FA nilai sanksi UEFA ke Serbia terlalu ringan
Jum'at, 14 Desember 2012 - 06:03 WIB
FA nilai sanksi UEFA ke Serbia terlalu ringan
A
A
A
Sindonews.com - Sekjen Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), Alex Horne kecewa dengan keputusan UEFA yang hanya memberikan denda sebesar USD80.000 serta sanksi. Dia menilai ini masih jauh dari apa yang dirasakan para pemain tim nasional (Inggris) ketika tim besutan Stuart Pearce mendapatkan pelecehan rasisme dari pemain Serbia U-21 serta tindakan kekerasan usai pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2013, pada 16 Oktober 2012 lalu.
"Kami kecewa dengan sanksi yang diberikan oleh UEFA kepada pemain serta staff Serbia U-21, sehubungan dengan perilaku rasis yang ditampilkan terhadap para pemain Inggris," kata Horne seperti dilansir SportsMole, Jumat (14/12/2012).
Sebelumnya selain denda, sanksi juga diberikan kepada pemain serta staf pelatih Serbia, diantaranya Goran Causic (larangan tampil empat pertandingan), Ognjen Mudrinski (tiga pertandingan), Filip Malbasic (tiga pertandingan) dan Nikola Ninkovic (dua pertandingan).
Sanksi tersebut jauh lebih ringan dibandingkan yang diterima dua staff pelatih yakni Andreja Milunovic (pelatih fisik) dan Predrag Katic (asisten pelatih), dimana keduanya mendapatkan larangan keras untuk tidak membela sepakbola Serbia selama dua tahun.
"Mari diperjelas, rasisme tidak dapat diterima dalam bentuk apapun, bahkan dalam dunia sepakbola. Ini sangat menyedihkan dan kami tidak percaya sanksi yang dijatuhkan UEFA akan memberikan efek jera kepada seluruh tim baik klub maupun timnas," pungkasnya.
FA sendiri berniat akan mengajukan banding atas larangan tampil pemain U-21 tim nasional (Inggris) yakni Steven Caulker (dua pertandingan) dan Thomas Ince (satu pertandingan) yang mendapatkan sanksi dari UEFA.
"Kami kecewa dengan sanksi yang diberikan oleh UEFA kepada pemain serta staff Serbia U-21, sehubungan dengan perilaku rasis yang ditampilkan terhadap para pemain Inggris," kata Horne seperti dilansir SportsMole, Jumat (14/12/2012).
Sebelumnya selain denda, sanksi juga diberikan kepada pemain serta staf pelatih Serbia, diantaranya Goran Causic (larangan tampil empat pertandingan), Ognjen Mudrinski (tiga pertandingan), Filip Malbasic (tiga pertandingan) dan Nikola Ninkovic (dua pertandingan).
Sanksi tersebut jauh lebih ringan dibandingkan yang diterima dua staff pelatih yakni Andreja Milunovic (pelatih fisik) dan Predrag Katic (asisten pelatih), dimana keduanya mendapatkan larangan keras untuk tidak membela sepakbola Serbia selama dua tahun.
"Mari diperjelas, rasisme tidak dapat diterima dalam bentuk apapun, bahkan dalam dunia sepakbola. Ini sangat menyedihkan dan kami tidak percaya sanksi yang dijatuhkan UEFA akan memberikan efek jera kepada seluruh tim baik klub maupun timnas," pungkasnya.
FA sendiri berniat akan mengajukan banding atas larangan tampil pemain U-21 tim nasional (Inggris) yakni Steven Caulker (dua pertandingan) dan Thomas Ince (satu pertandingan) yang mendapatkan sanksi dari UEFA.
(akr)