Tim karate SEA Games 2013 komplit
Rabu, 19 Desember 2012 - 12:16 WIB
Tim karate SEA Games 2013 komplit
A
A
A
Sindonews.com - PB Forki kembali melakukan seleksi nasional (seleknas) untuk menggantikan para karateka yang menarik diri dari pelatnas. Dari 19 karateka yang dipanggil, delapan orang di antaranya terpilih mengisi formasi pelatnas SEA Games Myanmar 2013. Menurut Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Forki Djafar E Djantang, seleknas ini dilakukan untuk menambah kekosongan pelatnas.
Sebab, dari total kuota 40 orang, kini baru terisi 32 karateka menyusul pengunduran diri beberapa karateka dengan berbagai alasan seperti sekolah dan bekerja. Sebut saja di kelas kumite 55 kg putra, karateka DKI Jakarta Tebing mengundurkan diri dari pelatnas karena akan mengikuti ujian masuk kepolisian.
"Karateka yang mengundurkan diri memilih sekolah lagi atau bekerja. Jadi, kami kembali membuka seleknas untuk mengisi kekosongan. Dari 19 karateka yang dipanggil,13 orang memenuhi panggilan seleksi. Hanya delapan karateka di tujuh kelas yang akhirnya kami tarik untuk menyempurnakan komposisi pelatnas SEA Games 2013,"ujar Djafar.
Para karateka yang dipanggil tersebut berasal dari DKI Jakarta, Bali, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Jawa Barat, Aceh, Jawa Tengah, dan Papua.
Mereka rata-rata berusia kisaran 19–34 tahun. Mereka dipanggil karena memiliki kualitas yang cukup bagus di ajang-ajang nasional seperti urutan ketiga pada kelas masing-masing Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 Pekanbaru, September lalu. Yang jelas, Djafar berharap para karateka yang telah masuk formasi pelatnas mampu beradaptasi dengan metode-metode latihan yang diterapkan dalam pelatnas.
Mereka juga diminta menunjukkan performa lebih bagus dari pendahulunya setelah terpilih dalam seleksi yang dibuka Ketua Umum PB Forki Hendardji Soepandji tersebut. Djafar ,yang juga Manajer Pelatnas SEA Games, mengatakan,40 karateka tersebut merupakan jumlah 200%. Karena itu, mereka tetap akan menjadi degradasi selama mengikuti pelatnas. Sebab, setelah itu mereka akan diseleksi lagi sampai 150%, 135%, hingga 100% tim inti SEA Games 2013.
Dengan tercapainya kuota tersebut, Forki mengharapkan bisa kembali menjadi juara umum pada SEA Games 2013 Myanmar. Sebab, pada SEA Games 2011, Indonesia mampu merebut gelar juara umum dengan mengoleksi 10 medali emas. Yang jelas, Forki terus melakukan pembenahan diri demi meraih hasil maksimal pada SEA Games 2013 nanti.
Itu merupakan hasil evaluasi mereka setelah menjalani Kejuaraan Dunia Karate (WKF) di Paris, beberapa waktu lalu. Sebelum seleknas, Forki juga menggelar tes psikologis terhadap karateka dan pelatih pelatnas. Bahkan, mulai hari ini sampai besok, Forki juga menggelar Workshop Tim Pelatnas SEA Games 2013 Myanmar di Hotel Century Jakarta.
Sebab, dari total kuota 40 orang, kini baru terisi 32 karateka menyusul pengunduran diri beberapa karateka dengan berbagai alasan seperti sekolah dan bekerja. Sebut saja di kelas kumite 55 kg putra, karateka DKI Jakarta Tebing mengundurkan diri dari pelatnas karena akan mengikuti ujian masuk kepolisian.
"Karateka yang mengundurkan diri memilih sekolah lagi atau bekerja. Jadi, kami kembali membuka seleknas untuk mengisi kekosongan. Dari 19 karateka yang dipanggil,13 orang memenuhi panggilan seleksi. Hanya delapan karateka di tujuh kelas yang akhirnya kami tarik untuk menyempurnakan komposisi pelatnas SEA Games 2013,"ujar Djafar.
Para karateka yang dipanggil tersebut berasal dari DKI Jakarta, Bali, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Jawa Barat, Aceh, Jawa Tengah, dan Papua.
Mereka rata-rata berusia kisaran 19–34 tahun. Mereka dipanggil karena memiliki kualitas yang cukup bagus di ajang-ajang nasional seperti urutan ketiga pada kelas masing-masing Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 Pekanbaru, September lalu. Yang jelas, Djafar berharap para karateka yang telah masuk formasi pelatnas mampu beradaptasi dengan metode-metode latihan yang diterapkan dalam pelatnas.
Mereka juga diminta menunjukkan performa lebih bagus dari pendahulunya setelah terpilih dalam seleksi yang dibuka Ketua Umum PB Forki Hendardji Soepandji tersebut. Djafar ,yang juga Manajer Pelatnas SEA Games, mengatakan,40 karateka tersebut merupakan jumlah 200%. Karena itu, mereka tetap akan menjadi degradasi selama mengikuti pelatnas. Sebab, setelah itu mereka akan diseleksi lagi sampai 150%, 135%, hingga 100% tim inti SEA Games 2013.
Dengan tercapainya kuota tersebut, Forki mengharapkan bisa kembali menjadi juara umum pada SEA Games 2013 Myanmar. Sebab, pada SEA Games 2011, Indonesia mampu merebut gelar juara umum dengan mengoleksi 10 medali emas. Yang jelas, Forki terus melakukan pembenahan diri demi meraih hasil maksimal pada SEA Games 2013 nanti.
Itu merupakan hasil evaluasi mereka setelah menjalani Kejuaraan Dunia Karate (WKF) di Paris, beberapa waktu lalu. Sebelum seleknas, Forki juga menggelar tes psikologis terhadap karateka dan pelatih pelatnas. Bahkan, mulai hari ini sampai besok, Forki juga menggelar Workshop Tim Pelatnas SEA Games 2013 Myanmar di Hotel Century Jakarta.
(wir)