Dokter tim bilang Armstrong tak konsumsi obat terlarang
Senin, 17 Desember 2012 - 18:30 WIB
Dokter tim bilang Armstrong tak konsumsi obat terlarang
A
A
A
Sindonews.com - Mantan dokter Lance Armstrong, Michele Ferrari mengomentari penggunaan doping yang telah digunakan pembalap sepeda asal Amerika Serikat itu selama memenangkan gelar juara Tour de France. Dalam pengungkapan itu, Ferrari bersikeras bahwa dia tidak pernah berurusan dengan obat-obatan terlarang.
"Saya belum pernah melihat Armstrong menggunakan doping selama saya menjabat sebagai tim medisnya. Jadi, saya belum pernah melihat bahkan mendengar jika dia telah menggunakan obat-obatan terlarang itu," akunya seperti dilansir BBC Sport, Senin (17/12/2012).
Armstrong terbukti menggunakan doping jenis erythropoietin (EPO) setelah 11 rekan setimnya membeberkan kejadian ini kepada Badan Anti Doping Amerika Serikat (USADA). Penggunaan doping ini dia lakukan ketika memenangkan gelar tujuh tahun berturut-turut Tour de France pada 1999-2005. Dalam prakteknya pembalap sepeda asal Amerika Serikat itu bekerja sama dengan manajer tim Johan Bruyneel, pelatih serta beberapa tim medis.
Dokter yang berusia 59 tahun tersebut membantah bahwa dirinya telah memberikan saran atau informasi mengenai penggunaan obat. "Armstrong tidak pernah meminta saya untuk menjelaskan informasi tentang doping. Pasalnya, hubungan saya dengan rekan sesama timnya sangat pendek dan bisa dibilang hanya sesekali bertemu. Tapi, justru saya mendapatkan tuduhan dari enam pembalap lainnya. Padahal saya tidak memiliki hubungan yang baik dengan mereka."
Sebelumnya, Uni Balap Sepeda Internasional (UCI), memberikan waktu selama tiga pekan kepada pembalap sepeda yang berusia 41 tersebut untuk mengajukan banding terkait pencabutan gelar Tour de France yang pernah diraihnya selama 14 tahun terakhir.
"Saya belum pernah melihat Armstrong menggunakan doping selama saya menjabat sebagai tim medisnya. Jadi, saya belum pernah melihat bahkan mendengar jika dia telah menggunakan obat-obatan terlarang itu," akunya seperti dilansir BBC Sport, Senin (17/12/2012).
Armstrong terbukti menggunakan doping jenis erythropoietin (EPO) setelah 11 rekan setimnya membeberkan kejadian ini kepada Badan Anti Doping Amerika Serikat (USADA). Penggunaan doping ini dia lakukan ketika memenangkan gelar tujuh tahun berturut-turut Tour de France pada 1999-2005. Dalam prakteknya pembalap sepeda asal Amerika Serikat itu bekerja sama dengan manajer tim Johan Bruyneel, pelatih serta beberapa tim medis.
Dokter yang berusia 59 tahun tersebut membantah bahwa dirinya telah memberikan saran atau informasi mengenai penggunaan obat. "Armstrong tidak pernah meminta saya untuk menjelaskan informasi tentang doping. Pasalnya, hubungan saya dengan rekan sesama timnya sangat pendek dan bisa dibilang hanya sesekali bertemu. Tapi, justru saya mendapatkan tuduhan dari enam pembalap lainnya. Padahal saya tidak memiliki hubungan yang baik dengan mereka."
Sebelumnya, Uni Balap Sepeda Internasional (UCI), memberikan waktu selama tiga pekan kepada pembalap sepeda yang berusia 41 tersebut untuk mengajukan banding terkait pencabutan gelar Tour de France yang pernah diraihnya selama 14 tahun terakhir.
(aww)