Pembalap sepeda Spanyol lolos dari jeratan hukum
Senin, 24 Desember 2012 - 02:11 WIB
Pembalap sepeda Spanyol lolos dari jeratan hukum
A
A
A
Sindonews.com - Mantan pembalap sepeda asal Spanyol, Roberto Heras bisa mendapatkan gelarnya setelah Mahkamah Agung mengabulkan banding yang dilakukannya terkait masalah doping.
Sekedar informasi, pada tahun 2005 ketika Heras menjuarai kejuaraan sepeda Tour Spanyol dengan memecahkan rekor keempatnya. Banyak yang menilai bahwa pembalap yang kini berusia 38 tahun tersebut menggunakan doping untuk meningkatkan kinerjanya. Akhirnya, dilakukannya tes. Dari hasil tes tersebut ternyata dia terbukti menggunakan doping yang sama dengan Lance Armstrong yakni erythropoietin (EPO).
Dengan hasil tersebut, akhirnya Heras dilarang tampil selama dua tahun, bahkan gelar yang pernah diraihnya selama memenangkan Tour Spanyol 2000, 2003, 2004, serta 2005 diberikan kepada pembalap Rusia Denis Menchov. Namun, pada 2011 pengadilan setempat membatalkan larangan tampil karena mereka melihat ada penyimpangan dalam penyelidikan kasus ini.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Anda semua yang telah mendukung saya selama tujuh tahun terakhir," tulis Heras diakun twitter pribadinya, seperti dilansir SuperSport, Senin (24/12/2012).
Sekedar informasi, pada tahun 2005 ketika Heras menjuarai kejuaraan sepeda Tour Spanyol dengan memecahkan rekor keempatnya. Banyak yang menilai bahwa pembalap yang kini berusia 38 tahun tersebut menggunakan doping untuk meningkatkan kinerjanya. Akhirnya, dilakukannya tes. Dari hasil tes tersebut ternyata dia terbukti menggunakan doping yang sama dengan Lance Armstrong yakni erythropoietin (EPO).
Dengan hasil tersebut, akhirnya Heras dilarang tampil selama dua tahun, bahkan gelar yang pernah diraihnya selama memenangkan Tour Spanyol 2000, 2003, 2004, serta 2005 diberikan kepada pembalap Rusia Denis Menchov. Namun, pada 2011 pengadilan setempat membatalkan larangan tampil karena mereka melihat ada penyimpangan dalam penyelidikan kasus ini.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Anda semua yang telah mendukung saya selama tujuh tahun terakhir," tulis Heras diakun twitter pribadinya, seperti dilansir SuperSport, Senin (24/12/2012).
(nug)