Surat kabar Inggris gugat Armstrong Rp15 M
Senin, 24 Desember 2012 - 17:11 WIB
Surat kabar Inggris gugat Armstrong Rp15 M
A
A
A
Sindonews.com - Sudah jatuh tertimpa tangga. Pepatah itu layak disematkan kepada pembalap Lance Armstrong.
Ya, setelah tersandung kasus doping, kini atlet balap sepeda itu harus menghadapi tuntutan dari The Sunday Times. Kabarnya, surat kabar kenamaan Inggris itu menuntut Armstrong lebih dari 1,5 juta dollar AS (sekitar Rp 15 miliar).
Awalnya, Armstrong yang mengugat The Sundey Times sebesar 485 ribu dollar AS karena dinilai mencemarkan nama baik sang pembalap. Pada saat itu, The Sunday Times menulis artikel yang mengindikasikan Armstong menggunakan doping. Armstrong yang kala itu belum divonis bersalah oleh Anti Doping Amerika Serikat (USADA) merasa keberatan dan mengugat The Sunday Times.
Kini, setelah USADA resmi menyatakan bahwa pembalap asal Amerika Serikat itu bersalah, The Sunday Times menuntut balik. Perusahaan yang dinaungi oleh Rupert Murdoch News Corp itu meminta Armstrong mengembalikan uang yang telah mereka berikan ditambah bunga.
"Jelas bahwa proses yang lalu tidak berdasar dan merupakan penipuan. Representasi Anda bahwa Anda tak pernah menggunakan obat ternyata palsu,"demikian pernyataan The Sunday Times dalam surat yang mereka serahkan kepada pengacara Armstrong.
"The Sunday Times kini menuntut kembalinya pembayaran ditambah bunga serta biaya dalam kasus ini,"lanjut pernyataan itu.
Ya, setelah tersandung kasus doping, kini atlet balap sepeda itu harus menghadapi tuntutan dari The Sunday Times. Kabarnya, surat kabar kenamaan Inggris itu menuntut Armstrong lebih dari 1,5 juta dollar AS (sekitar Rp 15 miliar).
Awalnya, Armstrong yang mengugat The Sundey Times sebesar 485 ribu dollar AS karena dinilai mencemarkan nama baik sang pembalap. Pada saat itu, The Sunday Times menulis artikel yang mengindikasikan Armstong menggunakan doping. Armstrong yang kala itu belum divonis bersalah oleh Anti Doping Amerika Serikat (USADA) merasa keberatan dan mengugat The Sunday Times.
Kini, setelah USADA resmi menyatakan bahwa pembalap asal Amerika Serikat itu bersalah, The Sunday Times menuntut balik. Perusahaan yang dinaungi oleh Rupert Murdoch News Corp itu meminta Armstrong mengembalikan uang yang telah mereka berikan ditambah bunga.
"Jelas bahwa proses yang lalu tidak berdasar dan merupakan penipuan. Representasi Anda bahwa Anda tak pernah menggunakan obat ternyata palsu,"demikian pernyataan The Sunday Times dalam surat yang mereka serahkan kepada pengacara Armstrong.
"The Sunday Times kini menuntut kembalinya pembayaran ditambah bunga serta biaya dalam kasus ini,"lanjut pernyataan itu.
(wir)