PSIS-Persip saling intip kekuatan lawan
Sabtu, 22 Desember 2012 - 22:43 WIB
PSIS-Persip saling intip kekuatan lawan
A
A
A
Sindonews.com – Laga uji PSIS Semarang dengan Persip Pekalongan tidak akan disia-siakan oleh kedua klub untuk saling mengintip kekuatan dan kelemahan lawanan. Pasalnya kedua klib Divisi Utama Indonesia Super League (ISL), berada di dalam satu grub yakni grub dua Jabar dan Jateng bersama 9 klub lain.
Kepastian dua klub tersebut berada dalam satu grub berdasarkan hasil Manajer Meating di Solo pada Jum’at (21/12). Selain PSIS dan Persip Pekalongan, klub lain yang berada dalam satu grub II tersebut, adalah Persitara Jakarta Utara, Persikad Depok, PSCS Cilacap, Persitema Temanggung, Persiku Kudus, Persis Solo, Persipur Purwodadi, Persikabo Bogor dan PSIM Yogyakarta.
Dengan berada satu grub, tentu pelatih PSIS maupun pelatih Persip Pekalongan, bakal hati-hati dalam memberikan instruksi kepada anak-anak asuhnya. Apapun hasil pertandingan, bakal dijadikan untuk menakar kemampuan klub maupun lawan.
Dengan komposisi pemain Persip yang lebih matang dan juga sudah beberapa kali melakukan Uji coba dengan tim matang diantaranya dengan Perseman Manokwari, tentu akan menjadi keuntungan sendiri bagi PSIS dalam mengukur kemampuan lawan, sebelum benar-benar bertanding dalam kompetisi resmi.
Hal ini jelas berbanding terbalik dengan Persip yang kurang bisa mengkur kemampuan PSIS, mengingat tim yang dimiliki PSIS belum sepenuhnya siap tampil, karena baru beberapa minggu melakukan latihan.
“Ini akan menjadi pertandingan penting bagi skuad PSIS, untuk mengetahui kesiapan tim,” kata Pelatih PSIS Firmandoyo.
Firmandoyo mengaku, Pemain-pemain inti seperti Iswandi Da'I, Imral "Korea" Usaman, Khusnul Yakin, Nurul Huda, Iksan Sania, Robby Fajar, Rico Fernando, dan juga legiun asing Morris Power akan dipaksa tampil All out melawan Laskar Kalong (Sebutan Persip Pekalongan).
“Uji coba ini kita akan tahu sejauh mana kemampuan Persip, terlebih kita berada dalam satu grub, tentu apabila ada kelemahan akan bisa segera kita benahi, dan kita juga bisa tahu kelemahan lawan,” ujarnya.
Firmandoyo mengaku, meski anak-asuhnya baru beberapa Minggu melakukan latihan, secara tim sudah siap.
Kepastian dua klub tersebut berada dalam satu grub berdasarkan hasil Manajer Meating di Solo pada Jum’at (21/12). Selain PSIS dan Persip Pekalongan, klub lain yang berada dalam satu grub II tersebut, adalah Persitara Jakarta Utara, Persikad Depok, PSCS Cilacap, Persitema Temanggung, Persiku Kudus, Persis Solo, Persipur Purwodadi, Persikabo Bogor dan PSIM Yogyakarta.
Dengan berada satu grub, tentu pelatih PSIS maupun pelatih Persip Pekalongan, bakal hati-hati dalam memberikan instruksi kepada anak-anak asuhnya. Apapun hasil pertandingan, bakal dijadikan untuk menakar kemampuan klub maupun lawan.
Dengan komposisi pemain Persip yang lebih matang dan juga sudah beberapa kali melakukan Uji coba dengan tim matang diantaranya dengan Perseman Manokwari, tentu akan menjadi keuntungan sendiri bagi PSIS dalam mengukur kemampuan lawan, sebelum benar-benar bertanding dalam kompetisi resmi.
Hal ini jelas berbanding terbalik dengan Persip yang kurang bisa mengkur kemampuan PSIS, mengingat tim yang dimiliki PSIS belum sepenuhnya siap tampil, karena baru beberapa minggu melakukan latihan.
“Ini akan menjadi pertandingan penting bagi skuad PSIS, untuk mengetahui kesiapan tim,” kata Pelatih PSIS Firmandoyo.
Firmandoyo mengaku, Pemain-pemain inti seperti Iswandi Da'I, Imral "Korea" Usaman, Khusnul Yakin, Nurul Huda, Iksan Sania, Robby Fajar, Rico Fernando, dan juga legiun asing Morris Power akan dipaksa tampil All out melawan Laskar Kalong (Sebutan Persip Pekalongan).
“Uji coba ini kita akan tahu sejauh mana kemampuan Persip, terlebih kita berada dalam satu grub, tentu apabila ada kelemahan akan bisa segera kita benahi, dan kita juga bisa tahu kelemahan lawan,” ujarnya.
Firmandoyo mengaku, meski anak-asuhnya baru beberapa Minggu melakukan latihan, secara tim sudah siap.
(wbs)