Mohun Bagan diskors dua tahun
Minggu, 30 Desember 2012 - 16:24 WIB
Mohun Bagan diskors dua tahun
A
A
A
Sindonews.com - Klub tertua di Liga India, Mohun Bagan mendapatkan sanksi dilarang ikut kompetisi Liga India selama dua tahun karena menolak melanjutkan pertandingan saat melawan East Bengal.
Kejadian berawal saat kedua tim bentrok pada 9 Desember 2012 lalu, saat itu East Bengal sedang unggul 1-0 dan salah satu pemain Monun Bagan terkena lemparan batu dari penonton.
Setalah pertandingan dihentikan selama 15 menit akibat kerusahan tadi, klub yang berdiri pada tahun 1889 ini tidak kembali ke dalam lapangan untuk melanjutkan pertandingan.
Federasi Sepak Bola India (AIFF) sendiri sudah melakukan sidang untuk menyelesaikan masalah ini. Pihak AIFF sudah menunjuk seorang mantan hakim konstitusi.
Dalam keputusannya, semua pertandingan yang melibatkan klub berjuluk Mariners dihapus, selain itu mereka juga harus mengembalikan seluruh hadiah yang didapatnya di musim ini.
Komite I-League akan kembali bertemu untuk membahas masalah ini pada tanggal 9 Januari 2013 untuk memutuskan apakah snaksi yang diberikan kepada Mohun Bagan cukup atau akan diberikan sanksi tambahan.
Sementara itu, mantan kapten timnas India, East Bengal dan Mohu Bagan Bhaichung Bhutia menyambut antusias hukuman yang diberikan kepada mantan klubya tersebut.
"Keputusan Mohun Bagan untuk meninggalkan pertandingan tidak dapat dibenarkan. Saya merasa prihatin dan kasihan kepada klub dan fans. Tapi sepak bola harus tetap berjalan. Saya yakin mereka akan mengajukan banding. Tapi, aturan sudah ditetapkan dengan jelas dan berlaku untuk semua klub," jelasnya.
Kejadian berawal saat kedua tim bentrok pada 9 Desember 2012 lalu, saat itu East Bengal sedang unggul 1-0 dan salah satu pemain Monun Bagan terkena lemparan batu dari penonton.
Setalah pertandingan dihentikan selama 15 menit akibat kerusahan tadi, klub yang berdiri pada tahun 1889 ini tidak kembali ke dalam lapangan untuk melanjutkan pertandingan.
Federasi Sepak Bola India (AIFF) sendiri sudah melakukan sidang untuk menyelesaikan masalah ini. Pihak AIFF sudah menunjuk seorang mantan hakim konstitusi.
Dalam keputusannya, semua pertandingan yang melibatkan klub berjuluk Mariners dihapus, selain itu mereka juga harus mengembalikan seluruh hadiah yang didapatnya di musim ini.
Komite I-League akan kembali bertemu untuk membahas masalah ini pada tanggal 9 Januari 2013 untuk memutuskan apakah snaksi yang diberikan kepada Mohun Bagan cukup atau akan diberikan sanksi tambahan.
Sementara itu, mantan kapten timnas India, East Bengal dan Mohu Bagan Bhaichung Bhutia menyambut antusias hukuman yang diberikan kepada mantan klubya tersebut.
"Keputusan Mohun Bagan untuk meninggalkan pertandingan tidak dapat dibenarkan. Saya merasa prihatin dan kasihan kepada klub dan fans. Tapi sepak bola harus tetap berjalan. Saya yakin mereka akan mengajukan banding. Tapi, aturan sudah ditetapkan dengan jelas dan berlaku untuk semua klub," jelasnya.
(aww)