PSSI: Timnas racikan pemerintah ngawur!

Minggu, 06 Januari 2013 - 13:28 WIB
PSSI: Timnas racikan...
PSSI: Timnas racikan pemerintah ngawur!
A A A
Sindonews.com - Pemerintah telah memberikan rekomendasi apabila semua pihak yang berhubungan dengan persepakbolaan agar bahu-membahu untuk memperkuat Timnas, namun sikap pemerintah tersebut oleh PSSI dianggap mendua dan tidak tegas pemerintah karena keputusan pemerintah melalui Kemenpora yang memberikan rekomendasi kepada liga di luar yuridiksi PSSI dan itu ngawur (tidak benar).

PSSI beranggapan bahwa pemerintah tidak belajar dari pengalaman Piala AFF dimana pemain-pemain tidak dilepas untuk timnas. Menurut PSSI, Pemerintah juga telah mengabaikan surat FIFA tanggal 26 November 2012 yang mengingatkan bahwa PSSI adalah federasi yang sah dalam menata dan mensupervisi sepakbola di Indonesia

Seperti disebutkan dalam Statuta FIFA pasal 10 dan 13 dan anggota PSSI, meski dalam status terhukum harus tunduk pada federasi sesuai pasal 18.

Keputusan ini menunjukkan pemerintah membiarkan liga di luar federasi resmi melanjutkan kegiatan, meski tidak diakui federasi resmi dan otoritas sepakbola di tingkat ASEAN (AFF), ASIA (AFC) dan dunia (FIFA).

“Pemerintah secara jelas mengajarkan pelanggaran Statuta dan kalau perlu pemerintah akan melindungi pelanggaran tersebut” demikian keterangan situs pssi.or.id, Minggu (6/1/2012)

Bagi PSSI, ini merupakan keputusan yang tidak mendidik dan tidak sportif di bidang olahraga nasional.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Agung Laksono menegaskan, Pemerintah mempunyai kewenangan untuk mengatur, membina, mengembangkan, melaksanakan dan mengawasi penyelenggaraan keolahrgaan nasional. Hal itu sudah diatur oleh Undang Undang No 3 tahun 2003 tentang Sistem Keolahragaan Nasional.

"Sepak bola merupakan aset nasional yang perlu diselamatkan untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, khususnya pembangunan karakter bangsa atau nation character building," katanya dalam keterangan pers di Media Center Kemenpora 4 Desember 2012.

Agung menambahkan sudah saatnya pemerintah memberikan rekomendasi apabila semua pihak yang berhubungan dengan persepakbolaan. " PSSI, KPSI, manajemen IPL/ISL harus berkomitmen dan mewujudkan pembentukan satu timnas yang kuat untuk menghadapi single event seperti piala Asia maupun multi event," tegasnya.
(wbs)
Berita Terkait
Bung Harpa Soroti Konflik...
Bung Harpa Soroti Konflik Kepentingan Jabatan Ganda Erick Thohir di PSSI dan Kemenpora
Erick Thohir Terpilih...
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum PSSI, Pengamat: Dia Tahu Cara Menata Sepak Bola
Tuntutan Revolusi PSSI...
Tuntutan Revolusi PSSI Terus Berkumandang saat Konser Salam Satu Jiwa di Gladiator Arena Bekasi
Tuntut Penuntasan Kasus...
Tuntut Penuntasan Kasus Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bentangkan Spanduk di Laga Persib VS Persija
FAPSI Dorong Revolusi...
FAPSI Dorong Revolusi Sepak Bola Indonesia
Konser Kopi Darat Sepak...
Konser Kopi Darat Sepak Bola untuk Rakyat Dorong Penuntasan Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkini
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
2 jam yang lalu
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
3 jam yang lalu
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
3 jam yang lalu
Ole Romeny Bawa Timnas...
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Cepat atas Mozambik
3 jam yang lalu
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik: Marselino dan Ole Romeny Ujung Tombak
4 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved