Pemain PSIS lupa mencetak gol
Sabtu, 15 Desember 2012 - 14:21 WIB
Pemain PSIS lupa mencetak gol
A
A
A
Sindonews.com – Hasil latihan skuad PSIS Semarang yang sudah digelar dalam beberapa minggu belakangan, ternyata belum mampu diterapkan secara maksimal, oleh para pemain.
Terbukti pada laga uji coba melawan PS Unnes yang digelar Jum’at (14/11) malam, anak-anak asuhan Firmandoyo hanya mampu bermain imbang 1-1. Padahal secara kualitas, anak-anak PS Unnes berada jauh di bawah skuad Laskar Mahesa Jenar.
Skuad yang diturunkan pun skuad terbaik yang dimiliki, seperti Catur Adi Nugroho di kipper, Rico Fernanda dan Ipan di senter bek, bek kanan Nurul Huda, bek kiri Ihsan Sania, gelandang Iswadi Dai, Saiful Amar, Imral Usman dan M.Irfan. Lini depan Roby Fajar berduet dengan Miko Ardian.
Dalam laga tersebut, anak-anak PSIS hanya mampu menyarangkan satu gol ke gawang PS Unnes melalui sundulan kepala eks pemain Persis Solo Robby Fajar yang memanfaatkan umpan matang dari geladang kanan Nurul Huda pada menit ke 15.
Hingga babap pertama usai Imral “Korea” Usman dkk, tak mampu menambah gol. Bahkan pada babak kedua, tepatnya pada menit ke 30 PS Unnes justru mampu mencetak gol melalui tendangan keras mantan pemain magang PSIS Faiza Yodhananta yang tak mampu dihalau kiper Catur Adi Nugroho.
Secara permainan anak-anak PSIS sebenarnya jauh lebih bagus, terlihat selama 90 menit pertandingan Imar dkk mampu menguasai jalannya pertandingan. Namun sayangnya, meski menguasai pertandingan, namun permainan kurang berkembang.
Pelatih PSIS Semarang Firmandoyo mengaku, meski secara permainan melihat anak asuhnya bermain cukup bagus, namun dia menyayangkan satu hal yakni anak-anak PSIS terlalu asik memainkan bola di sektor tengah dan lupa untuk mencetak gol.
“Anda lihat sendiri selama permainan, anak-anak cukup bagus, tapi meraka lupa kalau sepak bola itu juga mencetak gol untuk meraih kemenangan,” ujar pelatih PSIS Semarang Firmandoyo.
Firmandoyo mengaku dari hasil laga Uji coba perdana melawan PS Unnes, banyak hal yang perlu dibenahi. Bahkan menurutnya, setiap lini perlu pembenahan mulai dari depan, tengah dan belakang. “Semua, perlu dibenahi,” katanya.
Dikatakannya, hasil imbang yang diperoleh dalam laga uji coba perdana melawan PS Unnes akan segera dievaluasi, sebelum laga uji coba berikutnya. Menurut rencana skuad PSIS setelah melawan PS Unnes, kemudian dilanjutkan dengan PS Garuda yang akan digelar pada Kamis (20/12).
Kemudian untuk klub yang lebih matang, yakni dengan Persip Pekalongan akan digelar pada Sabtu (22/12) untuk laga kandang dan untuk Away rencanaya akan digelar Jum’at (28/12). Selain itu, sejumlah klub seperti PSS Sleman, PSIM Yogyakarta atau bahkan tim level satu Persiba Bantul, rencananya bakal dikomunikasikan untuk ditantang.
“Ada bagusnya juga laga uji coba semalam, sehingga kita mengetahui apa kelemahan kita sehingga bisa dilakukan dan pembenahan. Jika pada laga semalam kita terlalu asik ditengah maka dalam latihan besok kita akan semakin menekankan menyerang dan berani memberikan umpan-umpan kepada striker,” tandasnya.
Terbukti pada laga uji coba melawan PS Unnes yang digelar Jum’at (14/11) malam, anak-anak asuhan Firmandoyo hanya mampu bermain imbang 1-1. Padahal secara kualitas, anak-anak PS Unnes berada jauh di bawah skuad Laskar Mahesa Jenar.
Skuad yang diturunkan pun skuad terbaik yang dimiliki, seperti Catur Adi Nugroho di kipper, Rico Fernanda dan Ipan di senter bek, bek kanan Nurul Huda, bek kiri Ihsan Sania, gelandang Iswadi Dai, Saiful Amar, Imral Usman dan M.Irfan. Lini depan Roby Fajar berduet dengan Miko Ardian.
Dalam laga tersebut, anak-anak PSIS hanya mampu menyarangkan satu gol ke gawang PS Unnes melalui sundulan kepala eks pemain Persis Solo Robby Fajar yang memanfaatkan umpan matang dari geladang kanan Nurul Huda pada menit ke 15.
Hingga babap pertama usai Imral “Korea” Usman dkk, tak mampu menambah gol. Bahkan pada babak kedua, tepatnya pada menit ke 30 PS Unnes justru mampu mencetak gol melalui tendangan keras mantan pemain magang PSIS Faiza Yodhananta yang tak mampu dihalau kiper Catur Adi Nugroho.
Secara permainan anak-anak PSIS sebenarnya jauh lebih bagus, terlihat selama 90 menit pertandingan Imar dkk mampu menguasai jalannya pertandingan. Namun sayangnya, meski menguasai pertandingan, namun permainan kurang berkembang.
Pelatih PSIS Semarang Firmandoyo mengaku, meski secara permainan melihat anak asuhnya bermain cukup bagus, namun dia menyayangkan satu hal yakni anak-anak PSIS terlalu asik memainkan bola di sektor tengah dan lupa untuk mencetak gol.
“Anda lihat sendiri selama permainan, anak-anak cukup bagus, tapi meraka lupa kalau sepak bola itu juga mencetak gol untuk meraih kemenangan,” ujar pelatih PSIS Semarang Firmandoyo.
Firmandoyo mengaku dari hasil laga Uji coba perdana melawan PS Unnes, banyak hal yang perlu dibenahi. Bahkan menurutnya, setiap lini perlu pembenahan mulai dari depan, tengah dan belakang. “Semua, perlu dibenahi,” katanya.
Dikatakannya, hasil imbang yang diperoleh dalam laga uji coba perdana melawan PS Unnes akan segera dievaluasi, sebelum laga uji coba berikutnya. Menurut rencana skuad PSIS setelah melawan PS Unnes, kemudian dilanjutkan dengan PS Garuda yang akan digelar pada Kamis (20/12).
Kemudian untuk klub yang lebih matang, yakni dengan Persip Pekalongan akan digelar pada Sabtu (22/12) untuk laga kandang dan untuk Away rencanaya akan digelar Jum’at (28/12). Selain itu, sejumlah klub seperti PSS Sleman, PSIM Yogyakarta atau bahkan tim level satu Persiba Bantul, rencananya bakal dikomunikasikan untuk ditantang.
“Ada bagusnya juga laga uji coba semalam, sehingga kita mengetahui apa kelemahan kita sehingga bisa dilakukan dan pembenahan. Jika pada laga semalam kita terlalu asik ditengah maka dalam latihan besok kita akan semakin menekankan menyerang dan berani memberikan umpan-umpan kepada striker,” tandasnya.
(wbs)