PSSI berutang kepada SUGBK lebih dari Rp100 juta

Rabu, 02 Januari 2013 - 22:56 WIB
PSSI berutang kepada...
PSSI berutang kepada SUGBK lebih dari Rp100 juta
A A A
Sindonews.com - Persiapan Tim Nasional (timnas) Indonesia menjelang Pra Piala Asia (PPA) 2015 terusik. Sekelumit permasalahan masih menaungi timnas Garuda. Manajemen timnas ternyata masih mempunyai sangkutan dengan pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, terkait penggunaan SUGBK medio Oktober sampai November 2012.

Tubani, kepala uni 1 SUGBK menegaskan, bahwa tunggakan manajemen timnas senilai lebih dari Rp100 juta. Tunggakan yang belum dibayarkan sendiri, menyangkut pemakaian SUGBK jelang digelarnya Piala AFF 2012. Pemusatan di SUGBK sendiri mulai dilakukan sejak pertengan Oktober 2012.

Adapun rincian yang harus dibayarkan oleh manajemen timnas kepada pengelola SUGBK selama satu bulan lamanya. Setiap latihan, timnas wajib membayarkan uang penyewaan senilai Rp. 5,5 juta. Manajemen timnas pun harus membayarkan sekitar Rp11 juta, jika timnas menggelar latihan pagi dan sore hari di stadion berkapasitas 80 ribu penonton tersebut.

''Jumlahnya saya memang tidak terlalu hapal. Yang pasti banyak, karena mereka tiap harinya harus membayar uang latihan. Saya rasa lebih kalau Rp100 juta,” ungkap Tubani, saat dihubungi wartawan, kemarin.

Tubani pun menambahkan, jika dirinya telah melayangkan tagihan beberapa kali kepada PSSI. Tapi menurutnya, sampai saat ini belum ada niat baik PSSI untuk menyelesaikan sangkutannya tersebut.

“Kami minta untuk segera dibayarkan. Memang timnas yang menggunakannya, tapi tolong diikuti semua aturan yang telah kami buat. Kami juga bisa saja menutup dan timnas belum bisa menggunakan SUGBK kalau belum menyelesaikan semua tunggakannya,” jelas Tubani.

Sementara itu, Bob Hippy, yang menjabat sebagai koordinator timnas Indonesia juga mengakui adanya tunggakan tersebut. Dan menurutnya, jika permasalahan sangkutan antara manajemen timnas dengan pihak pengelola SUGBK adalah tanggung jawab manajer timnas Garuda terdahulu yaitu, Habil Marati.

''Itu tanggung jawab manajer lama (Habil). Dia yang harus menyelesaikannya. Sejauh ini manejer timnas belum menyerahkan pertanggung jawaban. Makanya kami tidak tahu apa-apa saja permasalahan yang terjadi,” jelas Bob, yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut.
(aww)
Berita Terkait
Erick Thohir Terpilih...
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI, Pengamat: Dia Tahu Cara Menata Sepak Bola
Tuntutan Revolusi PSSI...
Tuntutan Revolusi PSSI Terus Berkumandang saat Konser Salam Satu Jiwa di Gladiator Arena Bekasi
Tuntut Penuntasan Kasus...
Tuntut Penuntasan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bentangkan Spanduk di Laga Persib VS Persija
FAPSI Dorong Revolusi...
FAPSI Dorong Revolusi Sepak Bola Indonesia
Konser Kopi Darat Sepak...
Konser Kopi Darat Sepak Bola untuk Rakyat Dorong Penuntasan Tragedi Kanjuruhan
Revolusi PSSI, GSR Kembali...
Revolusi PSSI, GSR Kembali Gelar Aksi Menolak Lupa Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkini
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
3 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
3 jam yang lalu
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Siap Tampil di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
4 jam yang lalu
Emil Audero Minta Timnas...
Emil Audero Minta Timnas Indonesia Tak Cepat Puas Usai Kalahkan Oman
5 jam yang lalu
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
7 jam yang lalu
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
16 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved