Musim depan Ubang naik kelas
Rabu, 19 Desember 2012 - 15:03 WIB
Musim depan Ubang naik kelas
A
A
A
Sindonews.com - Subhan Aksa naik kelas pada musim depan. Pria yang kerap disapa Ubang ini akan tampil di World Racing Championship (WRC) 2. Kelas itu satu tingkat dari Production World Racing Championship (PWRC) yang diikuti Ubang beberapa musim terakhir.
Naiknya level Ubang ini tak lepas dari perubahan regulasi yang diberlakukan Federasi Otomotif Internasional (FIA). Mulai musim 2013, FIA menghilangkan istilah PWRC. Struktur kompetisi kini diatur dengan jenjang kelas WRC, WRC2, WRC3 dan Junior WRC. Masing-masing dengan regulasi dan spesifikasi teknis berbeda. WRC tetap sebagai kelas utama sebagai representasi tim pabrikan.
"Kami akan turun di WRC2. Ini kelas gabungan mobil-mobil yang tadinya berkompetisi di kelas Super2000 WRC (SWRC) dan PWRC,"kata Ubang dalam rilis yang diterima Sindonews, Kamis (19/12).
Ubang mengatakan, pertarungan di WRC akan semakin sengit. Hal ini terkait dengan banyaknya pergeseran pembalap dalam tim.
"Sebastien Loeb yang sembilan kali juara dunia WRC, tahun depan hanya diplot ikut dalam empat seri. Dia akan lebih fokus di balap turing. Ini membuat rivalitas di papan atas makin seru dan akan berimbas ke level WRC2. Bukan tak mungkin ada saat nantinya di mana WRC2 menjadi ancaman peserta WRC,"ia menambahkan.
Naiknya level Ubang ini tak lepas dari perubahan regulasi yang diberlakukan Federasi Otomotif Internasional (FIA). Mulai musim 2013, FIA menghilangkan istilah PWRC. Struktur kompetisi kini diatur dengan jenjang kelas WRC, WRC2, WRC3 dan Junior WRC. Masing-masing dengan regulasi dan spesifikasi teknis berbeda. WRC tetap sebagai kelas utama sebagai representasi tim pabrikan.
"Kami akan turun di WRC2. Ini kelas gabungan mobil-mobil yang tadinya berkompetisi di kelas Super2000 WRC (SWRC) dan PWRC,"kata Ubang dalam rilis yang diterima Sindonews, Kamis (19/12).
Ubang mengatakan, pertarungan di WRC akan semakin sengit. Hal ini terkait dengan banyaknya pergeseran pembalap dalam tim.
"Sebastien Loeb yang sembilan kali juara dunia WRC, tahun depan hanya diplot ikut dalam empat seri. Dia akan lebih fokus di balap turing. Ini membuat rivalitas di papan atas makin seru dan akan berimbas ke level WRC2. Bukan tak mungkin ada saat nantinya di mana WRC2 menjadi ancaman peserta WRC,"ia menambahkan.
(wir)