Adelaide lepas Van Dijk, Persib harus cepat menggaet
Rabu, 19 Desember 2012 - 13:30 WIB
Adelaide lepas Van Dijk, Persib harus cepat menggaet
A
A
A
Sindonews.com - Kabar mengejutkan dilansir situs berita, news.com.au. Dalam artikel beritanya News menulis jika striker Adelaide United, Serginho Van Dijk dipastikan bakal dilepas pada awal Januari mendatang.
Keputusan manajemen Reds dan pelatih John Cosmina memperpanjang kontrak striker timnas Australia, Bruce Ditje menguatkan indikasi jika Reds lebih memilih memproyeksikan Ditje ketimbang Van Dijk dalam proyek jangka panjang mereka.
''Striker Serginho Van Dijk sudah tidak disukai dan ditakdirkan meninggalkan klub pada 1 Januari, itupun Adelaide (manajemen) setuju mendepaknya lebih awal,” tulis News.
Spekulasi transfer tersebut kian menguatkan indikasi dan keyakinan manajemen Persib Bandung untuk segera menggaet pemain yang akrab dipanggil Sergio van Dijk tersebut paling cepat akhir Desember ini atau awal Januari mendatang. Terlebih sinyal positif sudah diberikan Van Dijk yang September lalu menyambangi Bandung.
Sinyal bergabungnya Van Dijk kian menguat ketika Roelof Van Dijk, ayah kandung striker yang semasa kecil pernah tinggal di Lembang, Kabupaten Bandung Barat tersebut memenuhi undangan dari manajemen Persib untuk bertemu dan bercengkrama dengan skuad Persib di kediaman Manajer Persib, Umuh Muchtar.
''Dia (Roelof) mengaku senang berada di sini, mudah-mudahan tidak lama lagi Van Dijk bisa datang dan proses negosiasinya berjalan mulus. Dia juga terlihat sangat antusias membicarakan Persib. Dia tahu Persib karena dulu memang pernah tinggal di Bandung,” tandas Umuh.
Merujuk pada jendela transfer yang ditetapkan PT Liga Indonesia untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL), Maung Bandung memang harus bergerak cepat dan memastikan nama Van Dijk masuk dalam list pemain sebelum 18 Januari 2013 yang merupakan hari terakhir penutupan pendaftaran pemain.
Keinginan Persib menggaet striker berusia 30 tahun tersebut kian memuncak setelah melihat lini depan yang tumpul dan miskin kreasi ketika dihadapkan pada lawan yang mampu membaca dengan baik strategi permainan Firman Utina dkk. Hal itu tampak ketika Persib kalah 0-2 dari Persisam Samarinda di semifinal Inter Island Cup (IIC) 2012.
Pelatih Djadjang Nurdjaman sendiri mengaku tak akan menolak kehadiran Van Dijk. Meski tak masuk dalam rancangan skema dan rencana tim. Namun, Djanur –sapaan Djadjang- menilai Van Dijk akan membuat lini depan Persib lebih menjanjikan.
Meski begitu, Djanur menyadari ia harus cermat untuk memaksimalkan kualitas individual Van Dijk agar tidak salah ditempatkan. “Tapi yang jelas Van Dijk dan striker lainnya yang ada di tim bisa dikatakan memiliki karakter permainan yang berbeda. Dia lebih ke seorang eksekutor bukan tipikal pekerja yang mau menggiring dan menjemput bola hingga tengah seperti Dzumafo,” tandas Djanur.
Keputusan manajemen Reds dan pelatih John Cosmina memperpanjang kontrak striker timnas Australia, Bruce Ditje menguatkan indikasi jika Reds lebih memilih memproyeksikan Ditje ketimbang Van Dijk dalam proyek jangka panjang mereka.
''Striker Serginho Van Dijk sudah tidak disukai dan ditakdirkan meninggalkan klub pada 1 Januari, itupun Adelaide (manajemen) setuju mendepaknya lebih awal,” tulis News.
Spekulasi transfer tersebut kian menguatkan indikasi dan keyakinan manajemen Persib Bandung untuk segera menggaet pemain yang akrab dipanggil Sergio van Dijk tersebut paling cepat akhir Desember ini atau awal Januari mendatang. Terlebih sinyal positif sudah diberikan Van Dijk yang September lalu menyambangi Bandung.
Sinyal bergabungnya Van Dijk kian menguat ketika Roelof Van Dijk, ayah kandung striker yang semasa kecil pernah tinggal di Lembang, Kabupaten Bandung Barat tersebut memenuhi undangan dari manajemen Persib untuk bertemu dan bercengkrama dengan skuad Persib di kediaman Manajer Persib, Umuh Muchtar.
''Dia (Roelof) mengaku senang berada di sini, mudah-mudahan tidak lama lagi Van Dijk bisa datang dan proses negosiasinya berjalan mulus. Dia juga terlihat sangat antusias membicarakan Persib. Dia tahu Persib karena dulu memang pernah tinggal di Bandung,” tandas Umuh.
Merujuk pada jendela transfer yang ditetapkan PT Liga Indonesia untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL), Maung Bandung memang harus bergerak cepat dan memastikan nama Van Dijk masuk dalam list pemain sebelum 18 Januari 2013 yang merupakan hari terakhir penutupan pendaftaran pemain.
Keinginan Persib menggaet striker berusia 30 tahun tersebut kian memuncak setelah melihat lini depan yang tumpul dan miskin kreasi ketika dihadapkan pada lawan yang mampu membaca dengan baik strategi permainan Firman Utina dkk. Hal itu tampak ketika Persib kalah 0-2 dari Persisam Samarinda di semifinal Inter Island Cup (IIC) 2012.
Pelatih Djadjang Nurdjaman sendiri mengaku tak akan menolak kehadiran Van Dijk. Meski tak masuk dalam rancangan skema dan rencana tim. Namun, Djanur –sapaan Djadjang- menilai Van Dijk akan membuat lini depan Persib lebih menjanjikan.
Meski begitu, Djanur menyadari ia harus cermat untuk memaksimalkan kualitas individual Van Dijk agar tidak salah ditempatkan. “Tapi yang jelas Van Dijk dan striker lainnya yang ada di tim bisa dikatakan memiliki karakter permainan yang berbeda. Dia lebih ke seorang eksekutor bukan tipikal pekerja yang mau menggiring dan menjemput bola hingga tengah seperti Dzumafo,” tandas Djanur.
(aww)