Laga hidup mati Granada
Sabtu, 22 Desember 2012 - 01:11 WIB
Laga hidup mati Granada
A
A
A
Sindonews.com - Bek Granada Inigo Lopez mengatakan saat timnya bertandang ke markas Granada pada laga lanjutan La Liga akhir pekan nanti, hal itu merupakan pertandingan hidup dan mati. Granada yang saat ini berada di posisi 18 klasemen sementara hanya terpaut satu poin dengan Osasuna yang berada satu pering di atas yaitu 17.
"Ini adalah pertandingan hidup dan mati, sehingga kami harus memberikan semua kemampuan terbaik yang kami miliki. Kami tahu dari awal ini tidak akan menjadi laga yang mudah tapi kami berharap mampu memberikan yang terbaik," terang Lopez seperti dilansir Football-Espana, Sabtu (22/12/2012).
Lopez sendiri sejauh ini telah bermain cukup gemilang dengan membawa tim berjuluk El Grana itu belum terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir. "Kami yakin mampu memberikan yang terbaik dan mempertahankan raihan positif. Kami ingin memberikan pertandingan yang atraktif. Kami akan berjuang dan tetap tenang," tandasnya.
Sementara itu pelatih Juan Antonio Anquela mengaku senang dengan performa yang ditunjukkan para pemainnya dalam setiap laga yang mereka lakoni meski tak selalu berakhir dengan kemenangan. "Saya hanya bisa memuji tim karena mereka sangat luar biasa. Saya senang dengan intensitas dan tekad pemain, tapi pergi ke ruang ganti dan melihat kepala mereka tertunduk sangat menyedihkan. Sepakbola bukan soal keadilan," tandas Anquela.
"Ini adalah pertandingan hidup dan mati, sehingga kami harus memberikan semua kemampuan terbaik yang kami miliki. Kami tahu dari awal ini tidak akan menjadi laga yang mudah tapi kami berharap mampu memberikan yang terbaik," terang Lopez seperti dilansir Football-Espana, Sabtu (22/12/2012).
Lopez sendiri sejauh ini telah bermain cukup gemilang dengan membawa tim berjuluk El Grana itu belum terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir. "Kami yakin mampu memberikan yang terbaik dan mempertahankan raihan positif. Kami ingin memberikan pertandingan yang atraktif. Kami akan berjuang dan tetap tenang," tandasnya.
Sementara itu pelatih Juan Antonio Anquela mengaku senang dengan performa yang ditunjukkan para pemainnya dalam setiap laga yang mereka lakoni meski tak selalu berakhir dengan kemenangan. "Saya hanya bisa memuji tim karena mereka sangat luar biasa. Saya senang dengan intensitas dan tekad pemain, tapi pergi ke ruang ganti dan melihat kepala mereka tertunduk sangat menyedihkan. Sepakbola bukan soal keadilan," tandas Anquela.
(akr)