Striker asing PSIS tidak sesuai selera Firmandoyo
Jum'at, 14 Desember 2012 - 15:41 WIB
Striker asing PSIS tidak sesuai selera Firmandoyo
A
A
A
Sindonews.com - Kebutuhan pemain asing untuk mengisi pos striker dan pos pertahanan skuad PSIS Semarang yang dibutuhkan oleh pelatih Firmandoyo hingga saat ini belum terpenuhi. Padahal sang arsitek sangat membutuhkan dua legiun asing untuk mempertajam serangan dan memperkuat sektor pertahanan.
Sejumlah pemain asing sudah pernah merapat seperti Han Ji Ho asal Korea, Onyekachukwu Aloso, Viktor Rodrigues da Silva Nelson asal Uruguay dan Steven Arnold asal Prancis. Selain itu juga ada Agustin Elie Mbom (Kamerun), Titus Johnson Junior (Liberia), dan Muhammed Ali Drame( Guinea). Namun, pemain asing yang merapat ke PSIS belum sesuai dengan selera Firmandoyo, sehingga dipulangkan.
Manajer Tim PSIS Semarang Setyo Agung Nugroho mengaku, sampai saat ini manajemen masih berusaha untuk mendatangkan pemain asing, namun memeng belum ada yang bisa didatangkan.
Menurut Agung untuk mendatangkan pemain asing, perlu dikomunikasikan terlebih dahulu dengan agen, mengenai kondisi kuangan PSIS.
''Jadi pemain asing yang datang adalah pemain yang memang sudah ada komunikasi soal harga, meski nantinya ketika sudah datang tidak cocok dengan pelatih,” katanya.
Agung menambahkan, manajemen sebenarnya juga masih menunggu keputusan dari FIFA terkait dengan kondisi sepak bola di Indonesia. Pasalnya, apabila FIFA memberikan sanksi pembekuan kepada Indonesia maka praktis Klub-klub tidak akan bisa menggunakan jasa pemain asing.
”Berdasarkan statuta FIFA, pemain asing tidak diperbolehkan merumput di Negara yang sedang mendapatkan sanksi (pembekuan) dari FIFA. Namun, meski begitu kami tetap berusaha untuk melakukan komunikasi dengan beberapa agen, supaya ketika sudah ada kepastian dari FIFA kita bisa langsung mengambil langkah,” katanya.
Agung menambahkan, saat ini juga masih menunggu undangan Manager Meeting yang akan digelar di Solo pada 21 Desember mendatang. ''Untuk undangan resminya belum datang karena waktunya juga masih lama,” katanya.
Dalam Manajer Meeting akan dibahas soal manual liga selama satu musim serta peraturan-peraturannya. Dia berharap, pada manager meeting tersebut nantinya juga dibahas mengenai pembagian grup dan jadwal pertandingan. Sehingga klub bisa mempersiapkan diri semakin matang.
”Kita berharap, sudah ada jadwal dan pembagian grup sehingga kita akan segera tahu lawan-lawan yang akan dihadapi,” imbuhnya.
Sejumlah pemain asing sudah pernah merapat seperti Han Ji Ho asal Korea, Onyekachukwu Aloso, Viktor Rodrigues da Silva Nelson asal Uruguay dan Steven Arnold asal Prancis. Selain itu juga ada Agustin Elie Mbom (Kamerun), Titus Johnson Junior (Liberia), dan Muhammed Ali Drame( Guinea). Namun, pemain asing yang merapat ke PSIS belum sesuai dengan selera Firmandoyo, sehingga dipulangkan.
Manajer Tim PSIS Semarang Setyo Agung Nugroho mengaku, sampai saat ini manajemen masih berusaha untuk mendatangkan pemain asing, namun memeng belum ada yang bisa didatangkan.
Menurut Agung untuk mendatangkan pemain asing, perlu dikomunikasikan terlebih dahulu dengan agen, mengenai kondisi kuangan PSIS.
''Jadi pemain asing yang datang adalah pemain yang memang sudah ada komunikasi soal harga, meski nantinya ketika sudah datang tidak cocok dengan pelatih,” katanya.
Agung menambahkan, manajemen sebenarnya juga masih menunggu keputusan dari FIFA terkait dengan kondisi sepak bola di Indonesia. Pasalnya, apabila FIFA memberikan sanksi pembekuan kepada Indonesia maka praktis Klub-klub tidak akan bisa menggunakan jasa pemain asing.
”Berdasarkan statuta FIFA, pemain asing tidak diperbolehkan merumput di Negara yang sedang mendapatkan sanksi (pembekuan) dari FIFA. Namun, meski begitu kami tetap berusaha untuk melakukan komunikasi dengan beberapa agen, supaya ketika sudah ada kepastian dari FIFA kita bisa langsung mengambil langkah,” katanya.
Agung menambahkan, saat ini juga masih menunggu undangan Manager Meeting yang akan digelar di Solo pada 21 Desember mendatang. ''Untuk undangan resminya belum datang karena waktunya juga masih lama,” katanya.
Dalam Manajer Meeting akan dibahas soal manual liga selama satu musim serta peraturan-peraturannya. Dia berharap, pada manager meeting tersebut nantinya juga dibahas mengenai pembagian grup dan jadwal pertandingan. Sehingga klub bisa mempersiapkan diri semakin matang.
”Kita berharap, sudah ada jadwal dan pembagian grup sehingga kita akan segera tahu lawan-lawan yang akan dihadapi,” imbuhnya.
(aww)