Ferguson serang balik Pardew
Jum'at, 28 Desember 2012 - 23:53 WIB
Ferguson serang balik Pardew
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Manchester United Alex Ferguson serang balik pernyataan Alan Pardew yang mengatakan FA seharusnya menghukum pelatih asal Skotlandia tersebut. Pasalnya Pardew menilai protes yang dilakukan Ferguson kepada wasit cukup keras ketika wasit Mike Dean tidak melihat bendera offside hakim garis Jake Collin saat Jonny Evans melakukan gol bunuh diri pada laga yang mempertemukan kedua tim.
Ferguson telah menyerang balik Pardew dan mengatakan pelatih Newcastle itu sempat berbuat lebih buruk ketimbang dirinya pada ofisial pertandingan seperti ketika laga kontra Newcastle dan Tottenham menurutnya saat itu Pardew telah mendorong asissten wasit. "Pardew mendorong seorang wasit kemudian membuat lelucon tentang itu, tapi dia berani mengkritik saya. Sulit dipercaya,” terang Fergie seperti dilansir Soccerway, Jumat (28/12/2012).
“Dia yang paling buruk soal mendesak wasit. Keseluruhan stafnya, di setiap pertandingan. Dia juga demikian di sepanjang laga pada Rabu lalu. Saya demonstratif. Saya selalu demonstratif. Semua orang mengetahui itu. Saya orang yang emosional. Namun saya tidak kasar. Saya hanya meneriaki Mike,” ungkap Ferguson.
Lebih lanjut, Fergie membanggakan statusnya sebagai pelatih The Red Devils dan menyebut The Magpies hanya sebagai klub kecil. “Sangat disayangkan tapi saya adalah pelatih klub paling terkenal di dunia. Bukan Newcastle, klub kecil dari timur laut,” tandasnya.
Ferguson telah menyerang balik Pardew dan mengatakan pelatih Newcastle itu sempat berbuat lebih buruk ketimbang dirinya pada ofisial pertandingan seperti ketika laga kontra Newcastle dan Tottenham menurutnya saat itu Pardew telah mendorong asissten wasit. "Pardew mendorong seorang wasit kemudian membuat lelucon tentang itu, tapi dia berani mengkritik saya. Sulit dipercaya,” terang Fergie seperti dilansir Soccerway, Jumat (28/12/2012).
“Dia yang paling buruk soal mendesak wasit. Keseluruhan stafnya, di setiap pertandingan. Dia juga demikian di sepanjang laga pada Rabu lalu. Saya demonstratif. Saya selalu demonstratif. Semua orang mengetahui itu. Saya orang yang emosional. Namun saya tidak kasar. Saya hanya meneriaki Mike,” ungkap Ferguson.
Lebih lanjut, Fergie membanggakan statusnya sebagai pelatih The Red Devils dan menyebut The Magpies hanya sebagai klub kecil. “Sangat disayangkan tapi saya adalah pelatih klub paling terkenal di dunia. Bukan Newcastle, klub kecil dari timur laut,” tandasnya.
(akr)