Johan Cruyff: Guardiola terlalu muda untuk pensiun
Selasa, 25 Desember 2012 - 21:13 WIB
Johan Cruyff: Guardiola terlalu muda untuk pensiun
A
A
A
Sindonews.com - Legenda Belanda yang juga pernah membela Barcelona Johan Cruyff mengomentari tentang masa depan Josep 'Pep' Guardiola yang menurutnya terlalu muda untuk pensiun sebagai pelatih. Guardiola yang memilih cuti selama 12 bulan setelah empat tahun bersama Barcelona dan menjadikannya sebagai salah satu pelatih tersukses klub asal Catalan tersebut, ia diharapkan dapat segera kembali ke lapangan hijau.
"Dia (Guardiola) terlalu muda untuk berhenti. Saya ingin melihatnya kembali bekerja, tapi dengan sesuatu yang berbeda. Apa? Siapa yang tahu. Mungkin bisa untuk tim nasional yang memiliki kelebihan dan kekurangan," terang Cruyff seperti dilansir Football-Espana, Selasa (25/12/2012).
"Untuk memainkan laga seperti yang diinginkan Pep, Anda harus banyak berlatih. Jika Anda melatih sebuah klub, maka Anda harus menerapkan ide dan sistem agar memungkinkan dirinya bekerja dengan tenang dan dimana para fans akan menikmati gaya mereka," sambungnya.
"Jika sebuah klub menginginkan dirinya empat atau lima tahun, maka Anda harus memiliki presiden yang akan memberinya kekuasaan penuh untuk melakukan hal sesuai dengan visinya," sambung pemain eks Ajax Amsterdam itu.
Visi tersebut berdasarkan gaya permainan yang dikembangkan Guardiola di Camp Nou. "Untuk belajar bagaimana memainkan gaya Barca, maka Anda harus melihat bagaimana mereka mengatur posisi ketika tidak memegang bola. Mereka juga selalu mengoper bola dengan cepat dari lini belakang. Dalam sepakbola yang lebih sulit adalah untuk membuat hal yang mudah dapat dilakukan dengan baik itulah perbedaan Barca dengan tim yang lain," tandasnya.
"Dia (Guardiola) terlalu muda untuk berhenti. Saya ingin melihatnya kembali bekerja, tapi dengan sesuatu yang berbeda. Apa? Siapa yang tahu. Mungkin bisa untuk tim nasional yang memiliki kelebihan dan kekurangan," terang Cruyff seperti dilansir Football-Espana, Selasa (25/12/2012).
"Untuk memainkan laga seperti yang diinginkan Pep, Anda harus banyak berlatih. Jika Anda melatih sebuah klub, maka Anda harus menerapkan ide dan sistem agar memungkinkan dirinya bekerja dengan tenang dan dimana para fans akan menikmati gaya mereka," sambungnya.
"Jika sebuah klub menginginkan dirinya empat atau lima tahun, maka Anda harus memiliki presiden yang akan memberinya kekuasaan penuh untuk melakukan hal sesuai dengan visinya," sambung pemain eks Ajax Amsterdam itu.
Visi tersebut berdasarkan gaya permainan yang dikembangkan Guardiola di Camp Nou. "Untuk belajar bagaimana memainkan gaya Barca, maka Anda harus melihat bagaimana mereka mengatur posisi ketika tidak memegang bola. Mereka juga selalu mengoper bola dengan cepat dari lini belakang. Dalam sepakbola yang lebih sulit adalah untuk membuat hal yang mudah dapat dilakukan dengan baik itulah perbedaan Barca dengan tim yang lain," tandasnya.
(akr)