Mantan petenis dunia serukan boikot ATP
Rabu, 19 Desember 2012 - 13:28 WIB
Mantan petenis dunia serukan boikot ATP
A
A
A
Sindonews.com - Mantan petenis 10 besar dunia, Wayne Ferreira, mengajak para petenis untuk memboikot Asosiasi Tenis Profesional (ATP). Hal ini berkaitan dengan kurangnya jumlah hadiah di beberapa turnamen Grand Slam.
Perlu diketahui, beberapa pemain mulai mengeluhkan jumlah hadiah yang dinilai tak mengalami penaikan yang signifikan. Bahkan, mereka siap melakukan aksi mogok bermain di beberapa Grand Slams demi memperjuangkan kenaikan hadiah.
Namun, Ferreira mengatakan bahwa pemain tak seharusnya memboikot turnamennya, melainkan ATP yang dinilainya punya kewenangan untuk menaikkan jumlah hadiah di sebuah turnamen. "Jangan memboikot Grand Slams,"katanya kepada Tennis News Brazil.
"Anda harus memboikot ATP sejak hal itu tak berkembang untuk beberapa tahun sementara Grand Slams tumbuh setiap tahunnya. Ketika saya berhenti, juara Grand Slams memenangkan 800 ribu-900 ribu dollar AS, dan sekarang hanya 2 juta dollar AS,"ungkap Ferreira lagi.
Dia menambahkan, untuk jumlah uang yang diberikan untuk petenis yang melewati babak pertama juga sangat naik tidak signifikan. Jika dulu petenis mendapat 10 ribu dollar AS, kini mereka hanya menerima 25 ribu-30 ribu dollar AS. "Jumlah uang di turnamen ATP 500 dan 250 juga Masters pada dasarnya sama dengan itu,"cetusnya.
Perlu diketahui, beberapa pemain mulai mengeluhkan jumlah hadiah yang dinilai tak mengalami penaikan yang signifikan. Bahkan, mereka siap melakukan aksi mogok bermain di beberapa Grand Slams demi memperjuangkan kenaikan hadiah.
Namun, Ferreira mengatakan bahwa pemain tak seharusnya memboikot turnamennya, melainkan ATP yang dinilainya punya kewenangan untuk menaikkan jumlah hadiah di sebuah turnamen. "Jangan memboikot Grand Slams,"katanya kepada Tennis News Brazil.
"Anda harus memboikot ATP sejak hal itu tak berkembang untuk beberapa tahun sementara Grand Slams tumbuh setiap tahunnya. Ketika saya berhenti, juara Grand Slams memenangkan 800 ribu-900 ribu dollar AS, dan sekarang hanya 2 juta dollar AS,"ungkap Ferreira lagi.
Dia menambahkan, untuk jumlah uang yang diberikan untuk petenis yang melewati babak pertama juga sangat naik tidak signifikan. Jika dulu petenis mendapat 10 ribu dollar AS, kini mereka hanya menerima 25 ribu-30 ribu dollar AS. "Jumlah uang di turnamen ATP 500 dan 250 juga Masters pada dasarnya sama dengan itu,"cetusnya.
(wir)