USADA kecewa Armstrong dan kritik UCI
Kamis, 20 Desember 2012 - 18:02 WIB
USADA kecewa Armstrong dan kritik UCI
A
A
A
Sindonews.com - CEO Badan Anti Doping Amerika Serikat (USADA), Travis Tygart, mengaku kecewa dengan sikap Lance Armstrong yang tidak menanggapi sedikitpun tentang keterlibatannya dalam penggunaan obat-obatan terlarang. Pasalnya, jika dia bisa menceritakan kepada USADA, bukan tidak mungkin masalah doping ini bisa terkuak dengan sangat jelas.
"Kami memberikan dia kesempatan untuk bersikap jujur. Hal itu mungkin jauh dari sikap tegas saya dalam menangani masalah doping, tapi ini dilakukan untuk menyelamatkan dunia olahraga dari masalah tersebut, dan kami bisa memecahkan solusi bukan malah memperuncing masalah menjadi besar," jelas Tygart seperti dilansir Sporting Life, Kamis (20/12/2012).
Tygart sendiri juga bersikap kritis terhadap peran Balap Sepeda Internasional (UCI), yang menolak keputusan awal USADA terkait terbongkarnya masalah doping yang menjerat mantan juara dunia Tour de France itu. Pasalnya, mereka tidak memiliki sikap tegas untuk mengambil tindakan, salah satunya dengan melucuti gelar yang diraih Armstrong selama dia memenangkan gelar tersebut.
"Yang saya inginkan dari UCI adalah tindakan, bukan berbicara lebih keras dengan kata-kata. Padahal, mereka memiliki kesempatan untuk mendukung kami dari awal dan bukan malah menyerang program yang kami lakukan ini. Mereka juga sebenarnya memiliki kesempatan untuk merangkul sejumlah perusahaan (sponsor). Saya kira mereka sangat bertahan."
"Kami memberikan dia kesempatan untuk bersikap jujur. Hal itu mungkin jauh dari sikap tegas saya dalam menangani masalah doping, tapi ini dilakukan untuk menyelamatkan dunia olahraga dari masalah tersebut, dan kami bisa memecahkan solusi bukan malah memperuncing masalah menjadi besar," jelas Tygart seperti dilansir Sporting Life, Kamis (20/12/2012).
Tygart sendiri juga bersikap kritis terhadap peran Balap Sepeda Internasional (UCI), yang menolak keputusan awal USADA terkait terbongkarnya masalah doping yang menjerat mantan juara dunia Tour de France itu. Pasalnya, mereka tidak memiliki sikap tegas untuk mengambil tindakan, salah satunya dengan melucuti gelar yang diraih Armstrong selama dia memenangkan gelar tersebut.
"Yang saya inginkan dari UCI adalah tindakan, bukan berbicara lebih keras dengan kata-kata. Padahal, mereka memiliki kesempatan untuk mendukung kami dari awal dan bukan malah menyerang program yang kami lakukan ini. Mereka juga sebenarnya memiliki kesempatan untuk merangkul sejumlah perusahaan (sponsor). Saya kira mereka sangat bertahan."
(aww)