Forki Jatim usul atlet nasional tak boleh ikut PON 2016

Senin, 17 Desember 2012 - 19:14 WIB
Forki Jatim usul atlet...
Forki Jatim usul atlet nasional tak boleh ikut PON 2016
A A A
Sindonews.com - Usulan agar dilakukan pembatasan usia 22 tahun dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 dilontarkan Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Jawa Timur. Alasannya, agar atlet muda bisa lebih berkembang.

Ketua Umum Pengprov Forki Jatim Totok Lucida yang baru terpilih dalam Musda mengatakan jika dengan pembatasan usia, atlet pelatnas tidak bisa tampil di PON. ''Saya sudah bicara dengan Sekjen PB Forki, Lumban Sianipar. Dia sudah setuju atlet karate nasional tidak boleh bertanding di PON,” katanya.

Menurut Totok, even PON sudah bukan level karateka nasional. "Prestasi mereka sudah bukan di tingkat nasional, melainkan level internasional. PON harus memberikan kesempatan kepada atlet-atlet muda untuk menunjukkan prestasi. Kalau mereka terus juara PON, kapan atlet muda-nya juara, " ucapnya.

Selama ini, lanjut Totok, atlet muda kurang bisa bersinar karena terhadang para senior. "Karate beda dengan cabang olahraga lainnya. Jika atlet muda ketemu atlet nasional, mentalnya langsung jatuh. Meskipun secara kualitas tidak kalah, ” ucapnya.

Tampilnya atlet 22 tahun di PON, sekaligus sebagai upaya regenerasi. Jika aturan ini ditegakkan, maka Totok yakin Indonesia tidak akan kehabisan atlet. ''Kalau PB Forki ingin sukses di kancah internasional, maka aturan yang diterapkan harus benar-benar tepat. Pembatasan usia atlet di PON, harusnya tidak 32 tahun tapi 22 tahun. Alasannya untuk kepentingan regenerasi,” tandasnya.

Untuk itu, dalam periode kedua kepemimpinannya di FORKI Jatim, Totok akan lebih fokus dalam melakukan pembinaan atlet. Khususnya dalam memperbaiki prestasi baik ditingkat nasional maupun internasional. “Ingin teruskan agar ada regenerasi. Siapkan atlet pelapis,” kata Totok Lucida.

Perlunya penyiapan atlet pelapis lantaran tantangan Jawa Timur kedepan akan lebih berat. "Jatim tak bisa hanya mengandalkan atlet yang kemarin berprestasi untuk diturunkan lagi pada even yang akan datang," ujar pengusaha properti ini.

Disamping menyiapkan atlet pelapis, program Pengprov FORKI Jatim lain adalah meningkatkan latih tanding kepada para karateka. Khususnya karateka yang masuk dalam program puslatda KONI Jatim.

''Mulai 2013 mendatang, FORKI Jatim akan meningkatkan kejuaraan di Jawa Timur. Serta memperbanyak mengirimkan karateka Jatim di pentas kejuaraan tingkat nasional maupun internasional, " tandasnya.

Totok Lucida sendiri terpilih kembali menjadi Ketua Umum Pengprov Forki Jatim periode 2013-2017 dalam Musprov Forki Jatim yang digelar di Hotel Novotel Surabaya. Dalam forum yang dihadiri 20 pengurus pengcab dan 30 pengurus perguruan tersebut, Totok Lucida terpilih secara aklamasi.
(aww)
Berita Terkait
Dua Finalis PON XIX...
Dua Finalis PON XIX Jawa Barat dan Maluku Utara Bertemu di Group B
5 Fakta Unik PON XX...
5 Fakta Unik PON XX Papua 2021, dari Keamanan hingga Noken
7 Arena PON XX Papua...
7 Arena PON XX Papua 2021 yang Diresmikan Presiden Jokowi
Memalukan! Muktamar...
Memalukan! Muktamar XIX Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Kendari Ricuh
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
2 Partai Tinju Internasional...
2 Partai Tinju Internasional Guncang Bali Big Fight XIX
Berita Terkini
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Polygon Beri Beasiswa...
Polygon Beri Beasiswa Juara BMX Usia Dini
1 jam yang lalu
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
2 jam yang lalu
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Top Sprinter Kalahkan Haaland
4 jam yang lalu
Timnas Putri Indonesia...
Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF 2026 usai Sikat Laos 5-0
12 jam yang lalu
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
19 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved