Tuan rumah tegaskan venue renang-atletik tetap di Banyumas
Sabtu, 29 Desember 2012 - 14:46 WIB
Tuan rumah tegaskan venue renang-atletik tetap di Banyumas
A
A
A
Sindonews.com - Kabupaten Banyumas yang ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2013 masih menyisakan masalah. Terutama seputar dua venue yakni renang dan atletik yang belum jelas lokasinya sampai saat ini. Namun, KONI Banyumas bersikeras dua venue cabor tetap digelar di Banyumas meski membutuhkan biaya yang sangat besar untuk perbaikannya.
Ketua Harian KONI Banyumas Sukardi mengatakan, saat ini persiapan tuan rumah untuk pesta olahraga empat tahunan terbesar di Jawa Tengah sudah lebih dari 80%. "Problemnya tinggal dua venue yang belum ada kepastiannya," katanya, Sabtu (29/12/2012).
Sejumlah wacana sempat mengemuka cabor atletik dan renang digelar di luar Banyumas. Cabor atletik digelar di lintasan Stadion Goetoer Darjono Purbalingga serta cabor atletik dihelat di Kota Solo. Namun, dengan tegas Sukardi menolak wacana tersebut. "Pokoknya tetap digelar di Banyumas," tegas pria yang baru saja tersingkir dari bursa pemilihan Ketua KONI Jateng.
Dosen Unsoed Purwokerto ini menambahkan, dua cabor tersebut tetap digelar di Banyumas meski harus merogoh kocek yang besar. Pasalnya, dua venue untuk cabor tersebut saat ini kondisinya rusak parah. Namun tuan rumah siap memperbaikinya, sebelum pelaksanaan Porprov Jateng Oktober mendatang dimulai.
Sukardi mengatakan, untuk cabor renang digelar di Kolam Renang Tirta Kembar di bilangan Jalan Dokter Angka Purwokerto. Sedangkan cabor atletik digelar di lintasan Stadion Satria Purwokerto. "Ada wacana di Kolam Renang Fatmaba Ajibarang Banyumas, namun kurang panjang beberapa inchi sehingga tidak berstandar nasional. Justru Kolam Renang Tirta Kembar sudah berstandar internasional, namun rusak. Itu (Tirta Kembar) yang kita pilih, kita perbaiki dulu," jelasnya.
Untuk cabor atletik, sebenarnya ada Stadion Soesilo Sudarman milik Unsoed. Namun, pihak Unsoed merasa biaya perbaikannya terlalu besar. "Sehingga kita putuskan untuk cabor atletik digelar di Stadion Satria. Memang butuh biaya besar untuk perbaikan dua venue itu, tapi kami siap. Kami ingin venue dua cabor tersebut tetap digelar di Banyumas," ungkapnya.
Jika cabor renang dan atletik tetap digelar di Banyumas, hanya lima cabor yang digelar di luar Banyumas. Namun, jaraknya masih relatif dekat dengan Banyumas. Cabor yang digelar di luar Banyumas antara lain cabor dayung di Waduk Penjalin, Kecamatan Peguyangan, Brebes yang berjarak + 10 Km dari Purwokerto (ibukota Kabupaten Banyumas); Gantole, Aeromodeling, Paralayang di Purbalingga ( + 7 Km) serta golf di Lapangan Wijayakusuma Cilacap ( + 15 Km).
Ketua Harian KONI Banyumas Sukardi mengatakan, saat ini persiapan tuan rumah untuk pesta olahraga empat tahunan terbesar di Jawa Tengah sudah lebih dari 80%. "Problemnya tinggal dua venue yang belum ada kepastiannya," katanya, Sabtu (29/12/2012).
Sejumlah wacana sempat mengemuka cabor atletik dan renang digelar di luar Banyumas. Cabor atletik digelar di lintasan Stadion Goetoer Darjono Purbalingga serta cabor atletik dihelat di Kota Solo. Namun, dengan tegas Sukardi menolak wacana tersebut. "Pokoknya tetap digelar di Banyumas," tegas pria yang baru saja tersingkir dari bursa pemilihan Ketua KONI Jateng.
Dosen Unsoed Purwokerto ini menambahkan, dua cabor tersebut tetap digelar di Banyumas meski harus merogoh kocek yang besar. Pasalnya, dua venue untuk cabor tersebut saat ini kondisinya rusak parah. Namun tuan rumah siap memperbaikinya, sebelum pelaksanaan Porprov Jateng Oktober mendatang dimulai.
Sukardi mengatakan, untuk cabor renang digelar di Kolam Renang Tirta Kembar di bilangan Jalan Dokter Angka Purwokerto. Sedangkan cabor atletik digelar di lintasan Stadion Satria Purwokerto. "Ada wacana di Kolam Renang Fatmaba Ajibarang Banyumas, namun kurang panjang beberapa inchi sehingga tidak berstandar nasional. Justru Kolam Renang Tirta Kembar sudah berstandar internasional, namun rusak. Itu (Tirta Kembar) yang kita pilih, kita perbaiki dulu," jelasnya.
Untuk cabor atletik, sebenarnya ada Stadion Soesilo Sudarman milik Unsoed. Namun, pihak Unsoed merasa biaya perbaikannya terlalu besar. "Sehingga kita putuskan untuk cabor atletik digelar di Stadion Satria. Memang butuh biaya besar untuk perbaikan dua venue itu, tapi kami siap. Kami ingin venue dua cabor tersebut tetap digelar di Banyumas," ungkapnya.
Jika cabor renang dan atletik tetap digelar di Banyumas, hanya lima cabor yang digelar di luar Banyumas. Namun, jaraknya masih relatif dekat dengan Banyumas. Cabor yang digelar di luar Banyumas antara lain cabor dayung di Waduk Penjalin, Kecamatan Peguyangan, Brebes yang berjarak + 10 Km dari Purwokerto (ibukota Kabupaten Banyumas); Gantole, Aeromodeling, Paralayang di Purbalingga ( + 7 Km) serta golf di Lapangan Wijayakusuma Cilacap ( + 15 Km).
(wbs)