap Atep di sela acara silaturahmi yang dilaksanakan di kediaman Manajer Persib Umuh Muchtar di Tanjungsari, Sumedang, kemarin (12/12).
Pemilik nomor punggung 7 ini mengaku, dia bersama rekan-rekannya siap merebut juara IIC 2012. Terlebih, menurutnya, permainan Persib terus menujukkan peningkatan yang bagus, kendati masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi. “Saya optimistis saja, kita bisa merebut juara IIC, apalagi kekompakkan dan kerjasama tim sudah ada peningkatan. Tinggal memperbaiki kekurangan-kekurangannya saja. Itu akan terus diperbaiki sambil berjalan. Tapi saya tetap optimis,” tandas Atep.
Perubahan sistem pertandingan dari laga home and away ke sistem knockout sebenarnya bukan kali ini saja dilakukan operator penyelenggara turnamen, PT Liga Indonesia. Inkonsistensi PT Liga cukup disayangkan karena sudah cukup untuk membuat klub semifinalis kebingungan.
Sebelum IIC dilaksanakan, dalam draft jadwal yang disusun, PT Liga menetapkan sistem pertandingan semifinal dilaksanakan satu kali. Namun, kebijakan tersebut mengalami perubahan pada Rabu (5/12) yang lalu, dan menetapkan sistem home and away di fase semifinal. Sebelum kemudian mengembalikannya ke format sekali pertandingan.
Terlepas dari kontroversi seputar penetapan sistem dan tanggal pelaksanaan pertandingan. Kapten Persib, Atep, merasa senang karena laga kontra Persisam hanya digelar satu pertandingan di tempat netral dan tidak jadi dilaksanakan dengan home and away. “Ini keuntungan buat kita, karena secara fisik juga tidak akan membuat kita menjadi kelelahan. Apalagi semifinal dan final dilakukan di tempat yang sama. Ini harus benar-benar dimanfaatkan,” ungkap Atep di sela acara silaturahmi yang dilaksanakan di kediaman Manajer Persib Umuh Muchtar di Tanjungsari, Sumedang, kemarin (12/12).
Pemilik nomor punggung 7 ini mengaku, dia bersama rekan-rekannya siap merebut juara IIC 2012. Terlebih, menurutnya, permainan Persib terus menujukkan peningkatan yang bagus, kendati masih terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi. “Saya optimistis saja, kita bisa merebut juara IIC, apalagi kekompakkan dan kerjasama tim sudah ada peningkatan. Tinggal memperbaiki kekurangan-kekurangannya saja. Itu akan terus diperbaiki sambil berjalan. Tapi saya tetap optimis,” tandas Atep.
(nug)