Hadapi jadwal padat, SP coba tenang
Senin, 24 Desember 2012 - 19:38 WIB
Hadapi jadwal padat, SP coba tenang
A
A
A
Sindonews.com – Padatnya jadwal Semen Padang (SP) pada musim kompetisi mendatang, tidak membuat Suhatman Imam kawatir. Juru ramu Kabau Sirah, julukan SP, ini menilai, jika persiapan timnya tidak banyak berubah, walau SP juga akan berlaga diajang Liga Champions Asia (LCA) musim 2012, 2013.
Berstatus sebagai juara bertahan kompetisi Indonesia Premier League (IPL), SP memang berhak atas satu tempat di LCA mewakili Indonesia. Adanya kesempatan tersebut tentu tidak boleh disia-siakan Kabau Sirah. Akan tetapi, Suhatman tidak ingin panik. Dirinya mengaku tetap menjalani persiapan seperti biasanya.
“Tim ini sudah kami siapkan sejak lama. Sudah dari bulan September kami siapkan tim ini untuk musim kompetisi tahun depan. Secara umum, tidak ada perubahan permainan di SP. Permainan kolektifitas, akan tetap jadi ciri utama tim ini,” ungkap Suhatman, saat dihubungi SINDO, kemarin.
Walau menilai persiapan timnya tidak terlalu mencolok, Suhatman yang sebelumnya bertindak sebagai Direktur Tehnik (Dirtek) SP menilai didalam timnya masih dinaungi berbagai kendala. Dan badai cedera, jadi hal utama yang saat ini tengah diaalami. Kabau Sirah diwajibkan mencari posisi yang ditinggalkan Hengki Ardiles dan David Pagbe yang cedera parah.
Hengki memang sudah sejak lama mengalami cedera parah. Hal itu sampai membuat Hengki tidak mampu membela tim nasional (timnas) Indonesia diajang Piala AFF 2012 yang lalu. Adapun Pagbe, pemain berkebangsaan Kamerun ini pun sepertinya akan semakin memusingkan Suhatman dalam mencari pengganti.
“Hengki dan Pagbe mengalami cedera berat, sepertinya tidak akan bisa bermain pada musim ini. Kami sudah coba carikan pengganti, tapi sayang kualitasnya tidak terlalu sepadan dengan Hengki dan Pagbe,” jelas pelatih kelahiran 1958 tersebut.
“Absennya Hengki dan Pagbe, juga memperlihatkan jika lini belakang kami menjadi sektor yang paling bermasalah saat ini. Disisa waktu yang ada, saya akan coba carikan solusi,” sambung Suhatman.
Tidak hanya cedera yang jadi problem SP dimusim depan sepertinya. Banyak dipanggilnya pemain Kabau SIrah untuk memperkuat timnas Garuda, tentu akan jadi satu kendala selanjutnya. Belum juga mulai Suhatman mengaku, sudah ada sekitar empat pemainnya yang akan bergabung dengan timnas jelang kualifikasi Pra Piala Asia (PPA) 2015.
“Belum mulai kompetisi sudah ada empat pemain kami (Wahyu Wijiastanto, Novan Setya Sasingko, Hendra Adi Bayauw, dan Vendry Mofu) yang dipanggil timnas. Kami juga ajab coba antisipasi hal tersebut,” tutup Imam.
Berstatus sebagai juara bertahan kompetisi Indonesia Premier League (IPL), SP memang berhak atas satu tempat di LCA mewakili Indonesia. Adanya kesempatan tersebut tentu tidak boleh disia-siakan Kabau Sirah. Akan tetapi, Suhatman tidak ingin panik. Dirinya mengaku tetap menjalani persiapan seperti biasanya.
“Tim ini sudah kami siapkan sejak lama. Sudah dari bulan September kami siapkan tim ini untuk musim kompetisi tahun depan. Secara umum, tidak ada perubahan permainan di SP. Permainan kolektifitas, akan tetap jadi ciri utama tim ini,” ungkap Suhatman, saat dihubungi SINDO, kemarin.
Walau menilai persiapan timnya tidak terlalu mencolok, Suhatman yang sebelumnya bertindak sebagai Direktur Tehnik (Dirtek) SP menilai didalam timnya masih dinaungi berbagai kendala. Dan badai cedera, jadi hal utama yang saat ini tengah diaalami. Kabau Sirah diwajibkan mencari posisi yang ditinggalkan Hengki Ardiles dan David Pagbe yang cedera parah.
Hengki memang sudah sejak lama mengalami cedera parah. Hal itu sampai membuat Hengki tidak mampu membela tim nasional (timnas) Indonesia diajang Piala AFF 2012 yang lalu. Adapun Pagbe, pemain berkebangsaan Kamerun ini pun sepertinya akan semakin memusingkan Suhatman dalam mencari pengganti.
“Hengki dan Pagbe mengalami cedera berat, sepertinya tidak akan bisa bermain pada musim ini. Kami sudah coba carikan pengganti, tapi sayang kualitasnya tidak terlalu sepadan dengan Hengki dan Pagbe,” jelas pelatih kelahiran 1958 tersebut.
“Absennya Hengki dan Pagbe, juga memperlihatkan jika lini belakang kami menjadi sektor yang paling bermasalah saat ini. Disisa waktu yang ada, saya akan coba carikan solusi,” sambung Suhatman.
Tidak hanya cedera yang jadi problem SP dimusim depan sepertinya. Banyak dipanggilnya pemain Kabau SIrah untuk memperkuat timnas Garuda, tentu akan jadi satu kendala selanjutnya. Belum juga mulai Suhatman mengaku, sudah ada sekitar empat pemainnya yang akan bergabung dengan timnas jelang kualifikasi Pra Piala Asia (PPA) 2015.
“Belum mulai kompetisi sudah ada empat pemain kami (Wahyu Wijiastanto, Novan Setya Sasingko, Hendra Adi Bayauw, dan Vendry Mofu) yang dipanggil timnas. Kami juga ajab coba antisipasi hal tersebut,” tutup Imam.
(wbs)