Positif doping, Vessey mendapat peringatan
Sabtu, 22 Desember 2012 - 13:18 WIB
Positif doping, Vessey mendapat peringatan
A
A
A
Sindonews.com - Pelari 800meter asal Amerika Serikat, Maggie Vessey, berharap dapat memenuhi syarat untuk partisipasi ketiganya di Kejuaraan Dunia Atletik, setelah mendapatkan peringatan tentang doping dari Badan Anti Doping AS (USADA) pada Jumat (21/12) waktu setempat.
USADA telah mengumumkan bahwa Vessey terbukti positif menggunakan zat terlarang Canrenone dalam tes urine yang dilakukan dalam IAAF World Challenge di Zagreb, Kroasia, September lalu. Vessey saat itu memenangkan nomor 800m dengan catatan waktu 1 menit 59,61 detik, namun kemenangan itu dibatalkan akibat terbukti positif dalam tes doping.
Zat terlarang itu rupanya ditemukan dalam resep obat Valley yang berada dalam perawatan dokter. Karena hal tersebut, maka sanksi untuk Valley sedikit berkurang. Valley tidak menghadapi larangan berkompetisi, ia hanya mendapat peringatan dan kehilangan kemenangan di Zagreb. "Saya mengambil sebuah resep produk perawatan kulit yang diresepkan oleh dokter keluarga saya, dan saya tidak tahu jika mengandung diuretik," terang Vessey, seperti dikutip Super Sport, Sabtu (22/12).
"Segera setelah saya diberitahu tentang hasil tes yang positif, maka saya kooperatif terhadap USADA dan memberinya segala apa yang mereka minta untuk menunjukkan bahwa saya jujur telah melakukan kekeliruan, dan bahwa obat itu tidak meningkatkan kinerja saya dengan cara apapun," jelasnya.
"Saya telah mendaftar Pembebasan Penggunaan Terapeutik untuk obat tersebut. Saya menyakinkan USADA jika saya bersih saat olahraga dan berharap untuk mendapat track musim mendatang."
USADA telah mengumumkan bahwa Vessey terbukti positif menggunakan zat terlarang Canrenone dalam tes urine yang dilakukan dalam IAAF World Challenge di Zagreb, Kroasia, September lalu. Vessey saat itu memenangkan nomor 800m dengan catatan waktu 1 menit 59,61 detik, namun kemenangan itu dibatalkan akibat terbukti positif dalam tes doping.
Zat terlarang itu rupanya ditemukan dalam resep obat Valley yang berada dalam perawatan dokter. Karena hal tersebut, maka sanksi untuk Valley sedikit berkurang. Valley tidak menghadapi larangan berkompetisi, ia hanya mendapat peringatan dan kehilangan kemenangan di Zagreb. "Saya mengambil sebuah resep produk perawatan kulit yang diresepkan oleh dokter keluarga saya, dan saya tidak tahu jika mengandung diuretik," terang Vessey, seperti dikutip Super Sport, Sabtu (22/12).
"Segera setelah saya diberitahu tentang hasil tes yang positif, maka saya kooperatif terhadap USADA dan memberinya segala apa yang mereka minta untuk menunjukkan bahwa saya jujur telah melakukan kekeliruan, dan bahwa obat itu tidak meningkatkan kinerja saya dengan cara apapun," jelasnya.
"Saya telah mendaftar Pembebasan Penggunaan Terapeutik untuk obat tersebut. Saya menyakinkan USADA jika saya bersih saat olahraga dan berharap untuk mendapat track musim mendatang."
(nug)