Surat kabar Inggris gugat Armstrong
Senin, 24 Desember 2012 - 01:46 WIB
Surat kabar Inggris gugat Armstrong
A
A
A
Sindonews.com - Pencekalan terhadap peraih tujuh gelar Tour de France, Lance Armstrong, nampaknya, belum berhenti. Setelah sejumlah sponsor meminta ganti rugi, kini giliran surat kabar Inggris The Sunday Times.
Sebelumnya, The Sunday Times, pada tahun 2006, sempat digugat oleh pembalap sepeda asal Amerika Serikat tersebut. Setelah mereka memberitakan mengenai penggunaan obat-obatan yang dilakukan Armstrong untuk meningkatkan kondisinya saat mengikuti kejuaraan Tour de France. Akibatnya, surat kabar tersebut harus membayar 485 ribu pounds atau setara dengan 7,5 miliar.
Namun, seiring berjalannya waktu fakta yang sebenarnya akhirnya terungkap. Setelah Badan Anti Doping Amerika Serikat (USADA), mengeluarkan pernyataan bahwa Armstrong terbukti menggunakan doping. Dalam penyelidikan tersebut Armstrong menggunakan berbagai obat seperti erythropoietin (EPO). Akibatnya, gelar Tour de France yang sempat diraihnya dicabut.
"Jelas pemberitaan kami tidak menipu. Namun, justru Armstrong yang melakukan penipuan tersebut dengan menggunakan obat terlarang (doping) untuk meningkatkan kinerjanya," pernyataan resmi The Sunday Times kepada pengacara Armstrong seperti dilansir SuperSport, Senin (24/12/2012).
"The Sunday Times, kini menuntut atau menggugat Armstrong dengan 1,5 juta pounds atau setara dengan 23,4," sambungnya.
Sebelumnya, The Sunday Times, pada tahun 2006, sempat digugat oleh pembalap sepeda asal Amerika Serikat tersebut. Setelah mereka memberitakan mengenai penggunaan obat-obatan yang dilakukan Armstrong untuk meningkatkan kondisinya saat mengikuti kejuaraan Tour de France. Akibatnya, surat kabar tersebut harus membayar 485 ribu pounds atau setara dengan 7,5 miliar.
Namun, seiring berjalannya waktu fakta yang sebenarnya akhirnya terungkap. Setelah Badan Anti Doping Amerika Serikat (USADA), mengeluarkan pernyataan bahwa Armstrong terbukti menggunakan doping. Dalam penyelidikan tersebut Armstrong menggunakan berbagai obat seperti erythropoietin (EPO). Akibatnya, gelar Tour de France yang sempat diraihnya dicabut.
"Jelas pemberitaan kami tidak menipu. Namun, justru Armstrong yang melakukan penipuan tersebut dengan menggunakan obat terlarang (doping) untuk meningkatkan kinerjanya," pernyataan resmi The Sunday Times kepada pengacara Armstrong seperti dilansir SuperSport, Senin (24/12/2012).
"The Sunday Times, kini menuntut atau menggugat Armstrong dengan 1,5 juta pounds atau setara dengan 23,4," sambungnya.
(nug)